{"id":1347,"date":"2022-12-14T13:10:51","date_gmt":"2022-12-14T06:10:51","guid":{"rendered":"https:\/\/finplan.id\/blog\/?p=1347"},"modified":"2022-12-15T13:28:24","modified_gmt":"2022-12-15T06:28:24","slug":"tips-jaga-keuangan-akhir-tahun-dari-toxic-money-habit","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/tips-jaga-keuangan-akhir-tahun-dari-toxic-money-habit\/","title":{"rendered":"Tips Jaga Keuangan Akhir Tahun dari Toxic Money Habit"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Colourful-Financial-Crisis-Illustration-Instagram-Post-2-1024x1024.jpg\" alt=\"Bagaimana cara menjaga keuangan akhir tahun dari toxic money habit?\" class=\"wp-image-1364\" srcset=\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Colourful-Financial-Crisis-Illustration-Instagram-Post-2-1024x1024.jpg 1024w, https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Colourful-Financial-Crisis-Illustration-Instagram-Post-2-300x300.jpg 300w, https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Colourful-Financial-Crisis-Illustration-Instagram-Post-2-150x150.jpg 150w, https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Colourful-Financial-Crisis-Illustration-Instagram-Post-2-768x768.jpg 768w, https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Colourful-Financial-Crisis-Illustration-Instagram-Post-2-75x75.jpg 75w, https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Colourful-Financial-Crisis-Illustration-Instagram-Post-2-350x350.jpg 350w, https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Colourful-Financial-Crisis-Illustration-Instagram-Post-2-750x750.jpg 750w, https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Colourful-Financial-Crisis-Illustration-Instagram-Post-2.jpg 1080w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption>Bagaimana cara menjaga keuangan akhir tahun dari toxic money habit? (Foto: Ilustrasi)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Keuangan di penghujung tahun biasanya rentan habis, benar <em>nggak s<\/em>obat Finplan? Mengingat banyak sekali gempuran promo dari berbagai macam produk atau jasa, yang terbilang cukup menggoda iman. Umumnya, momen ini menjadi salah satu alasan munculnya <em>toxic money habit<\/em> terutama di kalangan milenial dan gen Z.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Tapi tenang saja, sobat Finplan<em> nggak<\/em> perlu khawatir lagi. Melalui artikel berikut ini, kamu bakal diberikan wawasan terkait tips untuk menghentikan <em>toxic money habit, <\/em>sehingga kondisi keuangan sobat Finplan di penghujung tahun dapat terjaga. Simak dan pahami, ya!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apa Itu Toxic Money Habit<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Sebelum mulai memahami cara untuk menghentikannya, kamu harus mengetahui lebih dahulu definisi <em>toxic money habit<\/em> itu sendiri.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Secara definisi,<em> <a href=\"https:\/\/www.businessinsider.com\/7-toxic-money-habits-you-should-quit-2016-1\">toxic money habit<\/a><\/em> adalah suatu kondisi dimana seseorang memiliki kebiasaan buruk dalam aspek pengelolaan finansial.\u00a0Kebiasaan buruk yang dimaksud ialah ketidakmampuan dalam menjaga stabilitas keuangan pribadi. Sehingga apabila terjadi secara terus menerus, maka tidak menutup kemungkinan kondisi keuangan seseorang akan tumbang atau mengalami krisis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Krisis keuangan tentu saja menimbulkan banyak dampak negatif bagi seseorang, misalnya ketidakmampuan individu dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, dan bahkan meningkatkan peluang terjadinya gangguan mental.&nbsp;Memang, bukan hal yang salah untuk memberikan <em>reward<\/em> bagi diri sendiri dengan mengeluarkan uang untuk memenuhi keinginan tertentu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Namun, kamu perlu paham bahwa hal tersebut harus dilakukan dalam batas yang wajar. Sehingga tidak akan mengganggu stabilitas keuangan sobat Finplan di masa mendatang.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Ciri-ciri Toxic Money Habit<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Kebiasaan pengelolaan uang yang buruk tidak terjadi secara tiba-tiba. Dimulai dari sebuah kebiasaan boros yang tidak disadari hingga pada akhirnya dilakukan secara berulang oleh seseorang.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Alhasil, seiring berjalannya waktunya<em> toxic money habit<\/em> perlahan muncul pada diri seseorang. Kebiasaan-kebiasaan buruk yang tidak disadari tersebut dapat berupa ketergantungan terhadap kartu kredit, jarang menabung, pemberian <em>self reward <\/em>yang berlebihan, dan lain sebagainya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Lantas, apa saja ciri-ciri seseorang yang memiliki <em>toxic money habit<\/em>? Berikut penjelasannya pada poin-poin berikut.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size wp-block-list\"><li>Malas menyusun <em>budgeting <\/em>keuangan<\/li><li>Cenderung membeli sesuatu berdasarkan keinginan dibandingkan kebutuhan<\/li><li>Menabung di akhir bulan dengan sisa uang yang sedikit<\/li><li>Enggan berinvestasi untuk diri sendiri<\/li><li>Suka<em> banget<\/em> pesan makanan mahal lewat jasa antar <em>online<\/em><\/li><li>Mudah tergoda dengan diskon ataupun promo belanja<\/li><li>Sering menganggap remeh pengeluaran bersifat kecil<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Menghentikan Toxic Money Habit<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Setelah mengetahui secara menyeluruh terkait definisi hingga ciri-ciri orang yang memiliki <em>toxic money habit<\/em>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Berikut ini 5 tips efektif yang dapat kamu lakukan untuk menghentikan kebiasaan pengelolaan uang yang buruk, baik bagi sendiri maupun orang lain (teman, sahabat, keluarga, dsb).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-medium-font-size\"><strong>1. Ubah Pola Pikir Terlebih Dahulu<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Umumnya, pola pikir bersumber dari diri sendiri dan orang lain. Maka dari itu, sangat penting bagi kamu untuk mampu menyaring seluruh hal atau informasi yang ada sebelum mempelajarinya lebih lanjut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Langkah dasar yang bisa kamu lakukan adalah dengan mengubah pola pikir diri sendiri.&nbsp;Pada intinya kamu harus dapat menemukan satu titik. Dimana di dalamnya terdapat lingkup pertemanan ataupun jejaring, yang bisa memberikan hal-hal positif bagi perkembangan pengelolaan keuangan pribadimu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-medium-font-size\"><strong>2. Atur Anggaran Keuangan Secara Konsisten<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Tips selanjutnya adalah mengatur anggaran keuangan sesuai pendapatan atau kondisi finansial masing-masing.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Langkah kedua ini harus kamu lakukan secara konsisten. Maka dari itu, diperlukan tekad atau keinginan yang besar dari diri sendiri, untuk dapat berubah menjadi lebih baik dalam segi pengelolaan keuangan pribadi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-medium-font-size\"> <strong>3<\/strong>. <strong>Perkaya Wawasan Keuangan dengan Literasi<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Selain berperan sebagai jendela dunia, budaya literasi juga dapat membantu kamu untuk bisa lepas dari <em>toxic money habit<\/em> yang selama ini membelenggu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Perbanyak membaca buku atau literasi terkait keuangan akan mengubah pola pikir kamu secara bertahap.&nbsp;Dengan perkembangan teknologi saat ini, kamu dapat dengan mudah menemukan bahan literasi keuangan melalui mesin pencari secara gratis.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Contohnya, saat ini kamu bisa membaca tulisan terkait dunia keuangan melalui berbagai blog informatif yang sudah tersebar di internet, misalnya <em><a href=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/\">Finplan.id<\/a><\/em>, dan sebagainya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-medium-font-size\"><strong> 4. Beri Reward Secukupnya untuk Diri Sendiri<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Jangan lupa untuk memberikan hadiah (<em>reward<\/em>) bagi diri sendiri, yang telah bekerja keras untuk dapat berubah menjadi pribadi lebih baik. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Secukupnya saja, tidak perlu terlalu berlebihan agar <em>habit <\/em>buruk sebelumnya tidak terpicu untuk muncul kembali. Poin terpenting adalah lakukan langkah keempat ini secara konsisten. Cara tersebut akan semakin meningkatkan peluang kesuksesan bagi kamu untuk lepas dari pola pikir keuangan bersifat toksik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-medium-font-size\"><strong>5. Jangan Ragu Meminta Bantuan dari Profesional&nbsp;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Apabila kamu merasa kesulitan untuk mengontrol pola pikir keuangan buruk secara mandiri.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Maka jangan ragu untuk segera meminta bantuan kepada profesional terkait, misalnya konsultan keuangan, dan lainnya. Dengan kehadiran seorang konsultan, kamu dapat menerima bimbingan mengenai perencanaan keuangan yang maksimal. Alhasil, seluruh tujuan finansialmu dapat terealisasi dengan baik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Tidak hanya konsultan, kamu juga bisa meminta bantuan kepada keluarga, teman, ataupun sahabat yang memiliki kapabilitas dalam menangani permasalahan yang sedang kamu hadapi.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Sekian pemaparan informasi terkait topik kali ini. Semoga bermanfaat, sobat Finplan!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Keuangan di penghujung tahun biasanya rentan habis, benar nggak sobat Finplan? Mengingat banyak sekali gempuran promo dari berbagai macam produk atau jasa, yang terbilang cukup menggoda iman. Umumnya, momen ini menjadi salah satu alasan munculnya toxic money habit terutama di kalangan milenial dan gen Z.\u00a0 Tapi tenang saja, sobat Finplan nggak perlu khawatir lagi. Melalui [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":18,"featured_media":1364,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":null,"jnews_primary_category":{"id":""},"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[30,101,427],"class_list":["post-1347","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bantuan","tag-keuangan","tag-tips-keuangan","tag-toxic-money-habit"],"has_blocks":true,"blocks":[{"blockName":"core\/image","attrs":{"id":1364,"sizeSlug":"large","linkDestination":"none","blob":"","url":"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Colourful-Financial-Crisis-Illustration-Instagram-Post-2-1024x1024.jpg","alt":"Bagaimana cara menjaga keuangan akhir tahun dari toxic money habit?","caption":null,"lightbox":[],"title":"","href":"","rel":"","linkClass":"","width":"","height":"","aspectRatio":"","scale":"","linkTarget":"","lock":[],"metadata":[],"align":"","className":"","style":[],"borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img src=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Colourful-Financial-Crisis-Illustration-Instagram-Post-2-1024x1024.jpg\" alt=\"Bagaimana cara menjaga keuangan akhir tahun dari toxic money habit?\" class=\"wp-image-1364\" \/><figcaption>Bagaimana cara menjaga keuangan akhir tahun dari toxic money habit? (Foto: Ilustrasi)<\/figcaption><\/figure>\n","innerContent":["\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img src=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Colourful-Financial-Crisis-Illustration-Instagram-Post-2-1024x1024.jpg\" alt=\"Bagaimana cara menjaga keuangan akhir tahun dari toxic money habit?\" class=\"wp-image-1364\" \/><figcaption>Bagaimana cara menjaga keuangan akhir tahun dari toxic money habit? (Foto: Ilustrasi)<\/figcaption><\/figure>\n"],"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img src=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Colourful-Financial-Crisis-Illustration-Instagram-Post-2-1024x1024.jpg\" alt=\"Bagaimana cara menjaga keuangan akhir tahun dari toxic money habit?\" class=\"wp-image-1364\" \/><figcaption>Bagaimana cara menjaga keuangan akhir tahun dari toxic money habit? (Foto: Ilustrasi)<\/figcaption><\/figure>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"textColor":"black","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Keuangan di penghujung tahun biasanya rentan habis, benar <em>nggak s<\/em>obat Finplan? Mengingat banyak sekali gempuran promo dari berbagai macam produk atau jasa, yang terbilang cukup menggoda iman. Umumnya, momen ini menjadi salah satu alasan munculnya <em>toxic money habit<\/em> terutama di kalangan milenial dan gen Z.\u00a0<\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Keuangan di penghujung tahun biasanya rentan habis, benar <em>nggak s<\/em>obat Finplan? Mengingat banyak sekali gempuran promo dari berbagai macam produk atau jasa, yang terbilang cukup menggoda iman. Umumnya, momen ini menjadi salah satu alasan munculnya <em>toxic money habit<\/em> terutama di kalangan milenial dan gen Z.\u00a0<\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Keuangan di penghujung tahun biasanya rentan habis, benar <em>nggak s<\/em>obat Finplan? Mengingat banyak sekali gempuran promo dari berbagai macam produk atau jasa, yang terbilang cukup menggoda iman. Umumnya, momen ini menjadi salah satu alasan munculnya <em>toxic money habit<\/em> terutama di kalangan milenial dan gen Z.\u00a0<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"textColor":"black","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Tapi tenang saja, sobat Finplan<em> nggak<\/em> perlu khawatir lagi. Melalui artikel berikut ini, kamu bakal diberikan wawasan terkait tips untuk menghentikan <em>toxic money habit, <\/em>sehingga kondisi keuangan sobat Finplan di penghujung tahun dapat terjaga. Simak dan pahami, ya!<\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Tapi tenang saja, sobat Finplan<em> nggak<\/em> perlu khawatir lagi. Melalui artikel berikut ini, kamu bakal diberikan wawasan terkait tips untuk menghentikan <em>toxic money habit, <\/em>sehingga kondisi keuangan sobat Finplan di penghujung tahun dapat terjaga. Simak dan pahami, ya!<\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Tapi tenang saja, sobat Finplan<em> nggak<\/em> perlu khawatir lagi. Melalui artikel berikut ini, kamu bakal diberikan wawasan terkait tips untuk menghentikan <em>toxic money habit, <\/em>sehingga kondisi keuangan sobat Finplan di penghujung tahun dapat terjaga. Simak dan pahami, ya!<\/p>\n"},{"blockName":"core\/heading","attrs":{"textAlign":"","content":null,"level":2,"levelOptions":[],"placeholder":"","lock":[],"metadata":[],"align":"","className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<h2><strong>Apa Itu Toxic Money Habit<\/strong><\/h2>\n","innerContent":["\n<h2><strong>Apa Itu Toxic Money Habit<\/strong><\/h2>\n"],"rendered":"\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apa Itu Toxic Money Habit<\/strong><\/h2>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"textColor":"black","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Sebelum mulai memahami cara untuk menghentikannya, kamu harus mengetahui lebih dahulu definisi <em>toxic money habit<\/em> itu sendiri.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Sebelum mulai memahami cara untuk menghentikannya, kamu harus mengetahui lebih dahulu definisi <em>toxic money habit<\/em> itu sendiri.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Sebelum mulai memahami cara untuk menghentikannya, kamu harus mengetahui lebih dahulu definisi <em>toxic money habit<\/em> itu sendiri.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"textColor":"black","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Secara definisi,<em> <a href=\"https:\/\/www.businessinsider.com\/7-toxic-money-habits-you-should-quit-2016-1\">toxic money habit<\/a><\/em> adalah suatu kondisi dimana seseorang memiliki kebiasaan buruk dalam aspek pengelolaan finansial.\u00a0Kebiasaan buruk yang dimaksud ialah ketidakmampuan dalam menjaga stabilitas keuangan pribadi. Sehingga apabila terjadi secara terus menerus, maka tidak menutup kemungkinan kondisi keuangan seseorang akan tumbang atau mengalami krisis.<\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Secara definisi,<em> <a href=\"https:\/\/www.businessinsider.com\/7-toxic-money-habits-you-should-quit-2016-1\">toxic money habit<\/a><\/em> adalah suatu kondisi dimana seseorang memiliki kebiasaan buruk dalam aspek pengelolaan finansial.\u00a0Kebiasaan buruk yang dimaksud ialah ketidakmampuan dalam menjaga stabilitas keuangan pribadi. Sehingga apabila terjadi secara terus menerus, maka tidak menutup kemungkinan kondisi keuangan seseorang akan tumbang atau mengalami krisis.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Secara definisi,<em> <a href=\"https:\/\/www.businessinsider.com\/7-toxic-money-habits-you-should-quit-2016-1\">toxic money habit<\/a><\/em> adalah suatu kondisi dimana seseorang memiliki kebiasaan buruk dalam aspek pengelolaan finansial.\u00a0Kebiasaan buruk yang dimaksud ialah ketidakmampuan dalam menjaga stabilitas keuangan pribadi. Sehingga apabila terjadi secara terus menerus, maka tidak menutup kemungkinan kondisi keuangan seseorang akan tumbang atau mengalami krisis.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"textColor":"black","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Krisis keuangan tentu saja menimbulkan banyak dampak negatif bagi seseorang, misalnya ketidakmampuan individu dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, dan bahkan meningkatkan peluang terjadinya gangguan mental.&nbsp;Memang, bukan hal yang salah untuk memberikan <em>reward<\/em> bagi diri sendiri dengan mengeluarkan uang untuk memenuhi keinginan tertentu.<\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Krisis keuangan tentu saja menimbulkan banyak dampak negatif bagi seseorang, misalnya ketidakmampuan individu dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, dan bahkan meningkatkan peluang terjadinya gangguan mental.&nbsp;Memang, bukan hal yang salah untuk memberikan <em>reward<\/em> bagi diri sendiri dengan mengeluarkan uang untuk memenuhi keinginan tertentu.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Krisis keuangan tentu saja menimbulkan banyak dampak negatif bagi seseorang, misalnya ketidakmampuan individu dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, dan bahkan meningkatkan peluang terjadinya gangguan mental.&nbsp;Memang, bukan hal yang salah untuk memberikan <em>reward<\/em> bagi diri sendiri dengan mengeluarkan uang untuk memenuhi keinginan tertentu.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"textColor":"black","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Namun, kamu perlu paham bahwa hal tersebut harus dilakukan dalam batas yang wajar. Sehingga tidak akan mengganggu stabilitas keuangan sobat Finplan di masa mendatang.<\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Namun, kamu perlu paham bahwa hal tersebut harus dilakukan dalam batas yang wajar. Sehingga tidak akan mengganggu stabilitas keuangan sobat Finplan di masa mendatang.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Namun, kamu perlu paham bahwa hal tersebut harus dilakukan dalam batas yang wajar. Sehingga tidak akan mengganggu stabilitas keuangan sobat Finplan di masa mendatang.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/heading","attrs":{"textAlign":"","content":null,"level":2,"levelOptions":[],"placeholder":"","lock":[],"metadata":[],"align":"","className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<h2><strong>Ciri-ciri Toxic Money Habit<\/strong><\/h2>\n","innerContent":["\n<h2><strong>Ciri-ciri Toxic Money Habit<\/strong><\/h2>\n"],"rendered":"\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Ciri-ciri Toxic Money Habit<\/strong><\/h2>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"textColor":"black","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Kebiasaan pengelolaan uang yang buruk tidak terjadi secara tiba-tiba. Dimulai dari sebuah kebiasaan boros yang tidak disadari hingga pada akhirnya dilakukan secara berulang oleh seseorang.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Kebiasaan pengelolaan uang yang buruk tidak terjadi secara tiba-tiba. Dimulai dari sebuah kebiasaan boros yang tidak disadari hingga pada akhirnya dilakukan secara berulang oleh seseorang.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Kebiasaan pengelolaan uang yang buruk tidak terjadi secara tiba-tiba. Dimulai dari sebuah kebiasaan boros yang tidak disadari hingga pada akhirnya dilakukan secara berulang oleh seseorang.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"textColor":"black","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Alhasil, seiring berjalannya waktunya<em> toxic money habit<\/em> perlahan muncul pada diri seseorang. Kebiasaan-kebiasaan buruk yang tidak disadari tersebut dapat berupa ketergantungan terhadap kartu kredit, jarang menabung, pemberian <em>self reward <\/em>yang berlebihan, dan lain sebagainya.<\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Alhasil, seiring berjalannya waktunya<em> toxic money habit<\/em> perlahan muncul pada diri seseorang. Kebiasaan-kebiasaan buruk yang tidak disadari tersebut dapat berupa ketergantungan terhadap kartu kredit, jarang menabung, pemberian <em>self reward <\/em>yang berlebihan, dan lain sebagainya.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Alhasil, seiring berjalannya waktunya<em> toxic money habit<\/em> perlahan muncul pada diri seseorang. Kebiasaan-kebiasaan buruk yang tidak disadari tersebut dapat berupa ketergantungan terhadap kartu kredit, jarang menabung, pemberian <em>self reward <\/em>yang berlebihan, dan lain sebagainya.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"textColor":"black","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Lantas, apa saja ciri-ciri seseorang yang memiliki <em>toxic money habit<\/em>? Berikut penjelasannya pada poin-poin berikut.<\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Lantas, apa saja ciri-ciri seseorang yang memiliki <em>toxic money habit<\/em>? Berikut penjelasannya pada poin-poin berikut.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Lantas, apa saja ciri-ciri seseorang yang memiliki <em>toxic money habit<\/em>? Berikut penjelasannya pada poin-poin berikut.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/list","attrs":{"textColor":"black","fontSize":"normal","ordered":false,"values":"<li>Malas menyusun <em>budgeting <\/em>keuangan<\/li><li>Cenderung membeli sesuatu berdasarkan keinginan dibandingkan kebutuhan<\/li><li>Menabung di akhir bulan dengan sisa uang yang sedikit<\/li><li>Enggan berinvestasi untuk diri sendiri<\/li><li>Suka<em> banget<\/em> pesan makanan mahal lewat jasa antar <em>online<\/em><\/li><li>Mudah tergoda dengan diskon ataupun promo belanja<\/li><li>Sering menganggap remeh pengeluaran bersifat kecil<\/li>","type":"","start":0,"reversed":false,"placeholder":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","gradient":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<ul class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\"><li>Malas menyusun <em>budgeting <\/em>keuangan<\/li><li>Cenderung membeli sesuatu berdasarkan keinginan dibandingkan kebutuhan<\/li><li>Menabung di akhir bulan dengan sisa uang yang sedikit<\/li><li>Enggan berinvestasi untuk diri sendiri<\/li><li>Suka<em> banget<\/em> pesan makanan mahal lewat jasa antar <em>online<\/em><\/li><li>Mudah tergoda dengan diskon ataupun promo belanja<\/li><li>Sering menganggap remeh pengeluaran bersifat kecil<\/li><\/ul>\n","innerContent":["\n<ul class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\"><li>Malas menyusun <em>budgeting <\/em>keuangan<\/li><li>Cenderung membeli sesuatu berdasarkan keinginan dibandingkan kebutuhan<\/li><li>Menabung di akhir bulan dengan sisa uang yang sedikit<\/li><li>Enggan berinvestasi untuk diri sendiri<\/li><li>Suka<em> banget<\/em> pesan makanan mahal lewat jasa antar <em>online<\/em><\/li><li>Mudah tergoda dengan diskon ataupun promo belanja<\/li><li>Sering menganggap remeh pengeluaran bersifat kecil<\/li><\/ul>\n"],"rendered":"\n<ul class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size wp-block-list\"><li>Malas menyusun <em>budgeting <\/em>keuangan<\/li><li>Cenderung membeli sesuatu berdasarkan keinginan dibandingkan kebutuhan<\/li><li>Menabung di akhir bulan dengan sisa uang yang sedikit<\/li><li>Enggan berinvestasi untuk diri sendiri<\/li><li>Suka<em> banget<\/em> pesan makanan mahal lewat jasa antar <em>online<\/em><\/li><li>Mudah tergoda dengan diskon ataupun promo belanja<\/li><li>Sering menganggap remeh pengeluaran bersifat kecil<\/li><\/ul>\n"},{"blockName":"core\/heading","attrs":{"textAlign":"","content":null,"level":2,"levelOptions":[],"placeholder":"","lock":[],"metadata":[],"align":"","className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<h2><strong>Cara Menghentikan Toxic Money Habit<\/strong><\/h2>\n","innerContent":["\n<h2><strong>Cara Menghentikan Toxic Money Habit<\/strong><\/h2>\n"],"rendered":"\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Menghentikan Toxic Money Habit<\/strong><\/h2>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"textColor":"black","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Setelah mengetahui secara menyeluruh terkait definisi hingga ciri-ciri orang yang memiliki <em>toxic money habit<\/em>.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Setelah mengetahui secara menyeluruh terkait definisi hingga ciri-ciri orang yang memiliki <em>toxic money habit<\/em>.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Setelah mengetahui secara menyeluruh terkait definisi hingga ciri-ciri orang yang memiliki <em>toxic money habit<\/em>.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"textColor":"black","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Berikut ini 5 tips efektif yang dapat kamu lakukan untuk menghentikan kebiasaan pengelolaan uang yang buruk, baik bagi sendiri maupun orang lain (teman, sahabat, keluarga, dsb).<\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Berikut ini 5 tips efektif yang dapat kamu lakukan untuk menghentikan kebiasaan pengelolaan uang yang buruk, baik bagi sendiri maupun orang lain (teman, sahabat, keluarga, dsb).<\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Berikut ini 5 tips efektif yang dapat kamu lakukan untuk menghentikan kebiasaan pengelolaan uang yang buruk, baik bagi sendiri maupun orang lain (teman, sahabat, keluarga, dsb).<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"textColor":"black","fontSize":"medium","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","gradient":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-medium-font-size\"><strong>1. Ubah Pola Pikir Terlebih Dahulu<\/strong><\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-medium-font-size\"><strong>1. Ubah Pola Pikir Terlebih Dahulu<\/strong><\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-medium-font-size\"><strong>1. Ubah Pola Pikir Terlebih Dahulu<\/strong><\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"textColor":"black","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Umumnya, pola pikir bersumber dari diri sendiri dan orang lain. Maka dari itu, sangat penting bagi kamu untuk mampu menyaring seluruh hal atau informasi yang ada sebelum mempelajarinya lebih lanjut.<\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Umumnya, pola pikir bersumber dari diri sendiri dan orang lain. Maka dari itu, sangat penting bagi kamu untuk mampu menyaring seluruh hal atau informasi yang ada sebelum mempelajarinya lebih lanjut.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Umumnya, pola pikir bersumber dari diri sendiri dan orang lain. Maka dari itu, sangat penting bagi kamu untuk mampu menyaring seluruh hal atau informasi yang ada sebelum mempelajarinya lebih lanjut.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"textColor":"black","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Langkah dasar yang bisa kamu lakukan adalah dengan mengubah pola pikir diri sendiri.&nbsp;Pada intinya kamu harus dapat menemukan satu titik. Dimana di dalamnya terdapat lingkup pertemanan ataupun jejaring, yang bisa memberikan hal-hal positif bagi perkembangan pengelolaan keuangan pribadimu.<\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Langkah dasar yang bisa kamu lakukan adalah dengan mengubah pola pikir diri sendiri.&nbsp;Pada intinya kamu harus dapat menemukan satu titik. Dimana di dalamnya terdapat lingkup pertemanan ataupun jejaring, yang bisa memberikan hal-hal positif bagi perkembangan pengelolaan keuangan pribadimu.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Langkah dasar yang bisa kamu lakukan adalah dengan mengubah pola pikir diri sendiri.&nbsp;Pada intinya kamu harus dapat menemukan satu titik. Dimana di dalamnya terdapat lingkup pertemanan ataupun jejaring, yang bisa memberikan hal-hal positif bagi perkembangan pengelolaan keuangan pribadimu.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"textColor":"black","fontSize":"medium","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","gradient":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-medium-font-size\"><strong>2. Atur Anggaran Keuangan Secara Konsisten<\/strong><\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-medium-font-size\"><strong>2. Atur Anggaran Keuangan Secara Konsisten<\/strong><\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-medium-font-size\"><strong>2. Atur Anggaran Keuangan Secara Konsisten<\/strong><\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"textColor":"black","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Tips selanjutnya adalah mengatur anggaran keuangan sesuai pendapatan atau kondisi finansial masing-masing.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Tips selanjutnya adalah mengatur anggaran keuangan sesuai pendapatan atau kondisi finansial masing-masing.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Tips selanjutnya adalah mengatur anggaran keuangan sesuai pendapatan atau kondisi finansial masing-masing.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"textColor":"black","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Langkah kedua ini harus kamu lakukan secara konsisten. Maka dari itu, diperlukan tekad atau keinginan yang besar dari diri sendiri, untuk dapat berubah menjadi lebih baik dalam segi pengelolaan keuangan pribadi.<\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Langkah kedua ini harus kamu lakukan secara konsisten. Maka dari itu, diperlukan tekad atau keinginan yang besar dari diri sendiri, untuk dapat berubah menjadi lebih baik dalam segi pengelolaan keuangan pribadi.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Langkah kedua ini harus kamu lakukan secara konsisten. Maka dari itu, diperlukan tekad atau keinginan yang besar dari diri sendiri, untuk dapat berubah menjadi lebih baik dalam segi pengelolaan keuangan pribadi.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"textColor":"black","fontSize":"medium","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","gradient":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-medium-font-size\"> <strong>3<\/strong>. <strong>Perkaya Wawasan Keuangan dengan Literasi<\/strong><\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-medium-font-size\"> <strong>3<\/strong>. <strong>Perkaya Wawasan Keuangan dengan Literasi<\/strong><\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-medium-font-size\"> <strong>3<\/strong>. <strong>Perkaya Wawasan Keuangan dengan Literasi<\/strong><\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"textColor":"black","fontSize":"normal","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","gradient":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Selain berperan sebagai jendela dunia, budaya literasi juga dapat membantu kamu untuk bisa lepas dari <em>toxic money habit<\/em> yang selama ini membelenggu.<\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Selain berperan sebagai jendela dunia, budaya literasi juga dapat membantu kamu untuk bisa lepas dari <em>toxic money habit<\/em> yang selama ini membelenggu.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Selain berperan sebagai jendela dunia, budaya literasi juga dapat membantu kamu untuk bisa lepas dari <em>toxic money habit<\/em> yang selama ini membelenggu.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"textColor":"black","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Perbanyak membaca buku atau literasi terkait keuangan akan mengubah pola pikir kamu secara bertahap.&nbsp;Dengan perkembangan teknologi saat ini, kamu dapat dengan mudah menemukan bahan literasi keuangan melalui mesin pencari secara gratis.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Perbanyak membaca buku atau literasi terkait keuangan akan mengubah pola pikir kamu secara bertahap.&nbsp;Dengan perkembangan teknologi saat ini, kamu dapat dengan mudah menemukan bahan literasi keuangan melalui mesin pencari secara gratis.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Perbanyak membaca buku atau literasi terkait keuangan akan mengubah pola pikir kamu secara bertahap.&nbsp;Dengan perkembangan teknologi saat ini, kamu dapat dengan mudah menemukan bahan literasi keuangan melalui mesin pencari secara gratis.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"textColor":"black","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Contohnya, saat ini kamu bisa membaca tulisan terkait dunia keuangan melalui berbagai blog informatif yang sudah tersebar di internet, misalnya <em><a href=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/\">Finplan.id<\/a><\/em>, dan sebagainya.<\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Contohnya, saat ini kamu bisa membaca tulisan terkait dunia keuangan melalui berbagai blog informatif yang sudah tersebar di internet, misalnya <em><a href=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/\">Finplan.id<\/a><\/em>, dan sebagainya.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Contohnya, saat ini kamu bisa membaca tulisan terkait dunia keuangan melalui berbagai blog informatif yang sudah tersebar di internet, misalnya <em><a href=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/\">Finplan.id<\/a><\/em>, dan sebagainya.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"textColor":"black","fontSize":"medium","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","gradient":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-medium-font-size\"><strong> 4. Beri Reward Secukupnya untuk Diri Sendiri<\/strong><\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-medium-font-size\"><strong> 4. Beri Reward Secukupnya untuk Diri Sendiri<\/strong><\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-medium-font-size\"><strong> 4. Beri Reward Secukupnya untuk Diri Sendiri<\/strong><\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"textColor":"black","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Jangan lupa untuk memberikan hadiah (<em>reward<\/em>) bagi diri sendiri, yang telah bekerja keras untuk dapat berubah menjadi pribadi lebih baik. <\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Jangan lupa untuk memberikan hadiah (<em>reward<\/em>) bagi diri sendiri, yang telah bekerja keras untuk dapat berubah menjadi pribadi lebih baik. <\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Jangan lupa untuk memberikan hadiah (<em>reward<\/em>) bagi diri sendiri, yang telah bekerja keras untuk dapat berubah menjadi pribadi lebih baik. <\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"textColor":"black","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Secukupnya saja, tidak perlu terlalu berlebihan agar <em>habit <\/em>buruk sebelumnya tidak terpicu untuk muncul kembali. Poin terpenting adalah lakukan langkah keempat ini secara konsisten. Cara tersebut akan semakin meningkatkan peluang kesuksesan bagi kamu untuk lepas dari pola pikir keuangan bersifat toksik.<\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Secukupnya saja, tidak perlu terlalu berlebihan agar <em>habit <\/em>buruk sebelumnya tidak terpicu untuk muncul kembali. Poin terpenting adalah lakukan langkah keempat ini secara konsisten. Cara tersebut akan semakin meningkatkan peluang kesuksesan bagi kamu untuk lepas dari pola pikir keuangan bersifat toksik.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Secukupnya saja, tidak perlu terlalu berlebihan agar <em>habit <\/em>buruk sebelumnya tidak terpicu untuk muncul kembali. Poin terpenting adalah lakukan langkah keempat ini secara konsisten. Cara tersebut akan semakin meningkatkan peluang kesuksesan bagi kamu untuk lepas dari pola pikir keuangan bersifat toksik.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"textColor":"black","fontSize":"medium","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","gradient":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-medium-font-size\"><strong>5. Jangan Ragu Meminta Bantuan dari Profesional&nbsp;<\/strong><\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-medium-font-size\"><strong>5. Jangan Ragu Meminta Bantuan dari Profesional&nbsp;<\/strong><\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-medium-font-size\"><strong>5. Jangan Ragu Meminta Bantuan dari Profesional&nbsp;<\/strong><\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"textColor":"black","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Apabila kamu merasa kesulitan untuk mengontrol pola pikir keuangan buruk secara mandiri.<\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Apabila kamu merasa kesulitan untuk mengontrol pola pikir keuangan buruk secara mandiri.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Apabila kamu merasa kesulitan untuk mengontrol pola pikir keuangan buruk secara mandiri.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"textColor":"black","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Maka jangan ragu untuk segera meminta bantuan kepada profesional terkait, misalnya konsultan keuangan, dan lainnya. Dengan kehadiran seorang konsultan, kamu dapat menerima bimbingan mengenai perencanaan keuangan yang maksimal. Alhasil, seluruh tujuan finansialmu dapat terealisasi dengan baik.<\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Maka jangan ragu untuk segera meminta bantuan kepada profesional terkait, misalnya konsultan keuangan, dan lainnya. Dengan kehadiran seorang konsultan, kamu dapat menerima bimbingan mengenai perencanaan keuangan yang maksimal. Alhasil, seluruh tujuan finansialmu dapat terealisasi dengan baik.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Maka jangan ragu untuk segera meminta bantuan kepada profesional terkait, misalnya konsultan keuangan, dan lainnya. Dengan kehadiran seorang konsultan, kamu dapat menerima bimbingan mengenai perencanaan keuangan yang maksimal. Alhasil, seluruh tujuan finansialmu dapat terealisasi dengan baik.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"textColor":"black","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Tidak hanya konsultan, kamu juga bisa meminta bantuan kepada keluarga, teman, ataupun sahabat yang memiliki kapabilitas dalam menangani permasalahan yang sedang kamu hadapi.<\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Tidak hanya konsultan, kamu juga bisa meminta bantuan kepada keluarga, teman, ataupun sahabat yang memiliki kapabilitas dalam menangani permasalahan yang sedang kamu hadapi.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Tidak hanya konsultan, kamu juga bisa meminta bantuan kepada keluarga, teman, ataupun sahabat yang memiliki kapabilitas dalam menangani permasalahan yang sedang kamu hadapi.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p><\/p>\n","innerContent":["\n<p><\/p>\n"],"rendered":"\n<p><\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p><\/p>\n","innerContent":["\n<p><\/p>\n"],"rendered":"\n<p><\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"textColor":"black","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Sekian pemaparan informasi terkait topik kali ini. Semoga bermanfaat, sobat Finplan!<\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Sekian pemaparan informasi terkait topik kali ini. Semoga bermanfaat, sobat Finplan!<\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color\">Sekian pemaparan informasi terkait topik kali ini. Semoga bermanfaat, sobat Finplan!<\/p>\n"}],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v18.5.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Tips Jaga Keuangan Akhir Tahun dari Toxic Money Habit - Finplan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Akhir tahun adalah waktu rawan pemicu toxic money habbit. Berikut tips untuk menjaga keuangan akhir tahun dari kebiasaan buruk tersebut.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/tips-jaga-keuangan-akhir-tahun-dari-toxic-money-habit\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tips Jaga Keuangan Akhir Tahun dari Toxic Money Habit - Finplan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Akhir tahun adalah waktu rawan pemicu toxic money habbit. Berikut tips untuk menjaga keuangan akhir tahun dari kebiasaan buruk tersebut.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/tips-jaga-keuangan-akhir-tahun-dari-toxic-money-habit\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Finplan\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-12-14T06:10:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-12-15T06:28:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Colourful-Financial-Crisis-Illustration-Instagram-Post-2.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Fazjri Abdillah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/\",\"name\":\"Finplan\",\"description\":\"Komunitas belajar investasi\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/tips-jaga-keuangan-akhir-tahun-dari-toxic-money-habit\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Colourful-Financial-Crisis-Illustration-Instagram-Post-2.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Colourful-Financial-Crisis-Illustration-Instagram-Post-2.jpg\",\"width\":1080,\"height\":1080,\"caption\":\"Bagaimana cara menjaga keuangan akhir tahun dari toxic money habit?\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/tips-jaga-keuangan-akhir-tahun-dari-toxic-money-habit\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/tips-jaga-keuangan-akhir-tahun-dari-toxic-money-habit\/\",\"name\":\"Tips Jaga Keuangan Akhir Tahun dari Toxic Money Habit - Finplan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/tips-jaga-keuangan-akhir-tahun-dari-toxic-money-habit\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-12-14T06:10:51+00:00\",\"dateModified\":\"2022-12-15T06:28:24+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#\/schema\/person\/6ed7ed3d86ed3705647973c5c8b6df3b\"},\"description\":\"Akhir tahun adalah waktu rawan pemicu toxic money habbit. Berikut tips untuk menjaga keuangan akhir tahun dari kebiasaan buruk tersebut.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/tips-jaga-keuangan-akhir-tahun-dari-toxic-money-habit\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/tips-jaga-keuangan-akhir-tahun-dari-toxic-money-habit\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/tips-jaga-keuangan-akhir-tahun-dari-toxic-money-habit\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Tips Jaga Keuangan Akhir Tahun dari Toxic Money Habit\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#\/schema\/person\/6ed7ed3d86ed3705647973c5c8b6df3b\",\"name\":\"Fazjri Abdillah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8aeacd835d6b00f9e695b65e47695bf3f6116883561eeed94b823dbc16a0edfb?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8aeacd835d6b00f9e695b65e47695bf3f6116883561eeed94b823dbc16a0edfb?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Fazjri Abdillah\"},\"url\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/author\/fazjri-abdillah\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tips Jaga Keuangan Akhir Tahun dari Toxic Money Habit - Finplan","description":"Akhir tahun adalah waktu rawan pemicu toxic money habbit. Berikut tips untuk menjaga keuangan akhir tahun dari kebiasaan buruk tersebut.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/tips-jaga-keuangan-akhir-tahun-dari-toxic-money-habit\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Tips Jaga Keuangan Akhir Tahun dari Toxic Money Habit - Finplan","og_description":"Akhir tahun adalah waktu rawan pemicu toxic money habbit. Berikut tips untuk menjaga keuangan akhir tahun dari kebiasaan buruk tersebut.","og_url":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/tips-jaga-keuangan-akhir-tahun-dari-toxic-money-habit\/","og_site_name":"Finplan","article_published_time":"2022-12-14T06:10:51+00:00","article_modified_time":"2022-12-15T06:28:24+00:00","og_image":[{"width":1080,"height":1080,"url":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Colourful-Financial-Crisis-Illustration-Instagram-Post-2.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Fazjri Abdillah","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/","name":"Finplan","description":"Komunitas belajar investasi","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/tips-jaga-keuangan-akhir-tahun-dari-toxic-money-habit\/#primaryimage","inLanguage":"id","url":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Colourful-Financial-Crisis-Illustration-Instagram-Post-2.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Colourful-Financial-Crisis-Illustration-Instagram-Post-2.jpg","width":1080,"height":1080,"caption":"Bagaimana cara menjaga keuangan akhir tahun dari toxic money habit?"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/tips-jaga-keuangan-akhir-tahun-dari-toxic-money-habit\/#webpage","url":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/tips-jaga-keuangan-akhir-tahun-dari-toxic-money-habit\/","name":"Tips Jaga Keuangan Akhir Tahun dari Toxic Money Habit - Finplan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/tips-jaga-keuangan-akhir-tahun-dari-toxic-money-habit\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-12-14T06:10:51+00:00","dateModified":"2022-12-15T06:28:24+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#\/schema\/person\/6ed7ed3d86ed3705647973c5c8b6df3b"},"description":"Akhir tahun adalah waktu rawan pemicu toxic money habbit. Berikut tips untuk menjaga keuangan akhir tahun dari kebiasaan buruk tersebut.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/tips-jaga-keuangan-akhir-tahun-dari-toxic-money-habit\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.finplan.id\/blog\/tips-jaga-keuangan-akhir-tahun-dari-toxic-money-habit\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/tips-jaga-keuangan-akhir-tahun-dari-toxic-money-habit\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Tips Jaga Keuangan Akhir Tahun dari Toxic Money Habit"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#\/schema\/person\/6ed7ed3d86ed3705647973c5c8b6df3b","name":"Fazjri Abdillah","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#personlogo","inLanguage":"id","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8aeacd835d6b00f9e695b65e47695bf3f6116883561eeed94b823dbc16a0edfb?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8aeacd835d6b00f9e695b65e47695bf3f6116883561eeed94b823dbc16a0edfb?s=96&d=mm&r=g","caption":"Fazjri Abdillah"},"url":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/author\/fazjri-abdillah\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1347","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/18"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1347"}],"version-history":[{"count":18,"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1347\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1402,"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1347\/revisions\/1402"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1364"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1347"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1347"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1347"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}