{"id":1421,"date":"2022-12-21T13:24:30","date_gmt":"2022-12-21T06:24:30","guid":{"rendered":"https:\/\/finplan.id\/blog\/?p=1421"},"modified":"2022-12-21T13:42:17","modified_gmt":"2022-12-21T06:42:17","slug":"tips-atur-keuangan-dari-toxic-relationship-with-money","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/tips-atur-keuangan-dari-toxic-relationship-with-money\/","title":{"rendered":"Tips Atur Keuangan dari Toxic Relationship with Money"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large is-style-default\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"697\" src=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/TOXIC-RELATONSHIP-WITH-MONEY-1024x697.jpg\" alt=\"Tips mengatur keuangan dari toxic relationship with money. \" class=\"wp-image-1426\" srcset=\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/TOXIC-RELATONSHIP-WITH-MONEY-1024x697.jpg 1024w, https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/TOXIC-RELATONSHIP-WITH-MONEY-300x204.jpg 300w, https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/TOXIC-RELATONSHIP-WITH-MONEY-768x523.jpg 768w, https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/TOXIC-RELATONSHIP-WITH-MONEY-1536x1045.jpg 1536w, https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/TOXIC-RELATONSHIP-WITH-MONEY-2048x1394.jpg 2048w, https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/TOXIC-RELATONSHIP-WITH-MONEY-750x510.jpg 750w, https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/TOXIC-RELATONSHIP-WITH-MONEY-1140x776.jpg 1140w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption>Tips mengatur keuangan dari toxic relationship with money. (Foto: Ilustrasi\/Pexels\/Mikhail Nilov)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\"><em>Toxic relationship with money <\/em>merupakan situasi yang belum banyak disadari oleh mayoritas pasangan. Padahal, situasi ini sejatinya cukup mengancam stabilitas <a href=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/cara-mengatur-keuangan-rumah-tangga\/\">keuangan<\/a> seseorang. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Supaya dapat mengatasi hal tersebut, berikut Mimin rangkum sekilas wawasan dan tips untuk sobat Finplan. Simak dan pahami dengan baik, ya!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Definisi Toxic Relationship with Money<\/strong> <\/h2>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Pengertian dari <em>toxic relationship with money <\/em>adalah suatu kondisi dimana pondasi dari hubungan yang ada bukan lagi perihal cinta ataupun kasih sayang, melainkan ketergantungan terhadap uang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Memang, cinta mempunyai kemampuan dalam mengendalikan suatu individu. Anggapan tersebut bahkan sudah dibuktikan oleh sejumlah penelitian yang dilakukan oleh ahli dunia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Sebagai contoh, sebuah penelitian yang dilakukan di <a href=\"https:\/\/m.merdeka.com\/gaya\/penelitian-cinta-itu-memang-buta.html?page=2&amp;page=3\"><em>University College London<\/em> <\/a>berhasil menemukan fakta mengejutkan. Bahwasanya rasa cinta memiliki kemampuan untuk menumpulkan aktivitas saraf terkait penilaian sosial kritis individu terhadap orang lain.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Atas penelitian tersebut dapat diketahui fakta lain, bahwa cinta juga mampu menghalangi kemunculan emosi negatif individu. Sehingga, hanya ada emosi positif dalam bentuk suka saja yang tumbuh dalam diri seseorang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Realitas tersebut disebabkan oleh area hipotalamus otak yang memproduksi senyawa euforia penurun penilaian negatif terhadap individu yang dicintai.&nbsp; Alhasil, objektivitas individu dalam melakukan penilaian turut mengalami penurunan drastis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Maka dari itu cinta pada dasarnya memang membutakan, karena mampu memudarkan netralitas seseorang ketika melakukan penilaian terhadap individu yang dicintai.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Kembali lagi ke topik, ketergantungan terhadap uang umumnya terjadi pada salah satu individu dalam suatu hubungan, dan cenderung menyakiti karena bersifat memaksa. Alhasil, individu yang terjebak dalam kondisi ini biasanya akan mengalami stress (<em>stressful<\/em>), dan merasa tidak punya kekuatan untuk mengatasi kondisi ini (<em>powerless<\/em>).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Adapun faktor-faktor yang menyebabkan munculnya situasi toksik seperti ini bermacam-macam, mulai dari latar belakang individu, pandangan hidup hedonisme, dan lainnya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Karakteristik<\/strong> <strong>Toxic Relationship with Money<\/strong> <\/h2>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Terdapat beberapa karakteristik yang bisa menjadi dasar penilaian sebuah hubungan tergolong dalam <em>toxic relationship with money<\/em> atau tidak, berikut ini poin-poin karakteristiknya.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size wp-block-list\"><li>Uang lebih mudah habis<\/li><li><em>Impulsive buying<\/em><\/li><li>Menyesal setelah membeli sesuatu yang sia-sia<\/li><li>Selalu merasa kurang atas seluruh hal yang telah diberikan<\/li><li>Rela berhutang demi memenuhi keinginan pasangan<\/li><li>Segala hal dalam hubungan selalu dikaitkan dengan uang<\/li><li>Uang menjadi alasan utama kebahagiaan dalam hubungan<\/li><li>Enggan untuk menabung atau berinvestasi&nbsp;<\/li><li>Suka menyalahkan keadaan atas kondisi keuangan yang tidak baik<\/li><li>Kekhawatiran ekstrem soal ketidakmampuan untuk memiliki uang yang cukup di kemudian hari<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Tips Atur Keuangan dari Toxic Relationship with Money <\/strong><\/h2>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image is-style-default\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"410\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/TIPS-TOXIC-RELATONSHIP-WITH-MONEY-1-410x1024.jpg\" alt=\"Bagaimana cara mengatasi toxic relationship with money\" class=\"wp-image-1430\" srcset=\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/TIPS-TOXIC-RELATONSHIP-WITH-MONEY-1-410x1024.jpg 410w, https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/TIPS-TOXIC-RELATONSHIP-WITH-MONEY-1-120x300.jpg 120w, https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/TIPS-TOXIC-RELATONSHIP-WITH-MONEY-1-768x1920.jpg 768w, https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/TIPS-TOXIC-RELATONSHIP-WITH-MONEY-1-750x1875.jpg 750w, https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/TIPS-TOXIC-RELATONSHIP-WITH-MONEY-1.jpg 800w\" sizes=\"(max-width: 410px) 100vw, 410px\" \/><figcaption>Bagaimana cara mengatasi toxic relationship with money? (Foto: Ilustrasi) <\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Setidaknya ada 4 tips yang bisa sobat Finplan praktikkan untuk menjaga kondisi keuangan tetap stabil dari <em>toxic relationship with money<\/em>, berikut penjelasannya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Menyusun Anggaran<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Tips pertama yang dapat dilakukan adalah dengan menyusun anggaran keuangan bagi hubungan kamu. Dengan menyusun anggaran, aktivitas keuangan kamu akan teratur karena dikelola secara sistematis dan terukur.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Alhasil, kamu dan dia bisa jauh lebih bijaksana dalam mengeluarkan anggaran untuk suatu hal berdasarkan kebutuhan bukan keinginan. Selain lebih hemat, secara tidak langsung sobat Finplan juga sedang menabung untuk memenuhi kepentingan prioritas lainnya di masa mendatang.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Merangkai Tujuan dan Jalani dengan Konsisten<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Setiap hubungan pasti memiliki tujuan masing-masing, benar sobat Finplan?&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Oleh karena itu, apabila kamu ingin perubahan yang signifikan dalam hubunganmu. Maka, kamu perlu merangkai tujuan-tujuan progresif dan menjalaninya secara konsisten dengan pasanganmu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Misalnya, kamu ingin merubah <em>mindset<\/em> pasanganmu agar tidak lagi membeli barang berdasarkan keinginan melainkan kebutuhan. Lantas, hal yang perlu kamu lakukan adalah menetapkan aturan dan memandu pasanganmu untuk menerapkannya secara konsisten.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Ubah Pasangan Melalui Pendekatan yang Baik<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Berbicara dengan nada rendah dan tidak menyinggung perasaan pasanganmu adalah salah satu pendekatan, yang dapat dilakukan untuk menghapus situasi toksik keuangan dalam hubunganmu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Ingat, pendekatan yang dilakukan bisa berbeda-beda ya sobat Finplan! Seluruhnya tergantung dengan latar belakang hingga sifat dari pasangan masing-masing.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Minta Bantuan Terapis Keuangan <\/h3>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Apabila sobat Finplan merasa tidak ada perubahan yang signifikan dalam hubungan kamu. Maka, segeralah berkonsultasi dan meminta masukan dari terapis keuangan profesional yang berkompeten dalam menangani masalah ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Apalagi jika situasi hubungan kamu semakin rumit, maka peran terapis keuangan menjadi sangat penting. Seorang terapis keuangan dapat membantu memecahkan permasalahan, yang sedang kamu hadapi dengan metode ataupun pendekatan profesional.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Cinta boleh cinta ya sobat Finplan. Tapi jangan sampai membuat kondisi finansial kalian memburuk, lho. Sekian informasi terkait topik kali ini. semoga bermanfaat sobat Finplan!<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Toxic relationship with money merupakan situasi yang belum banyak disadari oleh mayoritas pasangan. Padahal, situasi ini sejatinya cukup mengancam stabilitas keuangan seseorang. Supaya dapat mengatasi hal tersebut, berikut Mimin rangkum sekilas wawasan dan tips untuk sobat Finplan. Simak dan pahami dengan baik, ya! Definisi Toxic Relationship with Money Pengertian dari toxic relationship with money adalah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":18,"featured_media":1426,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":null,"jnews_primary_category":{"id":""},"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[433,101,432],"class_list":["post-1421","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bantuan","tag-hubungan","tag-tips-keuangan","tag-toxic-relationship-with-money"],"has_blocks":true,"blocks":[{"blockName":"core\/image","attrs":{"id":1426,"sizeSlug":"large","linkDestination":"none","className":"is-style-default","blob":"","url":"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/TOXIC-RELATONSHIP-WITH-MONEY-1024x697.jpg","alt":"Tips mengatur keuangan dari toxic relationship with money. ","caption":null,"lightbox":[],"title":"","href":"","rel":"","linkClass":"","width":"","height":"","aspectRatio":"","scale":"","linkTarget":"","lock":[],"metadata":[],"align":"","style":[],"borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large is-style-default\"><img src=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/TOXIC-RELATONSHIP-WITH-MONEY-1024x697.jpg\" alt=\"Tips mengatur keuangan dari toxic relationship with money. \" class=\"wp-image-1426\" \/><figcaption>Tips mengatur keuangan dari toxic relationship with money. (Foto: Ilustrasi\/Pexels\/Mikhail Nilov)<\/figcaption><\/figure>\n","innerContent":["\n<figure class=\"wp-block-image size-large is-style-default\"><img src=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/TOXIC-RELATONSHIP-WITH-MONEY-1024x697.jpg\" alt=\"Tips mengatur keuangan dari toxic relationship with money. \" class=\"wp-image-1426\" \/><figcaption>Tips mengatur keuangan dari toxic relationship with money. (Foto: Ilustrasi\/Pexels\/Mikhail Nilov)<\/figcaption><\/figure>\n"],"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large is-style-default\"><img src=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/TOXIC-RELATONSHIP-WITH-MONEY-1024x697.jpg\" alt=\"Tips mengatur keuangan dari toxic relationship with money. \" class=\"wp-image-1426\" \/><figcaption>Tips mengatur keuangan dari toxic relationship with money. (Foto: Ilustrasi\/Pexels\/Mikhail Nilov)<\/figcaption><\/figure>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"textColor":"black","fontSize":"normal","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","gradient":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\"><em>Toxic relationship with money <\/em>merupakan situasi yang belum banyak disadari oleh mayoritas pasangan. Padahal, situasi ini sejatinya cukup mengancam stabilitas <a href=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/cara-mengatur-keuangan-rumah-tangga\/\">keuangan<\/a> seseorang. <\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\"><em>Toxic relationship with money <\/em>merupakan situasi yang belum banyak disadari oleh mayoritas pasangan. Padahal, situasi ini sejatinya cukup mengancam stabilitas <a href=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/cara-mengatur-keuangan-rumah-tangga\/\">keuangan<\/a> seseorang. <\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\"><em>Toxic relationship with money <\/em>merupakan situasi yang belum banyak disadari oleh mayoritas pasangan. Padahal, situasi ini sejatinya cukup mengancam stabilitas <a href=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/cara-mengatur-keuangan-rumah-tangga\/\">keuangan<\/a> seseorang. <\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"textColor":"black","fontSize":"normal","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","gradient":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Supaya dapat mengatasi hal tersebut, berikut Mimin rangkum sekilas wawasan dan tips untuk sobat Finplan. Simak dan pahami dengan baik, ya!<\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Supaya dapat mengatasi hal tersebut, berikut Mimin rangkum sekilas wawasan dan tips untuk sobat Finplan. Simak dan pahami dengan baik, ya!<\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Supaya dapat mengatasi hal tersebut, berikut Mimin rangkum sekilas wawasan dan tips untuk sobat Finplan. Simak dan pahami dengan baik, ya!<\/p>\n"},{"blockName":"core\/heading","attrs":{"textAlign":"","content":null,"level":2,"levelOptions":[],"placeholder":"","lock":[],"metadata":[],"align":"","className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<h2><strong>Definisi Toxic Relationship with Money<\/strong> <\/h2>\n","innerContent":["\n<h2><strong>Definisi Toxic Relationship with Money<\/strong> <\/h2>\n"],"rendered":"\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Definisi Toxic Relationship with Money<\/strong> <\/h2>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"textColor":"black","fontSize":"normal","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","gradient":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Pengertian dari <em>toxic relationship with money <\/em>adalah suatu kondisi dimana pondasi dari hubungan yang ada bukan lagi perihal cinta ataupun kasih sayang, melainkan ketergantungan terhadap uang.<\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Pengertian dari <em>toxic relationship with money <\/em>adalah suatu kondisi dimana pondasi dari hubungan yang ada bukan lagi perihal cinta ataupun kasih sayang, melainkan ketergantungan terhadap uang.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Pengertian dari <em>toxic relationship with money <\/em>adalah suatu kondisi dimana pondasi dari hubungan yang ada bukan lagi perihal cinta ataupun kasih sayang, melainkan ketergantungan terhadap uang.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"textColor":"black","fontSize":"normal","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","gradient":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Memang, cinta mempunyai kemampuan dalam mengendalikan suatu individu. Anggapan tersebut bahkan sudah dibuktikan oleh sejumlah penelitian yang dilakukan oleh ahli dunia.<\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Memang, cinta mempunyai kemampuan dalam mengendalikan suatu individu. Anggapan tersebut bahkan sudah dibuktikan oleh sejumlah penelitian yang dilakukan oleh ahli dunia.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Memang, cinta mempunyai kemampuan dalam mengendalikan suatu individu. Anggapan tersebut bahkan sudah dibuktikan oleh sejumlah penelitian yang dilakukan oleh ahli dunia.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"textColor":"black","fontSize":"normal","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","gradient":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Sebagai contoh, sebuah penelitian yang dilakukan di <a href=\"https:\/\/m.merdeka.com\/gaya\/penelitian-cinta-itu-memang-buta.html?page=2&amp;page=3\"><em>University College London<\/em> <\/a>berhasil menemukan fakta mengejutkan. Bahwasanya rasa cinta memiliki kemampuan untuk menumpulkan aktivitas saraf terkait penilaian sosial kritis individu terhadap orang lain.<\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Sebagai contoh, sebuah penelitian yang dilakukan di <a href=\"https:\/\/m.merdeka.com\/gaya\/penelitian-cinta-itu-memang-buta.html?page=2&amp;page=3\"><em>University College London<\/em> <\/a>berhasil menemukan fakta mengejutkan. Bahwasanya rasa cinta memiliki kemampuan untuk menumpulkan aktivitas saraf terkait penilaian sosial kritis individu terhadap orang lain.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Sebagai contoh, sebuah penelitian yang dilakukan di <a href=\"https:\/\/m.merdeka.com\/gaya\/penelitian-cinta-itu-memang-buta.html?page=2&amp;page=3\"><em>University College London<\/em> <\/a>berhasil menemukan fakta mengejutkan. Bahwasanya rasa cinta memiliki kemampuan untuk menumpulkan aktivitas saraf terkait penilaian sosial kritis individu terhadap orang lain.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"textColor":"black","fontSize":"normal","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","gradient":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Atas penelitian tersebut dapat diketahui fakta lain, bahwa cinta juga mampu menghalangi kemunculan emosi negatif individu. Sehingga, hanya ada emosi positif dalam bentuk suka saja yang tumbuh dalam diri seseorang.<\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Atas penelitian tersebut dapat diketahui fakta lain, bahwa cinta juga mampu menghalangi kemunculan emosi negatif individu. Sehingga, hanya ada emosi positif dalam bentuk suka saja yang tumbuh dalam diri seseorang.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Atas penelitian tersebut dapat diketahui fakta lain, bahwa cinta juga mampu menghalangi kemunculan emosi negatif individu. Sehingga, hanya ada emosi positif dalam bentuk suka saja yang tumbuh dalam diri seseorang.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"textColor":"black","fontSize":"normal","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","gradient":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Realitas tersebut disebabkan oleh area hipotalamus otak yang memproduksi senyawa euforia penurun penilaian negatif terhadap individu yang dicintai.&nbsp; Alhasil, objektivitas individu dalam melakukan penilaian turut mengalami penurunan drastis.<\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Realitas tersebut disebabkan oleh area hipotalamus otak yang memproduksi senyawa euforia penurun penilaian negatif terhadap individu yang dicintai.&nbsp; Alhasil, objektivitas individu dalam melakukan penilaian turut mengalami penurunan drastis.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Realitas tersebut disebabkan oleh area hipotalamus otak yang memproduksi senyawa euforia penurun penilaian negatif terhadap individu yang dicintai.&nbsp; Alhasil, objektivitas individu dalam melakukan penilaian turut mengalami penurunan drastis.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"textColor":"black","fontSize":"normal","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","gradient":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Maka dari itu cinta pada dasarnya memang membutakan, karena mampu memudarkan netralitas seseorang ketika melakukan penilaian terhadap individu yang dicintai.<\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Maka dari itu cinta pada dasarnya memang membutakan, karena mampu memudarkan netralitas seseorang ketika melakukan penilaian terhadap individu yang dicintai.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Maka dari itu cinta pada dasarnya memang membutakan, karena mampu memudarkan netralitas seseorang ketika melakukan penilaian terhadap individu yang dicintai.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"textColor":"black","fontSize":"normal","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","gradient":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Kembali lagi ke topik, ketergantungan terhadap uang umumnya terjadi pada salah satu individu dalam suatu hubungan, dan cenderung menyakiti karena bersifat memaksa. Alhasil, individu yang terjebak dalam kondisi ini biasanya akan mengalami stress (<em>stressful<\/em>), dan merasa tidak punya kekuatan untuk mengatasi kondisi ini (<em>powerless<\/em>).<\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Kembali lagi ke topik, ketergantungan terhadap uang umumnya terjadi pada salah satu individu dalam suatu hubungan, dan cenderung menyakiti karena bersifat memaksa. Alhasil, individu yang terjebak dalam kondisi ini biasanya akan mengalami stress (<em>stressful<\/em>), dan merasa tidak punya kekuatan untuk mengatasi kondisi ini (<em>powerless<\/em>).<\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Kembali lagi ke topik, ketergantungan terhadap uang umumnya terjadi pada salah satu individu dalam suatu hubungan, dan cenderung menyakiti karena bersifat memaksa. Alhasil, individu yang terjebak dalam kondisi ini biasanya akan mengalami stress (<em>stressful<\/em>), dan merasa tidak punya kekuatan untuk mengatasi kondisi ini (<em>powerless<\/em>).<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"textColor":"black","fontSize":"normal","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","gradient":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Adapun faktor-faktor yang menyebabkan munculnya situasi toksik seperti ini bermacam-macam, mulai dari latar belakang individu, pandangan hidup hedonisme, dan lainnya.<\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Adapun faktor-faktor yang menyebabkan munculnya situasi toksik seperti ini bermacam-macam, mulai dari latar belakang individu, pandangan hidup hedonisme, dan lainnya.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Adapun faktor-faktor yang menyebabkan munculnya situasi toksik seperti ini bermacam-macam, mulai dari latar belakang individu, pandangan hidup hedonisme, dan lainnya.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/heading","attrs":{"textAlign":"","content":null,"level":2,"levelOptions":[],"placeholder":"","lock":[],"metadata":[],"align":"","className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<h2><strong>Karakteristik<\/strong> <strong>Toxic Relationship with Money<\/strong> <\/h2>\n","innerContent":["\n<h2><strong>Karakteristik<\/strong> <strong>Toxic Relationship with Money<\/strong> <\/h2>\n"],"rendered":"\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Karakteristik<\/strong> <strong>Toxic Relationship with Money<\/strong> <\/h2>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"textColor":"black","fontSize":"normal","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","gradient":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Terdapat beberapa karakteristik yang bisa menjadi dasar penilaian sebuah hubungan tergolong dalam <em>toxic relationship with money<\/em> atau tidak, berikut ini poin-poin karakteristiknya.<\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Terdapat beberapa karakteristik yang bisa menjadi dasar penilaian sebuah hubungan tergolong dalam <em>toxic relationship with money<\/em> atau tidak, berikut ini poin-poin karakteristiknya.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Terdapat beberapa karakteristik yang bisa menjadi dasar penilaian sebuah hubungan tergolong dalam <em>toxic relationship with money<\/em> atau tidak, berikut ini poin-poin karakteristiknya.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/list","attrs":{"textColor":"black","fontSize":"normal","ordered":false,"values":"<li>Uang lebih mudah habis<\/li><li><em>Impulsive buying<\/em><\/li><li>Menyesal setelah membeli sesuatu yang sia-sia<\/li><li>Selalu merasa kurang atas seluruh hal yang telah diberikan<\/li><li>Rela berhutang demi memenuhi keinginan pasangan<\/li><li>Segala hal dalam hubungan selalu dikaitkan dengan uang<\/li><li>Uang menjadi alasan utama kebahagiaan dalam hubungan<\/li><li>Enggan untuk menabung atau berinvestasi\u00a0<\/li><li>Suka menyalahkan keadaan atas kondisi keuangan yang tidak baik<\/li><li>Kekhawatiran ekstrem soal ketidakmampuan untuk memiliki uang yang cukup di kemudian hari<\/li>","type":"","start":0,"reversed":false,"placeholder":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","gradient":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<ul class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\"><li>Uang lebih mudah habis<\/li><li><em>Impulsive buying<\/em><\/li><li>Menyesal setelah membeli sesuatu yang sia-sia<\/li><li>Selalu merasa kurang atas seluruh hal yang telah diberikan<\/li><li>Rela berhutang demi memenuhi keinginan pasangan<\/li><li>Segala hal dalam hubungan selalu dikaitkan dengan uang<\/li><li>Uang menjadi alasan utama kebahagiaan dalam hubungan<\/li><li>Enggan untuk menabung atau berinvestasi&nbsp;<\/li><li>Suka menyalahkan keadaan atas kondisi keuangan yang tidak baik<\/li><li>Kekhawatiran ekstrem soal ketidakmampuan untuk memiliki uang yang cukup di kemudian hari<\/li><\/ul>\n","innerContent":["\n<ul class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\"><li>Uang lebih mudah habis<\/li><li><em>Impulsive buying<\/em><\/li><li>Menyesal setelah membeli sesuatu yang sia-sia<\/li><li>Selalu merasa kurang atas seluruh hal yang telah diberikan<\/li><li>Rela berhutang demi memenuhi keinginan pasangan<\/li><li>Segala hal dalam hubungan selalu dikaitkan dengan uang<\/li><li>Uang menjadi alasan utama kebahagiaan dalam hubungan<\/li><li>Enggan untuk menabung atau berinvestasi&nbsp;<\/li><li>Suka menyalahkan keadaan atas kondisi keuangan yang tidak baik<\/li><li>Kekhawatiran ekstrem soal ketidakmampuan untuk memiliki uang yang cukup di kemudian hari<\/li><\/ul>\n"],"rendered":"\n<ul class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size wp-block-list\"><li>Uang lebih mudah habis<\/li><li><em>Impulsive buying<\/em><\/li><li>Menyesal setelah membeli sesuatu yang sia-sia<\/li><li>Selalu merasa kurang atas seluruh hal yang telah diberikan<\/li><li>Rela berhutang demi memenuhi keinginan pasangan<\/li><li>Segala hal dalam hubungan selalu dikaitkan dengan uang<\/li><li>Uang menjadi alasan utama kebahagiaan dalam hubungan<\/li><li>Enggan untuk menabung atau berinvestasi&nbsp;<\/li><li>Suka menyalahkan keadaan atas kondisi keuangan yang tidak baik<\/li><li>Kekhawatiran ekstrem soal ketidakmampuan untuk memiliki uang yang cukup di kemudian hari<\/li><\/ul>\n"},{"blockName":"core\/heading","attrs":{"textAlign":"","content":null,"level":2,"levelOptions":[],"placeholder":"","lock":[],"metadata":[],"align":"","className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<h2><strong>Tips Atur Keuangan dari Toxic Relationship with Money <\/strong><\/h2>\n","innerContent":["\n<h2><strong>Tips Atur Keuangan dari Toxic Relationship with Money <\/strong><\/h2>\n"],"rendered":"\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Tips Atur Keuangan dari Toxic Relationship with Money <\/strong><\/h2>\n"},{"blockName":"core\/image","attrs":{"align":"center","id":1430,"sizeSlug":"large","linkDestination":"none","className":"is-style-default","blob":"","url":"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/TIPS-TOXIC-RELATONSHIP-WITH-MONEY-1-410x1024.jpg","alt":"Bagaimana cara mengatasi toxic relationship with money","caption":null,"lightbox":[],"title":"","href":"","rel":"","linkClass":"","width":"","height":"","aspectRatio":"","scale":"","linkTarget":"","lock":[],"metadata":[],"style":[],"borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<div class=\"wp-block-image is-style-default\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><img src=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/TIPS-TOXIC-RELATONSHIP-WITH-MONEY-1-410x1024.jpg\" alt=\"Bagaimana cara mengatasi toxic relationship with money\" class=\"wp-image-1430\" \/><figcaption>Bagaimana cara mengatasi toxic relationship with money? (Foto: Ilustrasi) <\/figcaption><\/figure><\/div>\n","innerContent":["\n<div class=\"wp-block-image is-style-default\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><img src=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/TIPS-TOXIC-RELATONSHIP-WITH-MONEY-1-410x1024.jpg\" alt=\"Bagaimana cara mengatasi toxic relationship with money\" class=\"wp-image-1430\" \/><figcaption>Bagaimana cara mengatasi toxic relationship with money? (Foto: Ilustrasi) <\/figcaption><\/figure><\/div>\n"],"rendered":"\n<div class=\"wp-block-image is-style-default\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><img src=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/TIPS-TOXIC-RELATONSHIP-WITH-MONEY-1-410x1024.jpg\" alt=\"Bagaimana cara mengatasi toxic relationship with money\" class=\"wp-image-1430\" \/><figcaption>Bagaimana cara mengatasi toxic relationship with money? (Foto: Ilustrasi) <\/figcaption><\/figure><\/div>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"textColor":"black","fontSize":"normal","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","gradient":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Setidaknya ada 4 tips yang bisa sobat Finplan praktikkan untuk menjaga kondisi keuangan tetap stabil dari <em>toxic relationship with money<\/em>, berikut penjelasannya.<\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Setidaknya ada 4 tips yang bisa sobat Finplan praktikkan untuk menjaga kondisi keuangan tetap stabil dari <em>toxic relationship with money<\/em>, berikut penjelasannya.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Setidaknya ada 4 tips yang bisa sobat Finplan praktikkan untuk menjaga kondisi keuangan tetap stabil dari <em>toxic relationship with money<\/em>, berikut penjelasannya.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/heading","attrs":{"level":3,"textAlign":"","content":null,"levelOptions":[],"placeholder":"","lock":[],"metadata":[],"align":"","className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<h3>1. Menyusun Anggaran<\/h3>\n","innerContent":["\n<h3>1. Menyusun Anggaran<\/h3>\n"],"rendered":"\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Menyusun Anggaran<\/h3>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"textColor":"black","fontSize":"normal","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","gradient":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Tips pertama yang dapat dilakukan adalah dengan menyusun anggaran keuangan bagi hubungan kamu. Dengan menyusun anggaran, aktivitas keuangan kamu akan teratur karena dikelola secara sistematis dan terukur.<\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Tips pertama yang dapat dilakukan adalah dengan menyusun anggaran keuangan bagi hubungan kamu. Dengan menyusun anggaran, aktivitas keuangan kamu akan teratur karena dikelola secara sistematis dan terukur.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Tips pertama yang dapat dilakukan adalah dengan menyusun anggaran keuangan bagi hubungan kamu. Dengan menyusun anggaran, aktivitas keuangan kamu akan teratur karena dikelola secara sistematis dan terukur.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"textColor":"black","fontSize":"normal","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","gradient":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Alhasil, kamu dan dia bisa jauh lebih bijaksana dalam mengeluarkan anggaran untuk suatu hal berdasarkan kebutuhan bukan keinginan. Selain lebih hemat, secara tidak langsung sobat Finplan juga sedang menabung untuk memenuhi kepentingan prioritas lainnya di masa mendatang.<\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Alhasil, kamu dan dia bisa jauh lebih bijaksana dalam mengeluarkan anggaran untuk suatu hal berdasarkan kebutuhan bukan keinginan. Selain lebih hemat, secara tidak langsung sobat Finplan juga sedang menabung untuk memenuhi kepentingan prioritas lainnya di masa mendatang.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Alhasil, kamu dan dia bisa jauh lebih bijaksana dalam mengeluarkan anggaran untuk suatu hal berdasarkan kebutuhan bukan keinginan. Selain lebih hemat, secara tidak langsung sobat Finplan juga sedang menabung untuk memenuhi kepentingan prioritas lainnya di masa mendatang.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/heading","attrs":{"level":3,"textAlign":"","content":null,"levelOptions":[],"placeholder":"","lock":[],"metadata":[],"align":"","className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<h3>2. Merangkai Tujuan dan Jalani dengan Konsisten<\/h3>\n","innerContent":["\n<h3>2. Merangkai Tujuan dan Jalani dengan Konsisten<\/h3>\n"],"rendered":"\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Merangkai Tujuan dan Jalani dengan Konsisten<\/h3>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"textColor":"black","fontSize":"normal","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","gradient":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Setiap hubungan pasti memiliki tujuan masing-masing, benar sobat Finplan?&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Setiap hubungan pasti memiliki tujuan masing-masing, benar sobat Finplan?&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Setiap hubungan pasti memiliki tujuan masing-masing, benar sobat Finplan?&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"textColor":"black","fontSize":"normal","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","gradient":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Oleh karena itu, apabila kamu ingin perubahan yang signifikan dalam hubunganmu. Maka, kamu perlu merangkai tujuan-tujuan progresif dan menjalaninya secara konsisten dengan pasanganmu.<\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Oleh karena itu, apabila kamu ingin perubahan yang signifikan dalam hubunganmu. Maka, kamu perlu merangkai tujuan-tujuan progresif dan menjalaninya secara konsisten dengan pasanganmu.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Oleh karena itu, apabila kamu ingin perubahan yang signifikan dalam hubunganmu. Maka, kamu perlu merangkai tujuan-tujuan progresif dan menjalaninya secara konsisten dengan pasanganmu.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"textColor":"black","fontSize":"normal","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","gradient":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Misalnya, kamu ingin merubah <em>mindset<\/em> pasanganmu agar tidak lagi membeli barang berdasarkan keinginan melainkan kebutuhan. Lantas, hal yang perlu kamu lakukan adalah menetapkan aturan dan memandu pasanganmu untuk menerapkannya secara konsisten.<\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Misalnya, kamu ingin merubah <em>mindset<\/em> pasanganmu agar tidak lagi membeli barang berdasarkan keinginan melainkan kebutuhan. Lantas, hal yang perlu kamu lakukan adalah menetapkan aturan dan memandu pasanganmu untuk menerapkannya secara konsisten.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Misalnya, kamu ingin merubah <em>mindset<\/em> pasanganmu agar tidak lagi membeli barang berdasarkan keinginan melainkan kebutuhan. Lantas, hal yang perlu kamu lakukan adalah menetapkan aturan dan memandu pasanganmu untuk menerapkannya secara konsisten.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/heading","attrs":{"level":3,"textAlign":"","content":null,"levelOptions":[],"placeholder":"","lock":[],"metadata":[],"align":"","className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<h3>3. Ubah Pasangan Melalui Pendekatan yang Baik<\/h3>\n","innerContent":["\n<h3>3. Ubah Pasangan Melalui Pendekatan yang Baik<\/h3>\n"],"rendered":"\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Ubah Pasangan Melalui Pendekatan yang Baik<\/h3>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"textColor":"black","fontSize":"normal","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","gradient":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Berbicara dengan nada rendah dan tidak menyinggung perasaan pasanganmu adalah salah satu pendekatan, yang dapat dilakukan untuk menghapus situasi toksik keuangan dalam hubunganmu.<\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Berbicara dengan nada rendah dan tidak menyinggung perasaan pasanganmu adalah salah satu pendekatan, yang dapat dilakukan untuk menghapus situasi toksik keuangan dalam hubunganmu.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Berbicara dengan nada rendah dan tidak menyinggung perasaan pasanganmu adalah salah satu pendekatan, yang dapat dilakukan untuk menghapus situasi toksik keuangan dalam hubunganmu.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"textColor":"black","fontSize":"normal","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","gradient":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Ingat, pendekatan yang dilakukan bisa berbeda-beda ya sobat Finplan! Seluruhnya tergantung dengan latar belakang hingga sifat dari pasangan masing-masing.<\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Ingat, pendekatan yang dilakukan bisa berbeda-beda ya sobat Finplan! Seluruhnya tergantung dengan latar belakang hingga sifat dari pasangan masing-masing.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Ingat, pendekatan yang dilakukan bisa berbeda-beda ya sobat Finplan! Seluruhnya tergantung dengan latar belakang hingga sifat dari pasangan masing-masing.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/heading","attrs":{"level":3,"textAlign":"","content":null,"levelOptions":[],"placeholder":"","lock":[],"metadata":[],"align":"","className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<h3>4. Minta Bantuan Terapis Keuangan <\/h3>\n","innerContent":["\n<h3>4. Minta Bantuan Terapis Keuangan <\/h3>\n"],"rendered":"\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Minta Bantuan Terapis Keuangan <\/h3>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"textColor":"black","fontSize":"normal","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","gradient":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Apabila sobat Finplan merasa tidak ada perubahan yang signifikan dalam hubungan kamu. Maka, segeralah berkonsultasi dan meminta masukan dari terapis keuangan profesional yang berkompeten dalam menangani masalah ini.<\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Apabila sobat Finplan merasa tidak ada perubahan yang signifikan dalam hubungan kamu. Maka, segeralah berkonsultasi dan meminta masukan dari terapis keuangan profesional yang berkompeten dalam menangani masalah ini.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Apabila sobat Finplan merasa tidak ada perubahan yang signifikan dalam hubungan kamu. Maka, segeralah berkonsultasi dan meminta masukan dari terapis keuangan profesional yang berkompeten dalam menangani masalah ini.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"textColor":"black","fontSize":"normal","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","gradient":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Apalagi jika situasi hubungan kamu semakin rumit, maka peran terapis keuangan menjadi sangat penting. Seorang terapis keuangan dapat membantu memecahkan permasalahan, yang sedang kamu hadapi dengan metode ataupun pendekatan profesional.<\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Apalagi jika situasi hubungan kamu semakin rumit, maka peran terapis keuangan menjadi sangat penting. Seorang terapis keuangan dapat membantu memecahkan permasalahan, yang sedang kamu hadapi dengan metode ataupun pendekatan profesional.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Apalagi jika situasi hubungan kamu semakin rumit, maka peran terapis keuangan menjadi sangat penting. Seorang terapis keuangan dapat membantu memecahkan permasalahan, yang sedang kamu hadapi dengan metode ataupun pendekatan profesional.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"textColor":"black","fontSize":"normal","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","gradient":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Cinta boleh cinta ya sobat Finplan. Tapi jangan sampai membuat kondisi finansial kalian memburuk, lho. Sekian informasi terkait topik kali ini. semoga bermanfaat sobat Finplan!<\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Cinta boleh cinta ya sobat Finplan. Tapi jangan sampai membuat kondisi finansial kalian memburuk, lho. Sekian informasi terkait topik kali ini. semoga bermanfaat sobat Finplan!<\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-normal-font-size\">Cinta boleh cinta ya sobat Finplan. Tapi jangan sampai membuat kondisi finansial kalian memburuk, lho. Sekian informasi terkait topik kali ini. semoga bermanfaat sobat Finplan!<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p><\/p>\n","innerContent":["\n<p><\/p>\n"],"rendered":"\n<p><\/p>\n"}],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v18.5.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Tips Atur Keuangan dari Toxic Relationship with Money - Finplan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Toxic relationship with money merupakan situasi yang belum banyak disadari oleh mayoritas pasangan. Apa itu dan bagaimana cara mengatasinya?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/tips-atur-keuangan-dari-toxic-relationship-with-money\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tips Atur Keuangan dari Toxic Relationship with Money - Finplan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Toxic relationship with money merupakan situasi yang belum banyak disadari oleh mayoritas pasangan. Apa itu dan bagaimana cara mengatasinya?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/tips-atur-keuangan-dari-toxic-relationship-with-money\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Finplan\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-12-21T06:24:30+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-12-21T06:42:17+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/TOXIC-RELATONSHIP-WITH-MONEY-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1742\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Fazjri Abdillah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/\",\"name\":\"Finplan\",\"description\":\"Komunitas belajar investasi\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/tips-atur-keuangan-dari-toxic-relationship-with-money\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/TOXIC-RELATONSHIP-WITH-MONEY-scaled.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/TOXIC-RELATONSHIP-WITH-MONEY-scaled.jpg\",\"width\":2560,\"height\":1742,\"caption\":\"Tips mengatur keuangan dari toxic relationship with money.\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/tips-atur-keuangan-dari-toxic-relationship-with-money\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/tips-atur-keuangan-dari-toxic-relationship-with-money\/\",\"name\":\"Tips Atur Keuangan dari Toxic Relationship with Money - Finplan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/tips-atur-keuangan-dari-toxic-relationship-with-money\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-12-21T06:24:30+00:00\",\"dateModified\":\"2022-12-21T06:42:17+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#\/schema\/person\/6ed7ed3d86ed3705647973c5c8b6df3b\"},\"description\":\"Toxic relationship with money merupakan situasi yang belum banyak disadari oleh mayoritas pasangan. Apa itu dan bagaimana cara mengatasinya?\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/tips-atur-keuangan-dari-toxic-relationship-with-money\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/tips-atur-keuangan-dari-toxic-relationship-with-money\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/tips-atur-keuangan-dari-toxic-relationship-with-money\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Tips Atur Keuangan dari Toxic Relationship with Money\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#\/schema\/person\/6ed7ed3d86ed3705647973c5c8b6df3b\",\"name\":\"Fazjri Abdillah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8aeacd835d6b00f9e695b65e47695bf3f6116883561eeed94b823dbc16a0edfb?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8aeacd835d6b00f9e695b65e47695bf3f6116883561eeed94b823dbc16a0edfb?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Fazjri Abdillah\"},\"url\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/author\/fazjri-abdillah\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tips Atur Keuangan dari Toxic Relationship with Money - Finplan","description":"Toxic relationship with money merupakan situasi yang belum banyak disadari oleh mayoritas pasangan. Apa itu dan bagaimana cara mengatasinya?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/tips-atur-keuangan-dari-toxic-relationship-with-money\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Tips Atur Keuangan dari Toxic Relationship with Money - Finplan","og_description":"Toxic relationship with money merupakan situasi yang belum banyak disadari oleh mayoritas pasangan. Apa itu dan bagaimana cara mengatasinya?","og_url":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/tips-atur-keuangan-dari-toxic-relationship-with-money\/","og_site_name":"Finplan","article_published_time":"2022-12-21T06:24:30+00:00","article_modified_time":"2022-12-21T06:42:17+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1742,"url":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/TOXIC-RELATONSHIP-WITH-MONEY-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Fazjri Abdillah","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/","name":"Finplan","description":"Komunitas belajar investasi","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/tips-atur-keuangan-dari-toxic-relationship-with-money\/#primaryimage","inLanguage":"id","url":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/TOXIC-RELATONSHIP-WITH-MONEY-scaled.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/TOXIC-RELATONSHIP-WITH-MONEY-scaled.jpg","width":2560,"height":1742,"caption":"Tips mengatur keuangan dari toxic relationship with money."},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/tips-atur-keuangan-dari-toxic-relationship-with-money\/#webpage","url":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/tips-atur-keuangan-dari-toxic-relationship-with-money\/","name":"Tips Atur Keuangan dari Toxic Relationship with Money - Finplan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/tips-atur-keuangan-dari-toxic-relationship-with-money\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-12-21T06:24:30+00:00","dateModified":"2022-12-21T06:42:17+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#\/schema\/person\/6ed7ed3d86ed3705647973c5c8b6df3b"},"description":"Toxic relationship with money merupakan situasi yang belum banyak disadari oleh mayoritas pasangan. Apa itu dan bagaimana cara mengatasinya?","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/tips-atur-keuangan-dari-toxic-relationship-with-money\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.finplan.id\/blog\/tips-atur-keuangan-dari-toxic-relationship-with-money\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/tips-atur-keuangan-dari-toxic-relationship-with-money\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Tips Atur Keuangan dari Toxic Relationship with Money"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#\/schema\/person\/6ed7ed3d86ed3705647973c5c8b6df3b","name":"Fazjri Abdillah","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#personlogo","inLanguage":"id","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8aeacd835d6b00f9e695b65e47695bf3f6116883561eeed94b823dbc16a0edfb?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8aeacd835d6b00f9e695b65e47695bf3f6116883561eeed94b823dbc16a0edfb?s=96&d=mm&r=g","caption":"Fazjri Abdillah"},"url":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/author\/fazjri-abdillah\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1421","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/18"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1421"}],"version-history":[{"count":22,"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1421\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1448,"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1421\/revisions\/1448"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1426"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1421"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1421"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1421"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}