{"id":1182,"date":"2022-11-06T23:18:53","date_gmt":"2022-11-06T16:18:53","guid":{"rendered":"https:\/\/finplan.id\/blog\/?p=1182"},"modified":"2023-03-01T16:47:44","modified_gmt":"2023-03-01T09:47:44","slug":"perbedaan-saham-dan-obligasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/perbedaan-saham-dan-obligasi\/","title":{"rendered":"Perbedaan Saham dan Obligasi yang Perlu Kamu Ketahui Sebelum Berivestasi"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"682\" src=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/perbedaan-saham-dan-obligasi-1024x682.jpg\" alt=\"perbedaan saham dan obligasi salah satunya tingkat keuntungannya\" class=\"wp-image-1186\" srcset=\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/perbedaan-saham-dan-obligasi-1024x682.jpg 1024w, https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/perbedaan-saham-dan-obligasi-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/perbedaan-saham-dan-obligasi-768x512.jpg 768w, https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/perbedaan-saham-dan-obligasi-750x500.jpg 750w, https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/perbedaan-saham-dan-obligasi-1140x760.jpg 1140w, https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/perbedaan-saham-dan-obligasi.jpg 1280w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption>Ilustrasi: Saham dan obligasi merupakan produk investasi yang cukup banyak diminati oleh investor pemula. sumber: pexels<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Sebagian besar investor pemula biasanya memilih produk pasar modal seperti saham dan obligasi saat memulai investasi untuk pertama kali. Meski populer, rupanya tidak banyak yang mengetahui <strong>perbedaan saham dengan obligasi<\/strong>. Perbedaan dua produk pasar modal tersebut terletak pada cara kerja, serta keuntungan dan risiko dari kegiatan investasinya.<\/p>\n\n\n\n<p>Berinvestasi termasuk ke dalam tingkat lanjutan dalam mengatur keuangan seseorang. Mengetahui manfaat penting dari investasi untuk keuangan di masa depan merupakan faktor yang mendorong orang-orang untuk mulai berinvestasi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Lalu, apa saja perbedaan saham dan obligasi? Yuk, simak pembahasan berikut ini.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Pengertian Saham dan Obligasi<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Sebelum melihat perbedaannya, kamu perlu mengetahui terlebih dahulu pengertian dari masing-masing produk ini.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Saham merupakan dokumen yang berisi bukti kepemilikan seseorang atas sebuah aset perusahaan. Investor mendapatkan keutungan dari investasi saham berupa <a href=\"https:\/\/www.bareksa.com\/kamus\/d\/dividen-saham\" rel=\"nofollow\">dividen <\/a>atau laba perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Obligasi merupakan surat utang yang diterbitkan oleh perusahaan atau pemerintah yang didalamnya berisi informasi bunga sampai dengan jatuh tempo pembayaran. Surat utang juga berisi informasi seputar perjanjian pinjaman dana sampai dengan kewajiban pembayaran <a href=\"https:\/\/www.tanamduit.com\/belajar\/investasi\/pengertian-bunga-obligasi\" rel=\"nofollow\">bunga obligasi<\/a> oleh peminjam dana besaran bunga yang harus di bayar peminjam dana kepada pemberi utang.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Perbedaan Saham dan Obligasi<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Dari pengertian masing-masing produk, sebenarnya sudah terlihat perbedaan saham dan obligasi. Dalam obligasi, Pemerintah lebih banyak mengeluarkan surat utang daripada perusahaan swasta. Sedangkan dalam saham, perusahaan swasta lebih banyak mengeluarkan saham &nbsp;daripada perusahaan milik pemerintah. <\/p>\n\n\n\n<p>Untuk mengetahui perbedaan saham dan obligasi lebih dalam lagi, yuk simak poin-poin di bawah ini:\u00a0<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Tingkat Keuntungan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Tingkat keuntungan merupakan perbedaan utama antara saham dan obligasi. Dalam investasi saham, investor mendapatkan keuntungan yang sifatnya fluktuatif sesuai dengan kondisi pasar dan perusahaan dalam kurun waktu tertentu. Hal ini yang membuat saham termasuk tipe investasi <em>high risk high return<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Orang yang berinvestasi saham biasanya harus melihat kinerja emiten melalui analisis fundamental dan teknikal. Hal ini dilakukan investor untuk mengetahui apakah saham yang dibeli <em>worth <\/em>atau tidak.<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan dalam obligasi, investor mendapatkan keuntungan setiap bulannya dengan <em>return<\/em> yang cukup stabil sampai akhir masa berlaku surat perjanjian. Karena hasil yang stabil, obligasi menjadi pilihan yang aman meskipun tidak se-likuid saham.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <em><a href=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/jenis-saham-yang-pemula-harus-tau\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Jenis Saham yang Perlu Diketahui Pemula<\/a><\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Pajak yang Dikenakan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Pajak juga merupakan faktor berikutnya yang membedakan antara saham dan obligasi. Dalam saham, masing-masing produk memiliki besaran pajak yang berbeda. investor akan mendapatkan keuntungan (dividen) bersih dari perusahaan atau keuntungan setelah pajak. <\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan dalam obligasi, investor tidak perlu membayar pajak atas keuntungan dari surat utang. keuntungan berupa bunga termasuk ke dalam biaya atau kewajiban perusahaan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Batas Masa Berlaku<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Perbedaan ketiga adalah batas masa berlaku produk. Investor dan kondisi perusahaan merupakan faktor yang menentukan masa berlaku sebuah saham. Saham akan tetap berlaku selama perusahaan masih beroperasi dan investor masih memiliki bukti kepemilikan aset atau saham perusahaan terkait.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan masa berlaku obligasi jelas tertulis di dalam surat perjanjian. Meskipun masa berlakunya jelas, obligasi tetap memberikan keuntungan bagi pemiliknya. Jika masa berlakunya habis dan perusahaan mengalami kerugian, investor tidak akan terkena imbasnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Harga Jual-Beli<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Selanjutnya adalah perbedaan harga jual-beli saat kondisi inflasi. Harga jual-beli sebagian besar saham biasanya tidak stabil, sehingga rentan mengalami kerugian.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan dalam obligasi, harga jual-belinya lebih stabil di berbagai kondisi keuangan. Sehingga ketika inflasi, investasi surat utang lebih aman daripada saham.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>5. Fungsi Kepemilikan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Fungsi kepemilikan antara saham dan obligasi juga berbeda. Saham berfungsi sebagai bukti kepemilikan seseorang atas sebuah perusahaan. Sedangkan obligasi hanyalah bukti piutang perusahaan atau pemerintahan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>6. Kebijakan Likuidasi<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Berikutnya adalah perbedaan saham dan obligasi ketika perusahaan mengalami likuidasi atau pembubaran. Dalam investasi saham, investor akan mendapatakan keuntungan setelah perusahaan selesai melaksanakan kewajibannya melunasi utang.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan pemilik obligasi akan lebih diprioritaskan ketika perusahaan mengalami likuidasi, mengapa? Karena salah satu kewajiban perusahaan yang mengalami likuidasi yaitu melunasi utang.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>7. Hak Campur Tangan Perusahaan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Terakhir, perbedaannya terletak pada hak campur tangan investor terhadap perusahaan.\u00a0Dalam saham, investor memiliki hak suara dalam Rapat Umum Pemegang Saham atau RUPS untuk menentukan kebijakan perusahaan. Mengapa bisa? Karena pemegang saham adalah pemilik perusahaan.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan pada obligasi, investor tidak memiliki hak tersebut karena investor hanya peminjam dana, bukan pemilik perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Persamaan Saham dan Obligasi<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Saham dan obligasi memiliki persamaan sebagai sebuah produk investasi. Persamaan antara keduanya terletak pada hak tebus, klaim laba dan aktiva, dan dokumen.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Hak Tebus<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Persamaan yang pertama terletak pada hak tebus. Baik saham maupun surat utang, keduanya memiliki hak tebus untuk menukar asetnya dengan uang. &nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Klaim Laba dan Aktiva<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Persamaan berikutnya adalah investor saham dan obligasi memiliki klaim atas laba dan aktiva. Kedua produk investasi ini menjanjikan kepemilikan uang maupun aset-aset perusahaan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>dalam saham, investor bisa mendapatkan klaim pada saat tanggal dan waktu pembelian. Sedangkan dalam obligasi, investor akan mendapatkan klaim saat penandatangan dan bisa &#8216;mengeksekusi&#8217; klaim saat tanggal jatuh tempo.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Bentuk Dokumen<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Persamaan terakhir terletak pada bentuk dokumen. pemerintah (termasuk perusahaan BUMN) dan perusahaan swasta merupakan pihak yang membuat dan menerbitkan dokumen investasi. investor memilki bukti kepemilikan surat utang atau saham dalam bentuk fisik (cetak) maupun digital. investor juga bisa melakukan proses jual-beli saham dan obligasi di pasar sekunder. <\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Itulah Perbedaan Saham dan Obligasi, Sudah Paham?&nbsp;<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Baik saham maupun obligasi, keduanya merupakan produk investasi yang cukup mudah untuk dimiliki dan ramah untuk pemula. Mengetahui perbedaan saham dan obligasi dapat membantumu dalam memilih produk investasi yang cocok dengan karakteristik dan kondisi keuanganmu.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Ingin tahu lebih dalam tentang cara berinvestasi saham dan obligasi yang baik? Finplan hadir untuk membantumu memahami lebih jauh tentang keuangan dan investasi untuk mencapai <em>financial freedom<\/em> ala dirimu! <strong><a href=\"https:\/\/finplan.id\/e-learning\">gabung sekarang!<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Selamat berinvestasi!&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebagian besar investor pemula biasanya memilih produk pasar modal seperti saham dan obligasi saat memulai investasi untuk pertama kali. Meski populer, rupanya tidak banyak yang mengetahui perbedaan saham dengan obligasi. Perbedaan dua produk pasar modal tersebut terletak pada cara kerja, serta keuntungan dan risiko dari kegiatan investasinya. Berinvestasi termasuk ke dalam tingkat lanjutan dalam mengatur [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":16,"featured_media":1186,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":null,"jnews_primary_category":{"id":""},"footnotes":""},"categories":[287,290],"tags":[367,46],"class_list":["post-1182","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","category-investasi","tag-obligasi","tag-saham"],"has_blocks":true,"blocks":[{"blockName":"core\/image","attrs":{"id":1186,"sizeSlug":"large","linkDestination":"none","blob":"","url":"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/perbedaan-saham-dan-obligasi-1024x682.jpg","alt":"perbedaan saham dan obligasi salah satunya tingkat keuntungannya","caption":null,"lightbox":[],"title":"","href":"","rel":"","linkClass":"","width":"","height":"","aspectRatio":"","scale":"","linkTarget":"","lock":[],"metadata":[],"align":"","className":"","style":[],"borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img src=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/perbedaan-saham-dan-obligasi-1024x682.jpg\" alt=\"perbedaan saham dan obligasi salah satunya tingkat keuntungannya\" class=\"wp-image-1186\"\/><figcaption>Ilustrasi: Saham dan obligasi merupakan produk investasi yang cukup banyak diminati oleh investor pemula. sumber: pexels<\/figcaption><\/figure>\n","innerContent":["\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img src=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/perbedaan-saham-dan-obligasi-1024x682.jpg\" alt=\"perbedaan saham dan obligasi salah satunya tingkat keuntungannya\" class=\"wp-image-1186\"\/><figcaption>Ilustrasi: Saham dan obligasi merupakan produk investasi yang cukup banyak diminati oleh investor pemula. sumber: pexels<\/figcaption><\/figure>\n"],"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img src=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/perbedaan-saham-dan-obligasi-1024x682.jpg\" alt=\"perbedaan saham dan obligasi salah satunya tingkat keuntungannya\" class=\"wp-image-1186\"\/><figcaption>Ilustrasi: Saham dan obligasi merupakan produk investasi yang cukup banyak diminati oleh investor pemula. sumber: pexels<\/figcaption><\/figure>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Sebagian besar investor pemula biasanya memilih produk pasar modal seperti saham dan obligasi saat memulai investasi untuk pertama kali. Meski populer, rupanya tidak banyak yang mengetahui <strong>perbedaan saham dengan obligasi<\/strong>. Perbedaan dua produk pasar modal tersebut terletak pada cara kerja, serta keuntungan dan risiko dari kegiatan investasinya.<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Sebagian besar investor pemula biasanya memilih produk pasar modal seperti saham dan obligasi saat memulai investasi untuk pertama kali. Meski populer, rupanya tidak banyak yang mengetahui <strong>perbedaan saham dengan obligasi<\/strong>. Perbedaan dua produk pasar modal tersebut terletak pada cara kerja, serta keuntungan dan risiko dari kegiatan investasinya.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Sebagian besar investor pemula biasanya memilih produk pasar modal seperti saham dan obligasi saat memulai investasi untuk pertama kali. Meski populer, rupanya tidak banyak yang mengetahui <strong>perbedaan saham dengan obligasi<\/strong>. Perbedaan dua produk pasar modal tersebut terletak pada cara kerja, serta keuntungan dan risiko dari kegiatan investasinya.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Berinvestasi termasuk ke dalam tingkat lanjutan dalam mengatur keuangan seseorang. Mengetahui manfaat penting dari investasi untuk keuangan di masa depan merupakan faktor yang mendorong orang-orang untuk mulai berinvestasi.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Berinvestasi termasuk ke dalam tingkat lanjutan dalam mengatur keuangan seseorang. Mengetahui manfaat penting dari investasi untuk keuangan di masa depan merupakan faktor yang mendorong orang-orang untuk mulai berinvestasi.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Berinvestasi termasuk ke dalam tingkat lanjutan dalam mengatur keuangan seseorang. Mengetahui manfaat penting dari investasi untuk keuangan di masa depan merupakan faktor yang mendorong orang-orang untuk mulai berinvestasi.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Lalu, apa saja perbedaan saham dan obligasi? Yuk, simak pembahasan berikut ini.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Lalu, apa saja perbedaan saham dan obligasi? Yuk, simak pembahasan berikut ini.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Lalu, apa saja perbedaan saham dan obligasi? Yuk, simak pembahasan berikut ini.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/heading","attrs":{"textAlign":"","content":null,"level":2,"levelOptions":[],"placeholder":"","lock":[],"metadata":[],"align":"","className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<h2><strong>Pengertian Saham dan Obligasi<\/strong><\/h2>\n","innerContent":["\n<h2><strong>Pengertian Saham dan Obligasi<\/strong><\/h2>\n"],"rendered":"\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Pengertian Saham dan Obligasi<\/strong><\/h2>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Sebelum melihat perbedaannya, kamu perlu mengetahui terlebih dahulu pengertian dari masing-masing produk ini.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Sebelum melihat perbedaannya, kamu perlu mengetahui terlebih dahulu pengertian dari masing-masing produk ini.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Sebelum melihat perbedaannya, kamu perlu mengetahui terlebih dahulu pengertian dari masing-masing produk ini.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Saham merupakan dokumen yang berisi bukti kepemilikan seseorang atas sebuah aset perusahaan. Investor mendapatkan keutungan dari investasi saham berupa <a href=\"https:\/\/www.bareksa.com\/kamus\/d\/dividen-saham\" rel=\"nofollow\">dividen <\/a>atau laba perusahaan.<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Saham merupakan dokumen yang berisi bukti kepemilikan seseorang atas sebuah aset perusahaan. Investor mendapatkan keutungan dari investasi saham berupa <a href=\"https:\/\/www.bareksa.com\/kamus\/d\/dividen-saham\" rel=\"nofollow\">dividen <\/a>atau laba perusahaan.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Saham merupakan dokumen yang berisi bukti kepemilikan seseorang atas sebuah aset perusahaan. Investor mendapatkan keutungan dari investasi saham berupa <a href=\"https:\/\/www.bareksa.com\/kamus\/d\/dividen-saham\" rel=\"nofollow\">dividen <\/a>atau laba perusahaan.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Obligasi merupakan surat utang yang diterbitkan oleh perusahaan atau pemerintah yang didalamnya berisi informasi bunga sampai dengan jatuh tempo pembayaran. Surat utang juga berisi informasi seputar perjanjian pinjaman dana sampai dengan kewajiban pembayaran <a href=\"https:\/\/www.tanamduit.com\/belajar\/investasi\/pengertian-bunga-obligasi\" rel=\"nofollow\">bunga obligasi<\/a> oleh peminjam dana besaran bunga yang harus di bayar peminjam dana kepada pemberi utang.<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Obligasi merupakan surat utang yang diterbitkan oleh perusahaan atau pemerintah yang didalamnya berisi informasi bunga sampai dengan jatuh tempo pembayaran. Surat utang juga berisi informasi seputar perjanjian pinjaman dana sampai dengan kewajiban pembayaran <a href=\"https:\/\/www.tanamduit.com\/belajar\/investasi\/pengertian-bunga-obligasi\" rel=\"nofollow\">bunga obligasi<\/a> oleh peminjam dana besaran bunga yang harus di bayar peminjam dana kepada pemberi utang.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Obligasi merupakan surat utang yang diterbitkan oleh perusahaan atau pemerintah yang didalamnya berisi informasi bunga sampai dengan jatuh tempo pembayaran. Surat utang juga berisi informasi seputar perjanjian pinjaman dana sampai dengan kewajiban pembayaran <a href=\"https:\/\/www.tanamduit.com\/belajar\/investasi\/pengertian-bunga-obligasi\" rel=\"nofollow\">bunga obligasi<\/a> oleh peminjam dana besaran bunga yang harus di bayar peminjam dana kepada pemberi utang.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/heading","attrs":{"textAlign":"","content":null,"level":2,"levelOptions":[],"placeholder":"","lock":[],"metadata":[],"align":"","className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<h2><strong>Perbedaan Saham dan Obligasi<\/strong><\/h2>\n","innerContent":["\n<h2><strong>Perbedaan Saham dan Obligasi<\/strong><\/h2>\n"],"rendered":"\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Perbedaan Saham dan Obligasi<\/strong><\/h2>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Dari pengertian masing-masing produk, sebenarnya sudah terlihat perbedaan saham dan obligasi. Dalam obligasi, Pemerintah lebih banyak mengeluarkan surat utang daripada perusahaan swasta. Sedangkan dalam saham, perusahaan swasta lebih banyak mengeluarkan saham &nbsp;daripada perusahaan milik pemerintah. <\/p>\n","innerContent":["\n<p>Dari pengertian masing-masing produk, sebenarnya sudah terlihat perbedaan saham dan obligasi. Dalam obligasi, Pemerintah lebih banyak mengeluarkan surat utang daripada perusahaan swasta. Sedangkan dalam saham, perusahaan swasta lebih banyak mengeluarkan saham &nbsp;daripada perusahaan milik pemerintah. <\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Dari pengertian masing-masing produk, sebenarnya sudah terlihat perbedaan saham dan obligasi. Dalam obligasi, Pemerintah lebih banyak mengeluarkan surat utang daripada perusahaan swasta. Sedangkan dalam saham, perusahaan swasta lebih banyak mengeluarkan saham &nbsp;daripada perusahaan milik pemerintah. <\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Untuk mengetahui perbedaan saham dan obligasi lebih dalam lagi, yuk simak poin-poin di bawah ini:\u00a0<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Untuk mengetahui perbedaan saham dan obligasi lebih dalam lagi, yuk simak poin-poin di bawah ini:\u00a0<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Untuk mengetahui perbedaan saham dan obligasi lebih dalam lagi, yuk simak poin-poin di bawah ini:\u00a0<\/p>\n"},{"blockName":"core\/heading","attrs":{"level":3,"textAlign":"","content":null,"levelOptions":[],"placeholder":"","lock":[],"metadata":[],"align":"","className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<h3><strong>1. Tingkat Keuntungan<\/strong><\/h3>\n","innerContent":["\n<h3><strong>1. Tingkat Keuntungan<\/strong><\/h3>\n"],"rendered":"\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Tingkat Keuntungan<\/strong><\/h3>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Tingkat keuntungan merupakan perbedaan utama antara saham dan obligasi. Dalam investasi saham, investor mendapatkan keuntungan yang sifatnya fluktuatif sesuai dengan kondisi pasar dan perusahaan dalam kurun waktu tertentu. Hal ini yang membuat saham termasuk tipe investasi <em>high risk high return<\/em>.<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Tingkat keuntungan merupakan perbedaan utama antara saham dan obligasi. Dalam investasi saham, investor mendapatkan keuntungan yang sifatnya fluktuatif sesuai dengan kondisi pasar dan perusahaan dalam kurun waktu tertentu. Hal ini yang membuat saham termasuk tipe investasi <em>high risk high return<\/em>.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Tingkat keuntungan merupakan perbedaan utama antara saham dan obligasi. Dalam investasi saham, investor mendapatkan keuntungan yang sifatnya fluktuatif sesuai dengan kondisi pasar dan perusahaan dalam kurun waktu tertentu. Hal ini yang membuat saham termasuk tipe investasi <em>high risk high return<\/em>.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Orang yang berinvestasi saham biasanya harus melihat kinerja emiten melalui analisis fundamental dan teknikal. Hal ini dilakukan investor untuk mengetahui apakah saham yang dibeli <em>worth <\/em>atau tidak.<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Orang yang berinvestasi saham biasanya harus melihat kinerja emiten melalui analisis fundamental dan teknikal. Hal ini dilakukan investor untuk mengetahui apakah saham yang dibeli <em>worth <\/em>atau tidak.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Orang yang berinvestasi saham biasanya harus melihat kinerja emiten melalui analisis fundamental dan teknikal. Hal ini dilakukan investor untuk mengetahui apakah saham yang dibeli <em>worth <\/em>atau tidak.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Sedangkan dalam obligasi, investor mendapatkan keuntungan setiap bulannya dengan <em>return<\/em> yang cukup stabil sampai akhir masa berlaku surat perjanjian. Karena hasil yang stabil, obligasi menjadi pilihan yang aman meskipun tidak se-likuid saham.<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Sedangkan dalam obligasi, investor mendapatkan keuntungan setiap bulannya dengan <em>return<\/em> yang cukup stabil sampai akhir masa berlaku surat perjanjian. Karena hasil yang stabil, obligasi menjadi pilihan yang aman meskipun tidak se-likuid saham.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Sedangkan dalam obligasi, investor mendapatkan keuntungan setiap bulannya dengan <em>return<\/em> yang cukup stabil sampai akhir masa berlaku surat perjanjian. Karena hasil yang stabil, obligasi menjadi pilihan yang aman meskipun tidak se-likuid saham.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p><strong>Baca juga: <em><a href=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/jenis-saham-yang-pemula-harus-tau\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Jenis Saham yang Perlu Diketahui Pemula<\/a><\/em><\/strong><\/p>\n","innerContent":["\n<p><strong>Baca juga: <em><a href=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/jenis-saham-yang-pemula-harus-tau\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Jenis Saham yang Perlu Diketahui Pemula<\/a><\/em><\/strong><\/p>\n"],"rendered":"\n<p><strong>Baca juga: <em><a href=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/jenis-saham-yang-pemula-harus-tau\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Jenis Saham yang Perlu Diketahui Pemula<\/a><\/em><\/strong><\/p>\n"},{"blockName":"core\/heading","attrs":{"level":3,"textAlign":"","content":null,"levelOptions":[],"placeholder":"","lock":[],"metadata":[],"align":"","className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<h3><strong>2. Pajak yang Dikenakan<\/strong><\/h3>\n","innerContent":["\n<h3><strong>2. Pajak yang Dikenakan<\/strong><\/h3>\n"],"rendered":"\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Pajak yang Dikenakan<\/strong><\/h3>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Pajak juga merupakan faktor berikutnya yang membedakan antara saham dan obligasi. Dalam saham, masing-masing produk memiliki besaran pajak yang berbeda. investor akan mendapatkan keuntungan (dividen) bersih dari perusahaan atau keuntungan setelah pajak. <\/p>\n","innerContent":["\n<p>Pajak juga merupakan faktor berikutnya yang membedakan antara saham dan obligasi. Dalam saham, masing-masing produk memiliki besaran pajak yang berbeda. investor akan mendapatkan keuntungan (dividen) bersih dari perusahaan atau keuntungan setelah pajak. <\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Pajak juga merupakan faktor berikutnya yang membedakan antara saham dan obligasi. Dalam saham, masing-masing produk memiliki besaran pajak yang berbeda. investor akan mendapatkan keuntungan (dividen) bersih dari perusahaan atau keuntungan setelah pajak. <\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Sedangkan dalam obligasi, investor tidak perlu membayar pajak atas keuntungan dari surat utang. keuntungan berupa bunga termasuk ke dalam biaya atau kewajiban perusahaan.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Sedangkan dalam obligasi, investor tidak perlu membayar pajak atas keuntungan dari surat utang. keuntungan berupa bunga termasuk ke dalam biaya atau kewajiban perusahaan.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Sedangkan dalam obligasi, investor tidak perlu membayar pajak atas keuntungan dari surat utang. keuntungan berupa bunga termasuk ke dalam biaya atau kewajiban perusahaan.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/heading","attrs":{"level":3,"textAlign":"","content":null,"levelOptions":[],"placeholder":"","lock":[],"metadata":[],"align":"","className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<h3><strong>3. Batas Masa Berlaku<\/strong><\/h3>\n","innerContent":["\n<h3><strong>3. Batas Masa Berlaku<\/strong><\/h3>\n"],"rendered":"\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Batas Masa Berlaku<\/strong><\/h3>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Perbedaan ketiga adalah batas masa berlaku produk. Investor dan kondisi perusahaan merupakan faktor yang menentukan masa berlaku sebuah saham. Saham akan tetap berlaku selama perusahaan masih beroperasi dan investor masih memiliki bukti kepemilikan aset atau saham perusahaan terkait.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Perbedaan ketiga adalah batas masa berlaku produk. Investor dan kondisi perusahaan merupakan faktor yang menentukan masa berlaku sebuah saham. Saham akan tetap berlaku selama perusahaan masih beroperasi dan investor masih memiliki bukti kepemilikan aset atau saham perusahaan terkait.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Perbedaan ketiga adalah batas masa berlaku produk. Investor dan kondisi perusahaan merupakan faktor yang menentukan masa berlaku sebuah saham. Saham akan tetap berlaku selama perusahaan masih beroperasi dan investor masih memiliki bukti kepemilikan aset atau saham perusahaan terkait.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Sedangkan masa berlaku obligasi jelas tertulis di dalam surat perjanjian. Meskipun masa berlakunya jelas, obligasi tetap memberikan keuntungan bagi pemiliknya. Jika masa berlakunya habis dan perusahaan mengalami kerugian, investor tidak akan terkena imbasnya.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Sedangkan masa berlaku obligasi jelas tertulis di dalam surat perjanjian. Meskipun masa berlakunya jelas, obligasi tetap memberikan keuntungan bagi pemiliknya. Jika masa berlakunya habis dan perusahaan mengalami kerugian, investor tidak akan terkena imbasnya.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Sedangkan masa berlaku obligasi jelas tertulis di dalam surat perjanjian. Meskipun masa berlakunya jelas, obligasi tetap memberikan keuntungan bagi pemiliknya. Jika masa berlakunya habis dan perusahaan mengalami kerugian, investor tidak akan terkena imbasnya.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/heading","attrs":{"level":3,"textAlign":"","content":null,"levelOptions":[],"placeholder":"","lock":[],"metadata":[],"align":"","className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<h3><strong>4. Harga Jual-Beli<\/strong><\/h3>\n","innerContent":["\n<h3><strong>4. Harga Jual-Beli<\/strong><\/h3>\n"],"rendered":"\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Harga Jual-Beli<\/strong><\/h3>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Selanjutnya adalah perbedaan harga jual-beli saat kondisi inflasi. Harga jual-beli sebagian besar saham biasanya tidak stabil, sehingga rentan mengalami kerugian.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Selanjutnya adalah perbedaan harga jual-beli saat kondisi inflasi. Harga jual-beli sebagian besar saham biasanya tidak stabil, sehingga rentan mengalami kerugian.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Selanjutnya adalah perbedaan harga jual-beli saat kondisi inflasi. Harga jual-beli sebagian besar saham biasanya tidak stabil, sehingga rentan mengalami kerugian.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Sedangkan dalam obligasi, harga jual-belinya lebih stabil di berbagai kondisi keuangan. Sehingga ketika inflasi, investasi surat utang lebih aman daripada saham.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Sedangkan dalam obligasi, harga jual-belinya lebih stabil di berbagai kondisi keuangan. Sehingga ketika inflasi, investasi surat utang lebih aman daripada saham.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Sedangkan dalam obligasi, harga jual-belinya lebih stabil di berbagai kondisi keuangan. Sehingga ketika inflasi, investasi surat utang lebih aman daripada saham.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/heading","attrs":{"level":3,"textAlign":"","content":null,"levelOptions":[],"placeholder":"","lock":[],"metadata":[],"align":"","className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<h3><strong>5. Fungsi Kepemilikan<\/strong><\/h3>\n","innerContent":["\n<h3><strong>5. Fungsi Kepemilikan<\/strong><\/h3>\n"],"rendered":"\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>5. Fungsi Kepemilikan<\/strong><\/h3>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Fungsi kepemilikan antara saham dan obligasi juga berbeda. Saham berfungsi sebagai bukti kepemilikan seseorang atas sebuah perusahaan. Sedangkan obligasi hanyalah bukti piutang perusahaan atau pemerintahan.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Fungsi kepemilikan antara saham dan obligasi juga berbeda. Saham berfungsi sebagai bukti kepemilikan seseorang atas sebuah perusahaan. Sedangkan obligasi hanyalah bukti piutang perusahaan atau pemerintahan.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Fungsi kepemilikan antara saham dan obligasi juga berbeda. Saham berfungsi sebagai bukti kepemilikan seseorang atas sebuah perusahaan. Sedangkan obligasi hanyalah bukti piutang perusahaan atau pemerintahan.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/heading","attrs":{"level":3,"textAlign":"","content":null,"levelOptions":[],"placeholder":"","lock":[],"metadata":[],"align":"","className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<h3><strong>6. Kebijakan Likuidasi<\/strong><\/h3>\n","innerContent":["\n<h3><strong>6. Kebijakan Likuidasi<\/strong><\/h3>\n"],"rendered":"\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>6. Kebijakan Likuidasi<\/strong><\/h3>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Berikutnya adalah perbedaan saham dan obligasi ketika perusahaan mengalami likuidasi atau pembubaran. Dalam investasi saham, investor akan mendapatakan keuntungan setelah perusahaan selesai melaksanakan kewajibannya melunasi utang.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Berikutnya adalah perbedaan saham dan obligasi ketika perusahaan mengalami likuidasi atau pembubaran. Dalam investasi saham, investor akan mendapatakan keuntungan setelah perusahaan selesai melaksanakan kewajibannya melunasi utang.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Berikutnya adalah perbedaan saham dan obligasi ketika perusahaan mengalami likuidasi atau pembubaran. Dalam investasi saham, investor akan mendapatakan keuntungan setelah perusahaan selesai melaksanakan kewajibannya melunasi utang.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Sedangkan pemilik obligasi akan lebih diprioritaskan ketika perusahaan mengalami likuidasi, mengapa? Karena salah satu kewajiban perusahaan yang mengalami likuidasi yaitu melunasi utang.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Sedangkan pemilik obligasi akan lebih diprioritaskan ketika perusahaan mengalami likuidasi, mengapa? Karena salah satu kewajiban perusahaan yang mengalami likuidasi yaitu melunasi utang.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Sedangkan pemilik obligasi akan lebih diprioritaskan ketika perusahaan mengalami likuidasi, mengapa? Karena salah satu kewajiban perusahaan yang mengalami likuidasi yaitu melunasi utang.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/heading","attrs":{"level":3,"textAlign":"","content":null,"levelOptions":[],"placeholder":"","lock":[],"metadata":[],"align":"","className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<h3><strong>7. Hak Campur Tangan Perusahaan<\/strong><\/h3>\n","innerContent":["\n<h3><strong>7. Hak Campur Tangan Perusahaan<\/strong><\/h3>\n"],"rendered":"\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>7. Hak Campur Tangan Perusahaan<\/strong><\/h3>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Terakhir, perbedaannya terletak pada hak campur tangan investor terhadap perusahaan.\u00a0Dalam saham, investor memiliki hak suara dalam Rapat Umum Pemegang Saham atau RUPS untuk menentukan kebijakan perusahaan. Mengapa bisa? Karena pemegang saham adalah pemilik perusahaan.\u00a0<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Terakhir, perbedaannya terletak pada hak campur tangan investor terhadap perusahaan.\u00a0Dalam saham, investor memiliki hak suara dalam Rapat Umum Pemegang Saham atau RUPS untuk menentukan kebijakan perusahaan. Mengapa bisa? Karena pemegang saham adalah pemilik perusahaan.\u00a0<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Terakhir, perbedaannya terletak pada hak campur tangan investor terhadap perusahaan.\u00a0Dalam saham, investor memiliki hak suara dalam Rapat Umum Pemegang Saham atau RUPS untuk menentukan kebijakan perusahaan. Mengapa bisa? Karena pemegang saham adalah pemilik perusahaan.\u00a0<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Sedangkan pada obligasi, investor tidak memiliki hak tersebut karena investor hanya peminjam dana, bukan pemilik perusahaan.<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Sedangkan pada obligasi, investor tidak memiliki hak tersebut karena investor hanya peminjam dana, bukan pemilik perusahaan.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Sedangkan pada obligasi, investor tidak memiliki hak tersebut karena investor hanya peminjam dana, bukan pemilik perusahaan.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/heading","attrs":{"textAlign":"","content":null,"level":2,"levelOptions":[],"placeholder":"","lock":[],"metadata":[],"align":"","className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<h2><strong>Persamaan Saham dan Obligasi<\/strong><\/h2>\n","innerContent":["\n<h2><strong>Persamaan Saham dan Obligasi<\/strong><\/h2>\n"],"rendered":"\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Persamaan Saham dan Obligasi<\/strong><\/h2>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Saham dan obligasi memiliki persamaan sebagai sebuah produk investasi. Persamaan antara keduanya terletak pada hak tebus, klaim laba dan aktiva, dan dokumen.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Saham dan obligasi memiliki persamaan sebagai sebuah produk investasi. Persamaan antara keduanya terletak pada hak tebus, klaim laba dan aktiva, dan dokumen.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Saham dan obligasi memiliki persamaan sebagai sebuah produk investasi. Persamaan antara keduanya terletak pada hak tebus, klaim laba dan aktiva, dan dokumen.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/heading","attrs":{"level":3,"textAlign":"","content":null,"levelOptions":[],"placeholder":"","lock":[],"metadata":[],"align":"","className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<h3><strong>1. Hak Tebus<\/strong><\/h3>\n","innerContent":["\n<h3><strong>1. Hak Tebus<\/strong><\/h3>\n"],"rendered":"\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Hak Tebus<\/strong><\/h3>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Persamaan yang pertama terletak pada hak tebus. Baik saham maupun surat utang, keduanya memiliki hak tebus untuk menukar asetnya dengan uang. &nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Persamaan yang pertama terletak pada hak tebus. Baik saham maupun surat utang, keduanya memiliki hak tebus untuk menukar asetnya dengan uang. &nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Persamaan yang pertama terletak pada hak tebus. Baik saham maupun surat utang, keduanya memiliki hak tebus untuk menukar asetnya dengan uang. &nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/heading","attrs":{"level":3,"textAlign":"","content":null,"levelOptions":[],"placeholder":"","lock":[],"metadata":[],"align":"","className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<h3><strong>2. Klaim Laba dan Aktiva<\/strong><\/h3>\n","innerContent":["\n<h3><strong>2. Klaim Laba dan Aktiva<\/strong><\/h3>\n"],"rendered":"\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Klaim Laba dan Aktiva<\/strong><\/h3>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Persamaan berikutnya adalah investor saham dan obligasi memiliki klaim atas laba dan aktiva. Kedua produk investasi ini menjanjikan kepemilikan uang maupun aset-aset perusahaan.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Persamaan berikutnya adalah investor saham dan obligasi memiliki klaim atas laba dan aktiva. Kedua produk investasi ini menjanjikan kepemilikan uang maupun aset-aset perusahaan.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Persamaan berikutnya adalah investor saham dan obligasi memiliki klaim atas laba dan aktiva. Kedua produk investasi ini menjanjikan kepemilikan uang maupun aset-aset perusahaan.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>dalam saham, investor bisa mendapatkan klaim pada saat tanggal dan waktu pembelian. Sedangkan dalam obligasi, investor akan mendapatkan klaim saat penandatangan dan bisa 'mengeksekusi' klaim saat tanggal jatuh tempo.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>dalam saham, investor bisa mendapatkan klaim pada saat tanggal dan waktu pembelian. Sedangkan dalam obligasi, investor akan mendapatkan klaim saat penandatangan dan bisa 'mengeksekusi' klaim saat tanggal jatuh tempo.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>dalam saham, investor bisa mendapatkan klaim pada saat tanggal dan waktu pembelian. Sedangkan dalam obligasi, investor akan mendapatkan klaim saat penandatangan dan bisa 'mengeksekusi' klaim saat tanggal jatuh tempo.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/heading","attrs":{"level":3,"textAlign":"","content":null,"levelOptions":[],"placeholder":"","lock":[],"metadata":[],"align":"","className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<h3><strong>3. Bentuk Dokumen<\/strong><\/h3>\n","innerContent":["\n<h3><strong>3. Bentuk Dokumen<\/strong><\/h3>\n"],"rendered":"\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Bentuk Dokumen<\/strong><\/h3>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Persamaan terakhir terletak pada bentuk dokumen. pemerintah (termasuk perusahaan BUMN) dan perusahaan swasta merupakan pihak yang membuat dan menerbitkan dokumen investasi. investor memilki bukti kepemilikan surat utang atau saham dalam bentuk fisik (cetak) maupun digital. investor juga bisa melakukan proses jual-beli saham dan obligasi di pasar sekunder. <\/p>\n","innerContent":["\n<p>Persamaan terakhir terletak pada bentuk dokumen. pemerintah (termasuk perusahaan BUMN) dan perusahaan swasta merupakan pihak yang membuat dan menerbitkan dokumen investasi. investor memilki bukti kepemilikan surat utang atau saham dalam bentuk fisik (cetak) maupun digital. investor juga bisa melakukan proses jual-beli saham dan obligasi di pasar sekunder. <\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Persamaan terakhir terletak pada bentuk dokumen. pemerintah (termasuk perusahaan BUMN) dan perusahaan swasta merupakan pihak yang membuat dan menerbitkan dokumen investasi. investor memilki bukti kepemilikan surat utang atau saham dalam bentuk fisik (cetak) maupun digital. investor juga bisa melakukan proses jual-beli saham dan obligasi di pasar sekunder. <\/p>\n"},{"blockName":"core\/heading","attrs":{"textAlign":"","content":null,"level":2,"levelOptions":[],"placeholder":"","lock":[],"metadata":[],"align":"","className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<h2><strong>Itulah Perbedaan Saham dan Obligasi, Sudah Paham?&nbsp;<\/strong><\/h2>\n","innerContent":["\n<h2><strong>Itulah Perbedaan Saham dan Obligasi, Sudah Paham?&nbsp;<\/strong><\/h2>\n"],"rendered":"\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Itulah Perbedaan Saham dan Obligasi, Sudah Paham?&nbsp;<\/strong><\/h2>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Baik saham maupun obligasi, keduanya merupakan produk investasi yang cukup mudah untuk dimiliki dan ramah untuk pemula. Mengetahui perbedaan saham dan obligasi dapat membantumu dalam memilih produk investasi yang cocok dengan karakteristik dan kondisi keuanganmu.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Baik saham maupun obligasi, keduanya merupakan produk investasi yang cukup mudah untuk dimiliki dan ramah untuk pemula. Mengetahui perbedaan saham dan obligasi dapat membantumu dalam memilih produk investasi yang cocok dengan karakteristik dan kondisi keuanganmu.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Baik saham maupun obligasi, keduanya merupakan produk investasi yang cukup mudah untuk dimiliki dan ramah untuk pemula. Mengetahui perbedaan saham dan obligasi dapat membantumu dalam memilih produk investasi yang cocok dengan karakteristik dan kondisi keuanganmu.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Ingin tahu lebih dalam tentang cara berinvestasi saham dan obligasi yang baik? Finplan hadir untuk membantumu memahami lebih jauh tentang keuangan dan investasi untuk mencapai <em>financial freedom<\/em> ala dirimu! <strong><a href=\"https:\/\/finplan.id\/e-learning\">gabung sekarang!<\/a><\/strong><\/p>\n","innerContent":["\n<p>Ingin tahu lebih dalam tentang cara berinvestasi saham dan obligasi yang baik? Finplan hadir untuk membantumu memahami lebih jauh tentang keuangan dan investasi untuk mencapai <em>financial freedom<\/em> ala dirimu! <strong><a href=\"https:\/\/finplan.id\/e-learning\">gabung sekarang!<\/a><\/strong><\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Ingin tahu lebih dalam tentang cara berinvestasi saham dan obligasi yang baik? Finplan hadir untuk membantumu memahami lebih jauh tentang keuangan dan investasi untuk mencapai <em>financial freedom<\/em> ala dirimu! <strong><a href=\"https:\/\/finplan.id\/e-learning\">gabung sekarang!<\/a><\/strong><\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Selamat berinvestasi!&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Selamat berinvestasi!&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Selamat berinvestasi!&nbsp;<\/p>\n"}],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v18.5.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Yuk, Ketahui Perbedaan Saham dan Obligasi - Finplan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Perbedaan saham dan obligasi dapat dilihat dari penerbit, keuntungan yang diperoleh, fungsi, sampai dengan risiko yang diterima\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/perbedaan-saham-dan-obligasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Yuk, Ketahui Perbedaan Saham dan Obligasi - Finplan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Perbedaan saham dan obligasi dapat dilihat dari penerbit, keuntungan yang diperoleh, fungsi, sampai dengan risiko yang diterima\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/perbedaan-saham-dan-obligasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Finplan\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-11-06T16:18:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-03-01T09:47:44+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/perbedaan-saham-dan-obligasi.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"853\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Salsabil Desti Wijaya\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/\",\"name\":\"Finplan\",\"description\":\"Komunitas belajar investasi\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/perbedaan-saham-dan-obligasi\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/perbedaan-saham-dan-obligasi.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/perbedaan-saham-dan-obligasi.jpg\",\"width\":1280,\"height\":853,\"caption\":\"perbedaan saham dan obligasi salah satunya tingkat keuntungannya\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/perbedaan-saham-dan-obligasi\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/perbedaan-saham-dan-obligasi\/\",\"name\":\"Yuk, Ketahui Perbedaan Saham dan Obligasi - Finplan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/perbedaan-saham-dan-obligasi\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-11-06T16:18:53+00:00\",\"dateModified\":\"2023-03-01T09:47:44+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#\/schema\/person\/36cfc473516f322880f18b2bf66a0d0e\"},\"description\":\"Perbedaan saham dan obligasi dapat dilihat dari penerbit, keuntungan yang diperoleh, fungsi, sampai dengan risiko yang diterima\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/perbedaan-saham-dan-obligasi\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/perbedaan-saham-dan-obligasi\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/perbedaan-saham-dan-obligasi\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Perbedaan Saham dan Obligasi yang Perlu Kamu Ketahui Sebelum Berivestasi\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#\/schema\/person\/36cfc473516f322880f18b2bf66a0d0e\",\"name\":\"Salsabil Desti Wijaya\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4c68fbb5e4f81537b95301332ee6b9c1b12ebfe24a6fbee34470d528f2b3bc83?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4c68fbb5e4f81537b95301332ee6b9c1b12ebfe24a6fbee34470d528f2b3bc83?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Salsabil Desti Wijaya\"},\"url\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/author\/salsabil-d-wijaya\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Yuk, Ketahui Perbedaan Saham dan Obligasi - Finplan","description":"Perbedaan saham dan obligasi dapat dilihat dari penerbit, keuntungan yang diperoleh, fungsi, sampai dengan risiko yang diterima","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/perbedaan-saham-dan-obligasi\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Yuk, Ketahui Perbedaan Saham dan Obligasi - Finplan","og_description":"Perbedaan saham dan obligasi dapat dilihat dari penerbit, keuntungan yang diperoleh, fungsi, sampai dengan risiko yang diterima","og_url":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/perbedaan-saham-dan-obligasi\/","og_site_name":"Finplan","article_published_time":"2022-11-06T16:18:53+00:00","article_modified_time":"2023-03-01T09:47:44+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":853,"url":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/perbedaan-saham-dan-obligasi.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Salsabil Desti Wijaya","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/","name":"Finplan","description":"Komunitas belajar investasi","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/perbedaan-saham-dan-obligasi\/#primaryimage","inLanguage":"id","url":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/perbedaan-saham-dan-obligasi.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/perbedaan-saham-dan-obligasi.jpg","width":1280,"height":853,"caption":"perbedaan saham dan obligasi salah satunya tingkat keuntungannya"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/perbedaan-saham-dan-obligasi\/#webpage","url":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/perbedaan-saham-dan-obligasi\/","name":"Yuk, Ketahui Perbedaan Saham dan Obligasi - Finplan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/perbedaan-saham-dan-obligasi\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-11-06T16:18:53+00:00","dateModified":"2023-03-01T09:47:44+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#\/schema\/person\/36cfc473516f322880f18b2bf66a0d0e"},"description":"Perbedaan saham dan obligasi dapat dilihat dari penerbit, keuntungan yang diperoleh, fungsi, sampai dengan risiko yang diterima","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/perbedaan-saham-dan-obligasi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.finplan.id\/blog\/perbedaan-saham-dan-obligasi\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/perbedaan-saham-dan-obligasi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Perbedaan Saham dan Obligasi yang Perlu Kamu Ketahui Sebelum Berivestasi"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#\/schema\/person\/36cfc473516f322880f18b2bf66a0d0e","name":"Salsabil Desti Wijaya","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#personlogo","inLanguage":"id","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4c68fbb5e4f81537b95301332ee6b9c1b12ebfe24a6fbee34470d528f2b3bc83?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4c68fbb5e4f81537b95301332ee6b9c1b12ebfe24a6fbee34470d528f2b3bc83?s=96&d=mm&r=g","caption":"Salsabil Desti Wijaya"},"url":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/author\/salsabil-d-wijaya\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1182","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1182"}],"version-history":[{"count":11,"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1182\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1901,"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1182\/revisions\/1901"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1186"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1182"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1182"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1182"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}