{"id":218,"date":"2022-04-07T07:51:05","date_gmt":"2022-04-07T00:51:05","guid":{"rendered":"https:\/\/finplan.id\/blog\/?p=218"},"modified":"2022-10-11T11:44:56","modified_gmt":"2022-10-11T04:44:56","slug":"saham-bbri-dividen-jumbo-hingga-valuasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/saham-bbri-dividen-jumbo-hingga-valuasi\/","title":{"rendered":"Saham BBRI : Dividen Jumbo hingga Valuasi"},"content":{"rendered":"\n<p>Jika ada kategorisasi perbankan dalam hal \u201cmerakyat\u201d mungkin akan jatuh kepada bank yang memiliki ticker saham BBRI. Hampir di setiap mini market atau di setiap jalan yang kita lewati pasti ada mesin ATM BRI. Atau kita sendiri adalah nasabah dari bank BRI.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada rilis laporan keuangan tahun 2021 cukup mengejutkan ketika<strong> laba bersih dari saham BBRI ini melonjak sebesar 75.53%<\/strong> <em>year-on-year <\/em>menjadi Rp. 32.22 Triliun, lebih besar dari bank BCA pada periode sebelumnya yang mencetak laba tertinggi. Kemudian ada berita mengejutkan lainnya dari saham BBRI.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika memasuki musim pengumuman deviden perbankan, yaitu di bulan maret atau april. Bank BRI memberikan informasi bahwa akan memberikan deviden jumbo, yaitu sebesar Rp. 26,4 Triliun atau Rp. 174.23 per lembar saham. Mengingat pemegang saham pengendali adalah Negara Republik Indonesia sebesar 53%, maka BRI akan memberikan dividen sebesar Rp. 14.04 Triliun. Bank merakyat, laba meroket, dividen jumbo, bagaimana kinerja dari bank BRI pada tahun 2021 lalu? Kenapa nih pede banget ngasih dividen jumbo?<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Aset saham BBRI Terbesar<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Kita coba bongkar dari aset terlebih dahulu. Bank BRI yang merupakan bank yang kuat dari jajaran bank BUMN ini sudah berdiri sejak 126 tahun yang lalu, dan bank BRI ini aset sebesar Rp. 1,678.1 Triliun.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Laba yang Bertumbuh Signifikan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Bank BRI mencetak laba bersih sebesar Rp. 32.22 Triliun. Laba saham BBRI bertumbuh secara signifikan jika dibandingkan tahun sebelumnya. Dan karena bank BRI ini terkenal dengan bank mikro atau bank yang dikhususkan untuk UMKM, penyaluran kredit bank BRI bertumbuh 7.16% <em>year-on-year.<\/em> Dengan kenaikan terbesar pada segmen mikro, yaitu sebesar 12.98% <em>year-on-year.<\/em><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>DPK Bank BRI<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Model bisnis dari perbankan adalah menyalurkan dana ke masyarakat, sehingga bisa mendapatkan <em>interest income<\/em>. Dalam hal menyalurkan dana ke masyarakat, bank membutuhkan dana terlebih dahulu. Dana ini didapatkan dari nasabah yang menyimpan uang di bank.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dana yang disimpan ini bisa disebut sebagai DPK atau Dana Pihak Ketiga. Nah, dana pihak ketiga ini akan memunculkan beban bunga (<em>cost of funds<\/em>). Namun, DPK ini akan mendorong pendapatan bank, karena akan disalurkan ke dalam bentuk pinjaman ke masyarakat. Saat ini, DPK dari bank BRI sendiri adalah sebesar Rp. 1,152 Triliun, DPK yang paling besar dari big 4 bank yang ada di Indonesia. Dengan DPK yang besar seperti ini, bank BRI memiliki kesempatan besar untuk menyalurkan dananya yang nantinya bisa memberikan pendapatan bunga.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Ancaman Suku Bunga The Fed<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Inflasi di AS mencapai 7.5%, ini merupakan yang tertinggi dalam 40 tahun terakhir. Hal ini bisa menyebabkan The Fed (Bank sentral Amerika Serikat) akan menaikan suku bunga lebih cepat dan agresif. Selain akan menyebabkan foreign capital outflow dari Indonesia, BI selaku bank sentral Indonesia dapat juga menaikan suku bunga acuan, walaupun tidak akan setinggi The Fed.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan, ada kemungkinan naiknya resiko kredit macet dari debitur yang sebelumnya restrukturisasi utang. Dan kredit bisa tidak terjangkau oleh pembeli sehingga jumlah kredit berpotensi turun.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Rasio Rasio Keuangan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"738\" height=\"324\" src=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/1.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-220\" srcset=\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/1.png 738w, https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/1-300x132.png 300w\" sizes=\"(max-width: 738px) 100vw, 738px\" \/><figcaption><em>Sumber : Laporan Keuangan Perusahaan, diolah<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Dari tabel rasio keuangan tersebut, saham BBRI memiliki nilai rasio lebih baik dari rata rata sektor secara keseluruhan. Namun walaupun demikian, jika kita melihat pada rasio valuasi, saham BBRI ini tergolong <em>overvalued<\/em> dari bank besar lainnya, dapat kita lihat dari angka rasio valuasi (<em>EV\/EBIT. P\/Sales. P\/E)<\/em> yang cukup besar.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Valuasi<\/strong> <strong>Saham BBRI<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Sekarang kita coba pake metode valuasi PBV Band.<\/p>\n\n\n\n<p>Caranya cukup mudah, pertama kita cari dulu BVPS (Book Value per Share) untuk 5 tahun terakhir dari saham BBRI. Tujuan dari melakukan ini adalah agar kita mengetahui <em>growth<\/em> BVPS saham BBRI selama 5 tahun terakhir.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"452\" height=\"268\" src=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/2.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-221\" srcset=\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/2.png 452w, https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/2-300x178.png 300w\" sizes=\"(max-width: 452px) 100vw, 452px\" \/><figcaption><em>Sumber :<a href=\"http:\/\/stockbit.com\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"> stockbit<\/a> , diolah<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Langkah selanjutnya, kita menghitung BVPS di masa depan dengan mengalikan current BVPS (1,905) dengan growth rata rata 5 tahun. Kita dapat 2,099.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah setelah itu kita cari PBV band dari saham BBRI. PBV band ini merupakan standard deviasi dari PBV, dan sumber yang menyediakan ini hanya di stockbit.<\/p>\n\n\n\n<p>Kita menggunakan mean PBV, +1 PBV standard deviation, dan -1 PBV standard deviation.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"397\" src=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/3-1024x397.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-222\" srcset=\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/3-1024x397.png 1024w, https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/3-300x116.png 300w, https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/3-768x298.png 768w, https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/3-750x291.png 750w, https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/3-1140x442.png 1140w, https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/3.png 1439w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption><em>Sumber : <a href=\"http:\/\/stockbit.com\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">stockbit<\/a><\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Dari gambar tersebut kita dapat informasi bahwa :<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"has-normal-font-size wp-block-list\"><li>Mean PBV = 2.51<\/li><li>+1 PBV standard deviation = 2.81<\/li><li>-1 PBV standard deviation = 2.21<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p><em>Final step<\/em>, kita mengalikan BVPS di masa depan dengan setiap band PBV yang ada. +1 untuk <em>best case<\/em>, -1 untuk <em>worst case<\/em>, dan mean untuk <em>base case.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Menggunakan PBV Band Valuation, <strong>kita bisa mendapatkan bahwa harga saham BBRI :<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"has-normal-font-size wp-block-list\"><li>Best Case : Rp. 5,900<\/li><li>Base Case : Rp. 5,270<\/li><li>Worst Case : Rp. 4,640<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Margin of Safety menuju best casenya adalah 24.74%<\/strong>, menggunakan data harga saham BBRI pada saat artikel ini dibuat, yaitu Rp. 4,730.<\/p>\n\n\n\n<p>Apakah harga saham BBRI bisa mencapai targetnya ke 5,900?<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Teknikal<\/strong> <strong>Saham BBRI<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Kalo kita melihat dari sisi teknikal, maka saham BBRI ini masih bergerak <em>uptrend.<\/em><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"611\" src=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/4-1024x611.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-223\" srcset=\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/4-1024x611.png 1024w, https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/4-300x179.png 300w, https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/4-768x459.png 768w, https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/4-750x448.png 750w, https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/4-1140x681.png 1140w, https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/4.png 1410w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption><em>Sumber: <a href=\"http:\/\/tradingview.com\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Tradingview<\/a><\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Primary trend BBRI masih menunjukkan pergerakan harga akan terus bergerak naik. Namun pada saat ini BBRI tengah membentuk konsolidasi. Sehingga trading plan yang terbentuk adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"has-normal-font-size wp-block-list\"><li>Area buy: menunggu harga bergerak menyentuh support dan beli pada 4,350-4,550.<\/li><li>TP 1 : All time High saham BBRI : Rp. 4,840<\/li><li>TP 2 : Rp. 5,000<\/li><li>TP 3 : Rp. 5,270<\/li><li>Stop loss : Under Rp. 4,280<\/li><\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jika ada kategorisasi perbankan dalam hal \u201cmerakyat\u201d mungkin akan jatuh kepada bank yang memiliki ticker saham BBRI. Hampir di setiap mini market atau di setiap jalan yang kita lewati pasti ada mesin ATM BRI. Atau kita sendiri adalah nasabah dari bank BRI. Pada rilis laporan keuangan tahun 2021 cukup mengejutkan ketika laba bersih dari saham [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":358,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"subtitle":"","format":"standard","video":"","gallery":"","source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"footnotes":""},"categories":[287,291],"tags":[49,51,52,47,50,29,48,46],"class_list":["post-218","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","category-saham","tag-analisa-saham","tag-bank-bri","tag-bbri","tag-bri","tag-fundamental-saham","tag-laporan-keuangan","tag-research","tag-saham"],"has_blocks":true,"blocks":[{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Jika ada kategorisasi perbankan dalam hal \u201cmerakyat\u201d mungkin akan jatuh kepada bank yang memiliki ticker saham BBRI. Hampir di setiap mini market atau di setiap jalan yang kita lewati pasti ada mesin ATM BRI. Atau kita sendiri adalah nasabah dari bank BRI.<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Jika ada kategorisasi perbankan dalam hal \u201cmerakyat\u201d mungkin akan jatuh kepada bank yang memiliki ticker saham BBRI. Hampir di setiap mini market atau di setiap jalan yang kita lewati pasti ada mesin ATM BRI. Atau kita sendiri adalah nasabah dari bank BRI.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Jika ada kategorisasi perbankan dalam hal \u201cmerakyat\u201d mungkin akan jatuh kepada bank yang memiliki ticker saham BBRI. Hampir di setiap mini market atau di setiap jalan yang kita lewati pasti ada mesin ATM BRI. Atau kita sendiri adalah nasabah dari bank BRI.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Pada rilis laporan keuangan tahun 2021 cukup mengejutkan ketika<strong> laba bersih dari saham BBRI ini melonjak sebesar 75.53%<\/strong> <em>year-on-year <\/em>menjadi Rp. 32.22 Triliun, lebih besar dari bank BCA pada periode sebelumnya yang mencetak laba tertinggi. Kemudian ada berita mengejutkan lainnya dari saham BBRI.<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Pada rilis laporan keuangan tahun 2021 cukup mengejutkan ketika<strong> laba bersih dari saham BBRI ini melonjak sebesar 75.53%<\/strong> <em>year-on-year <\/em>menjadi Rp. 32.22 Triliun, lebih besar dari bank BCA pada periode sebelumnya yang mencetak laba tertinggi. Kemudian ada berita mengejutkan lainnya dari saham BBRI.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Pada rilis laporan keuangan tahun 2021 cukup mengejutkan ketika<strong> laba bersih dari saham BBRI ini melonjak sebesar 75.53%<\/strong> <em>year-on-year <\/em>menjadi Rp. 32.22 Triliun, lebih besar dari bank BCA pada periode sebelumnya yang mencetak laba tertinggi. Kemudian ada berita mengejutkan lainnya dari saham BBRI.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Ketika memasuki musim pengumuman deviden perbankan, yaitu di bulan maret atau april. Bank BRI memberikan informasi bahwa akan memberikan deviden jumbo, yaitu sebesar Rp. 26,4 Triliun atau Rp. 174.23 per lembar saham. Mengingat pemegang saham pengendali adalah Negara Republik Indonesia sebesar 53%, maka BRI akan memberikan dividen sebesar Rp. 14.04 Triliun. Bank merakyat, laba meroket, dividen jumbo, bagaimana kinerja dari bank BRI pada tahun 2021 lalu? Kenapa nih pede banget ngasih dividen jumbo?<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Ketika memasuki musim pengumuman deviden perbankan, yaitu di bulan maret atau april. Bank BRI memberikan informasi bahwa akan memberikan deviden jumbo, yaitu sebesar Rp. 26,4 Triliun atau Rp. 174.23 per lembar saham. Mengingat pemegang saham pengendali adalah Negara Republik Indonesia sebesar 53%, maka BRI akan memberikan dividen sebesar Rp. 14.04 Triliun. Bank merakyat, laba meroket, dividen jumbo, bagaimana kinerja dari bank BRI pada tahun 2021 lalu? Kenapa nih pede banget ngasih dividen jumbo?<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Ketika memasuki musim pengumuman deviden perbankan, yaitu di bulan maret atau april. Bank BRI memberikan informasi bahwa akan memberikan deviden jumbo, yaitu sebesar Rp. 26,4 Triliun atau Rp. 174.23 per lembar saham. Mengingat pemegang saham pengendali adalah Negara Republik Indonesia sebesar 53%, maka BRI akan memberikan dividen sebesar Rp. 14.04 Triliun. Bank merakyat, laba meroket, dividen jumbo, bagaimana kinerja dari bank BRI pada tahun 2021 lalu? Kenapa nih pede banget ngasih dividen jumbo?<\/p>\n"},{"blockName":"core\/heading","attrs":{"level":3,"textAlign":"","content":null,"levelOptions":[],"placeholder":"","lock":[],"metadata":[],"align":"","className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<h3><strong>Aset saham BBRI Terbesar<\/strong><\/h3>\n","innerContent":["\n<h3><strong>Aset saham BBRI Terbesar<\/strong><\/h3>\n"],"rendered":"\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Aset saham BBRI Terbesar<\/strong><\/h3>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Kita coba bongkar dari aset terlebih dahulu. Bank BRI yang merupakan bank yang kuat dari jajaran bank BUMN ini sudah berdiri sejak 126 tahun yang lalu, dan bank BRI ini aset sebesar Rp. 1,678.1 Triliun.<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Kita coba bongkar dari aset terlebih dahulu. Bank BRI yang merupakan bank yang kuat dari jajaran bank BUMN ini sudah berdiri sejak 126 tahun yang lalu, dan bank BRI ini aset sebesar Rp. 1,678.1 Triliun.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Kita coba bongkar dari aset terlebih dahulu. Bank BRI yang merupakan bank yang kuat dari jajaran bank BUMN ini sudah berdiri sejak 126 tahun yang lalu, dan bank BRI ini aset sebesar Rp. 1,678.1 Triliun.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/heading","attrs":{"level":3,"textAlign":"","content":null,"levelOptions":[],"placeholder":"","lock":[],"metadata":[],"align":"","className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<h3><strong>Laba yang Bertumbuh Signifikan<\/strong><\/h3>\n","innerContent":["\n<h3><strong>Laba yang Bertumbuh Signifikan<\/strong><\/h3>\n"],"rendered":"\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Laba yang Bertumbuh Signifikan<\/strong><\/h3>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Bank BRI mencetak laba bersih sebesar Rp. 32.22 Triliun. Laba saham BBRI bertumbuh secara signifikan jika dibandingkan tahun sebelumnya. Dan karena bank BRI ini terkenal dengan bank mikro atau bank yang dikhususkan untuk UMKM, penyaluran kredit bank BRI bertumbuh 7.16% <em>year-on-year.<\/em> Dengan kenaikan terbesar pada segmen mikro, yaitu sebesar 12.98% <em>year-on-year.<\/em><\/p>\n","innerContent":["\n<p>Bank BRI mencetak laba bersih sebesar Rp. 32.22 Triliun. Laba saham BBRI bertumbuh secara signifikan jika dibandingkan tahun sebelumnya. Dan karena bank BRI ini terkenal dengan bank mikro atau bank yang dikhususkan untuk UMKM, penyaluran kredit bank BRI bertumbuh 7.16% <em>year-on-year.<\/em> Dengan kenaikan terbesar pada segmen mikro, yaitu sebesar 12.98% <em>year-on-year.<\/em><\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Bank BRI mencetak laba bersih sebesar Rp. 32.22 Triliun. Laba saham BBRI bertumbuh secara signifikan jika dibandingkan tahun sebelumnya. Dan karena bank BRI ini terkenal dengan bank mikro atau bank yang dikhususkan untuk UMKM, penyaluran kredit bank BRI bertumbuh 7.16% <em>year-on-year.<\/em> Dengan kenaikan terbesar pada segmen mikro, yaitu sebesar 12.98% <em>year-on-year.<\/em><\/p>\n"},{"blockName":"core\/heading","attrs":{"level":3,"textAlign":"","content":null,"levelOptions":[],"placeholder":"","lock":[],"metadata":[],"align":"","className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<h3><strong>DPK Bank BRI<\/strong><\/h3>\n","innerContent":["\n<h3><strong>DPK Bank BRI<\/strong><\/h3>\n"],"rendered":"\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>DPK Bank BRI<\/strong><\/h3>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Model bisnis dari perbankan adalah menyalurkan dana ke masyarakat, sehingga bisa mendapatkan <em>interest income<\/em>. Dalam hal menyalurkan dana ke masyarakat, bank membutuhkan dana terlebih dahulu. Dana ini didapatkan dari nasabah yang menyimpan uang di bank.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Model bisnis dari perbankan adalah menyalurkan dana ke masyarakat, sehingga bisa mendapatkan <em>interest income<\/em>. Dalam hal menyalurkan dana ke masyarakat, bank membutuhkan dana terlebih dahulu. Dana ini didapatkan dari nasabah yang menyimpan uang di bank.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Model bisnis dari perbankan adalah menyalurkan dana ke masyarakat, sehingga bisa mendapatkan <em>interest income<\/em>. Dalam hal menyalurkan dana ke masyarakat, bank membutuhkan dana terlebih dahulu. Dana ini didapatkan dari nasabah yang menyimpan uang di bank.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Dana yang disimpan ini bisa disebut sebagai DPK atau Dana Pihak Ketiga. Nah, dana pihak ketiga ini akan memunculkan beban bunga (<em>cost of funds<\/em>). Namun, DPK ini akan mendorong pendapatan bank, karena akan disalurkan ke dalam bentuk pinjaman ke masyarakat. Saat ini, DPK dari bank BRI sendiri adalah sebesar Rp. 1,152 Triliun, DPK yang paling besar dari big 4 bank yang ada di Indonesia. Dengan DPK yang besar seperti ini, bank BRI memiliki kesempatan besar untuk menyalurkan dananya yang nantinya bisa memberikan pendapatan bunga.<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Dana yang disimpan ini bisa disebut sebagai DPK atau Dana Pihak Ketiga. Nah, dana pihak ketiga ini akan memunculkan beban bunga (<em>cost of funds<\/em>). Namun, DPK ini akan mendorong pendapatan bank, karena akan disalurkan ke dalam bentuk pinjaman ke masyarakat. Saat ini, DPK dari bank BRI sendiri adalah sebesar Rp. 1,152 Triliun, DPK yang paling besar dari big 4 bank yang ada di Indonesia. Dengan DPK yang besar seperti ini, bank BRI memiliki kesempatan besar untuk menyalurkan dananya yang nantinya bisa memberikan pendapatan bunga.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Dana yang disimpan ini bisa disebut sebagai DPK atau Dana Pihak Ketiga. Nah, dana pihak ketiga ini akan memunculkan beban bunga (<em>cost of funds<\/em>). Namun, DPK ini akan mendorong pendapatan bank, karena akan disalurkan ke dalam bentuk pinjaman ke masyarakat. Saat ini, DPK dari bank BRI sendiri adalah sebesar Rp. 1,152 Triliun, DPK yang paling besar dari big 4 bank yang ada di Indonesia. Dengan DPK yang besar seperti ini, bank BRI memiliki kesempatan besar untuk menyalurkan dananya yang nantinya bisa memberikan pendapatan bunga.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/heading","attrs":{"level":3,"textAlign":"","content":null,"levelOptions":[],"placeholder":"","lock":[],"metadata":[],"align":"","className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<h3><strong>Ancaman Suku Bunga The Fed<\/strong><\/h3>\n","innerContent":["\n<h3><strong>Ancaman Suku Bunga The Fed<\/strong><\/h3>\n"],"rendered":"\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Ancaman Suku Bunga The Fed<\/strong><\/h3>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Inflasi di AS mencapai 7.5%, ini merupakan yang tertinggi dalam 40 tahun terakhir. Hal ini bisa menyebabkan The Fed (Bank sentral Amerika Serikat) akan menaikan suku bunga lebih cepat dan agresif. Selain akan menyebabkan foreign capital outflow dari Indonesia, BI selaku bank sentral Indonesia dapat juga menaikan suku bunga acuan, walaupun tidak akan setinggi The Fed.<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Inflasi di AS mencapai 7.5%, ini merupakan yang tertinggi dalam 40 tahun terakhir. Hal ini bisa menyebabkan The Fed (Bank sentral Amerika Serikat) akan menaikan suku bunga lebih cepat dan agresif. Selain akan menyebabkan foreign capital outflow dari Indonesia, BI selaku bank sentral Indonesia dapat juga menaikan suku bunga acuan, walaupun tidak akan setinggi The Fed.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Inflasi di AS mencapai 7.5%, ini merupakan yang tertinggi dalam 40 tahun terakhir. Hal ini bisa menyebabkan The Fed (Bank sentral Amerika Serikat) akan menaikan suku bunga lebih cepat dan agresif. Selain akan menyebabkan foreign capital outflow dari Indonesia, BI selaku bank sentral Indonesia dapat juga menaikan suku bunga acuan, walaupun tidak akan setinggi The Fed.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Jika Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan, ada kemungkinan naiknya resiko kredit macet dari debitur yang sebelumnya restrukturisasi utang. Dan kredit bisa tidak terjangkau oleh pembeli sehingga jumlah kredit berpotensi turun.<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Jika Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan, ada kemungkinan naiknya resiko kredit macet dari debitur yang sebelumnya restrukturisasi utang. Dan kredit bisa tidak terjangkau oleh pembeli sehingga jumlah kredit berpotensi turun.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Jika Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan, ada kemungkinan naiknya resiko kredit macet dari debitur yang sebelumnya restrukturisasi utang. Dan kredit bisa tidak terjangkau oleh pembeli sehingga jumlah kredit berpotensi turun.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/heading","attrs":{"level":3,"textAlign":"","content":null,"levelOptions":[],"placeholder":"","lock":[],"metadata":[],"align":"","className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<h3><strong>Rasio Rasio Keuangan<\/strong><\/h3>\n","innerContent":["\n<h3><strong>Rasio Rasio Keuangan<\/strong><\/h3>\n"],"rendered":"\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Rasio Rasio Keuangan<\/strong><\/h3>\n"},{"blockName":"core\/image","attrs":{"id":220,"sizeSlug":"full","linkDestination":"none","blob":"","url":"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/1.png","alt":"","caption":null,"lightbox":[],"title":"","href":"","rel":"","linkClass":"","width":"","height":"","aspectRatio":"","scale":"","linkTarget":"","lock":[],"metadata":[],"align":"","className":"","style":[],"borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img src=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/1.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-220\" \/><figcaption><em>Sumber : Laporan Keuangan Perusahaan, diolah<\/em><\/figcaption><\/figure>\n","innerContent":["\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img src=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/1.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-220\" \/><figcaption><em>Sumber : Laporan Keuangan Perusahaan, diolah<\/em><\/figcaption><\/figure>\n"],"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img src=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/1.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-220\" \/><figcaption><em>Sumber : Laporan Keuangan Perusahaan, diolah<\/em><\/figcaption><\/figure>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Dari tabel rasio keuangan tersebut, saham BBRI memiliki nilai rasio lebih baik dari rata rata sektor secara keseluruhan. Namun walaupun demikian, jika kita melihat pada rasio valuasi, saham BBRI ini tergolong <em>overvalued<\/em> dari bank besar lainnya, dapat kita lihat dari angka rasio valuasi (<em>EV\/EBIT. P\/Sales. P\/E)<\/em> yang cukup besar.<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Dari tabel rasio keuangan tersebut, saham BBRI memiliki nilai rasio lebih baik dari rata rata sektor secara keseluruhan. Namun walaupun demikian, jika kita melihat pada rasio valuasi, saham BBRI ini tergolong <em>overvalued<\/em> dari bank besar lainnya, dapat kita lihat dari angka rasio valuasi (<em>EV\/EBIT. P\/Sales. P\/E)<\/em> yang cukup besar.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Dari tabel rasio keuangan tersebut, saham BBRI memiliki nilai rasio lebih baik dari rata rata sektor secara keseluruhan. Namun walaupun demikian, jika kita melihat pada rasio valuasi, saham BBRI ini tergolong <em>overvalued<\/em> dari bank besar lainnya, dapat kita lihat dari angka rasio valuasi (<em>EV\/EBIT. P\/Sales. P\/E)<\/em> yang cukup besar.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/heading","attrs":{"level":3,"textAlign":"","content":null,"levelOptions":[],"placeholder":"","lock":[],"metadata":[],"align":"","className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<h3><strong>Valuasi<\/strong> <strong>Saham BBRI<\/strong><\/h3>\n","innerContent":["\n<h3><strong>Valuasi<\/strong> <strong>Saham BBRI<\/strong><\/h3>\n"],"rendered":"\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Valuasi<\/strong> <strong>Saham BBRI<\/strong><\/h3>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Sekarang kita coba pake metode valuasi PBV Band.<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Sekarang kita coba pake metode valuasi PBV Band.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Sekarang kita coba pake metode valuasi PBV Band.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Caranya cukup mudah, pertama kita cari dulu BVPS (Book Value per Share) untuk 5 tahun terakhir dari saham BBRI. Tujuan dari melakukan ini adalah agar kita mengetahui <em>growth<\/em> BVPS saham BBRI selama 5 tahun terakhir.<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Caranya cukup mudah, pertama kita cari dulu BVPS (Book Value per Share) untuk 5 tahun terakhir dari saham BBRI. Tujuan dari melakukan ini adalah agar kita mengetahui <em>growth<\/em> BVPS saham BBRI selama 5 tahun terakhir.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Caranya cukup mudah, pertama kita cari dulu BVPS (Book Value per Share) untuk 5 tahun terakhir dari saham BBRI. Tujuan dari melakukan ini adalah agar kita mengetahui <em>growth<\/em> BVPS saham BBRI selama 5 tahun terakhir.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/image","attrs":{"id":221,"sizeSlug":"full","linkDestination":"none","blob":"","url":"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/2.png","alt":"","caption":null,"lightbox":[],"title":"","href":"","rel":"","linkClass":"","width":"","height":"","aspectRatio":"","scale":"","linkTarget":"","lock":[],"metadata":[],"align":"","className":"","style":[],"borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img src=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/2.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-221\" \/><figcaption><em>Sumber :<a href=\"http:\/\/stockbit.com\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"> stockbit<\/a> , diolah<\/em><\/figcaption><\/figure>\n","innerContent":["\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img src=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/2.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-221\" \/><figcaption><em>Sumber :<a href=\"http:\/\/stockbit.com\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"> stockbit<\/a> , diolah<\/em><\/figcaption><\/figure>\n"],"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img src=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/2.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-221\" \/><figcaption><em>Sumber :<a href=\"http:\/\/stockbit.com\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"> stockbit<\/a> , diolah<\/em><\/figcaption><\/figure>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Langkah selanjutnya, kita menghitung BVPS di masa depan dengan mengalikan current BVPS (1,905) dengan growth rata rata 5 tahun. Kita dapat 2,099.<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Langkah selanjutnya, kita menghitung BVPS di masa depan dengan mengalikan current BVPS (1,905) dengan growth rata rata 5 tahun. Kita dapat 2,099.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Langkah selanjutnya, kita menghitung BVPS di masa depan dengan mengalikan current BVPS (1,905) dengan growth rata rata 5 tahun. Kita dapat 2,099.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Nah setelah itu kita cari PBV band dari saham BBRI. PBV band ini merupakan standard deviasi dari PBV, dan sumber yang menyediakan ini hanya di stockbit.<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Nah setelah itu kita cari PBV band dari saham BBRI. PBV band ini merupakan standard deviasi dari PBV, dan sumber yang menyediakan ini hanya di stockbit.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Nah setelah itu kita cari PBV band dari saham BBRI. PBV band ini merupakan standard deviasi dari PBV, dan sumber yang menyediakan ini hanya di stockbit.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Kita menggunakan mean PBV, +1 PBV standard deviation, dan -1 PBV standard deviation.<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Kita menggunakan mean PBV, +1 PBV standard deviation, dan -1 PBV standard deviation.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Kita menggunakan mean PBV, +1 PBV standard deviation, dan -1 PBV standard deviation.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/image","attrs":{"id":222,"sizeSlug":"large","linkDestination":"none","blob":"","url":"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/3-1024x397.png","alt":"","caption":null,"lightbox":[],"title":"","href":"","rel":"","linkClass":"","width":"","height":"","aspectRatio":"","scale":"","linkTarget":"","lock":[],"metadata":[],"align":"","className":"","style":[],"borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img src=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/3-1024x397.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-222\" \/><figcaption><em>Sumber : <a href=\"http:\/\/stockbit.com\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">stockbit<\/a><\/em><\/figcaption><\/figure>\n","innerContent":["\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img src=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/3-1024x397.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-222\" \/><figcaption><em>Sumber : <a href=\"http:\/\/stockbit.com\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">stockbit<\/a><\/em><\/figcaption><\/figure>\n"],"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img src=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/3-1024x397.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-222\" \/><figcaption><em>Sumber : <a href=\"http:\/\/stockbit.com\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">stockbit<\/a><\/em><\/figcaption><\/figure>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Dari gambar tersebut kita dapat informasi bahwa :<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Dari gambar tersebut kita dapat informasi bahwa :<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Dari gambar tersebut kita dapat informasi bahwa :<\/p>\n"},{"blockName":"core\/list","attrs":{"fontSize":"normal","ordered":false,"values":"<li>Mean PBV = 2.51<\/li><li>+1 PBV standard deviation = 2.81<\/li><li>-1 PBV standard deviation = 2.21<\/li>","type":"","start":0,"reversed":false,"placeholder":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<ul class=\"has-normal-font-size\"><li>Mean PBV = 2.51<\/li><li>+1 PBV standard deviation = 2.81<\/li><li>-1 PBV standard deviation = 2.21<\/li><\/ul>\n","innerContent":["\n<ul class=\"has-normal-font-size\"><li>Mean PBV = 2.51<\/li><li>+1 PBV standard deviation = 2.81<\/li><li>-1 PBV standard deviation = 2.21<\/li><\/ul>\n"],"rendered":"\n<ul class=\"has-normal-font-size wp-block-list\"><li>Mean PBV = 2.51<\/li><li>+1 PBV standard deviation = 2.81<\/li><li>-1 PBV standard deviation = 2.21<\/li><\/ul>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p><em>Final step<\/em>, kita mengalikan BVPS di masa depan dengan setiap band PBV yang ada. +1 untuk <em>best case<\/em>, -1 untuk <em>worst case<\/em>, dan mean untuk <em>base case.<\/em><\/p>\n","innerContent":["\n<p><em>Final step<\/em>, kita mengalikan BVPS di masa depan dengan setiap band PBV yang ada. +1 untuk <em>best case<\/em>, -1 untuk <em>worst case<\/em>, dan mean untuk <em>base case.<\/em><\/p>\n"],"rendered":"\n<p><em>Final step<\/em>, kita mengalikan BVPS di masa depan dengan setiap band PBV yang ada. +1 untuk <em>best case<\/em>, -1 untuk <em>worst case<\/em>, dan mean untuk <em>base case.<\/em><\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Menggunakan PBV Band Valuation, <strong>kita bisa mendapatkan bahwa harga saham BBRI :<\/strong><\/p>\n","innerContent":["\n<p>Menggunakan PBV Band Valuation, <strong>kita bisa mendapatkan bahwa harga saham BBRI :<\/strong><\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Menggunakan PBV Band Valuation, <strong>kita bisa mendapatkan bahwa harga saham BBRI :<\/strong><\/p>\n"},{"blockName":"core\/list","attrs":{"fontSize":"normal","ordered":false,"values":"<li>Best Case : Rp. 5,900<\/li><li>Base Case : Rp. 5,270<\/li><li>Worst Case : Rp. 4,640<\/li>","type":"","start":0,"reversed":false,"placeholder":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<ul class=\"has-normal-font-size\"><li>Best Case : Rp. 5,900<\/li><li>Base Case : Rp. 5,270<\/li><li>Worst Case : Rp. 4,640<\/li><\/ul>\n","innerContent":["\n<ul class=\"has-normal-font-size\"><li>Best Case : Rp. 5,900<\/li><li>Base Case : Rp. 5,270<\/li><li>Worst Case : Rp. 4,640<\/li><\/ul>\n"],"rendered":"\n<ul class=\"has-normal-font-size wp-block-list\"><li>Best Case : Rp. 5,900<\/li><li>Base Case : Rp. 5,270<\/li><li>Worst Case : Rp. 4,640<\/li><\/ul>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p><strong>Margin of Safety menuju best casenya adalah 24.74%<\/strong>, menggunakan data harga saham BBRI pada saat artikel ini dibuat, yaitu Rp. 4,730.<\/p>\n","innerContent":["\n<p><strong>Margin of Safety menuju best casenya adalah 24.74%<\/strong>, menggunakan data harga saham BBRI pada saat artikel ini dibuat, yaitu Rp. 4,730.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p><strong>Margin of Safety menuju best casenya adalah 24.74%<\/strong>, menggunakan data harga saham BBRI pada saat artikel ini dibuat, yaitu Rp. 4,730.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Apakah harga saham BBRI bisa mencapai targetnya ke 5,900?<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Apakah harga saham BBRI bisa mencapai targetnya ke 5,900?<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Apakah harga saham BBRI bisa mencapai targetnya ke 5,900?<\/p>\n"},{"blockName":"core\/heading","attrs":{"level":3,"textAlign":"","content":null,"levelOptions":[],"placeholder":"","lock":[],"metadata":[],"align":"","className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<h3><strong>Teknikal<\/strong> <strong>Saham BBRI<\/strong><\/h3>\n","innerContent":["\n<h3><strong>Teknikal<\/strong> <strong>Saham BBRI<\/strong><\/h3>\n"],"rendered":"\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Teknikal<\/strong> <strong>Saham BBRI<\/strong><\/h3>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Kalo kita melihat dari sisi teknikal, maka saham BBRI ini masih bergerak <em>uptrend.<\/em><\/p>\n","innerContent":["\n<p>Kalo kita melihat dari sisi teknikal, maka saham BBRI ini masih bergerak <em>uptrend.<\/em><\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Kalo kita melihat dari sisi teknikal, maka saham BBRI ini masih bergerak <em>uptrend.<\/em><\/p>\n"},{"blockName":"core\/image","attrs":{"id":223,"sizeSlug":"large","linkDestination":"none","blob":"","url":"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/4-1024x611.png","alt":"","caption":null,"lightbox":[],"title":"","href":"","rel":"","linkClass":"","width":"","height":"","aspectRatio":"","scale":"","linkTarget":"","lock":[],"metadata":[],"align":"","className":"","style":[],"borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img src=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/4-1024x611.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-223\" \/><figcaption><em>Sumber: <a href=\"http:\/\/tradingview.com\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Tradingview<\/a><\/em><\/figcaption><\/figure>\n","innerContent":["\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img src=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/4-1024x611.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-223\" \/><figcaption><em>Sumber: <a href=\"http:\/\/tradingview.com\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Tradingview<\/a><\/em><\/figcaption><\/figure>\n"],"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img src=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/4-1024x611.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-223\" \/><figcaption><em>Sumber: <a href=\"http:\/\/tradingview.com\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Tradingview<\/a><\/em><\/figcaption><\/figure>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Primary trend BBRI masih menunjukkan pergerakan harga akan terus bergerak naik. Namun pada saat ini BBRI tengah membentuk konsolidasi. Sehingga trading plan yang terbentuk adalah sebagai berikut:<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Primary trend BBRI masih menunjukkan pergerakan harga akan terus bergerak naik. Namun pada saat ini BBRI tengah membentuk konsolidasi. Sehingga trading plan yang terbentuk adalah sebagai berikut:<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Primary trend BBRI masih menunjukkan pergerakan harga akan terus bergerak naik. Namun pada saat ini BBRI tengah membentuk konsolidasi. Sehingga trading plan yang terbentuk adalah sebagai berikut:<\/p>\n"},{"blockName":"core\/list","attrs":{"fontSize":"normal","ordered":false,"values":"<li>Area buy: menunggu harga bergerak menyentuh support dan beli pada 4,350-4,550.<\/li><li>TP 1 : All time High saham BBRI : Rp. 4,840<\/li><li>TP 2 : Rp. 5,000<\/li><li>TP 3 : Rp. 5,270<\/li><li>Stop loss : Under Rp. 4,280<\/li>","type":"","start":0,"reversed":false,"placeholder":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<ul class=\"has-normal-font-size\"><li>Area buy: menunggu harga bergerak menyentuh support dan beli pada 4,350-4,550.<\/li><li>TP 1 : All time High saham BBRI : Rp. 4,840<\/li><li>TP 2 : Rp. 5,000<\/li><li>TP 3 : Rp. 5,270<\/li><li>Stop loss : Under Rp. 4,280<\/li><\/ul>\n","innerContent":["\n<ul class=\"has-normal-font-size\"><li>Area buy: menunggu harga bergerak menyentuh support dan beli pada 4,350-4,550.<\/li><li>TP 1 : All time High saham BBRI : Rp. 4,840<\/li><li>TP 2 : Rp. 5,000<\/li><li>TP 3 : Rp. 5,270<\/li><li>Stop loss : Under Rp. 4,280<\/li><\/ul>\n"],"rendered":"\n<ul class=\"has-normal-font-size wp-block-list\"><li>Area buy: menunggu harga bergerak menyentuh support dan beli pada 4,350-4,550.<\/li><li>TP 1 : All time High saham BBRI : Rp. 4,840<\/li><li>TP 2 : Rp. 5,000<\/li><li>TP 3 : Rp. 5,270<\/li><li>Stop loss : Under Rp. 4,280<\/li><\/ul>\n"}],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v18.5.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Saham BBRI : Dividen Jumbo hingga Valuasi - Finplan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Jika ada kategorisasi perbankan dalam hal \u201cmerakyat\u201d mungkin akan jatuh untuk bank dengan ticker saham BBRI. Aset bertumbuh, laba bertumbuh.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/saham-bbri-dividen-jumbo-hingga-valuasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Saham BBRI : Dividen Jumbo hingga Valuasi - Finplan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Jika ada kategorisasi perbankan dalam hal \u201cmerakyat\u201d mungkin akan jatuh untuk bank dengan ticker saham BBRI. Aset bertumbuh, laba bertumbuh.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/saham-bbri-dividen-jumbo-hingga-valuasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Finplan\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-04-07T00:51:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-10-11T04:44:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/shutterstock_2114025185.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"275\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Geraldo Manuhutu, RSA\u00ae\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/\",\"name\":\"Finplan\",\"description\":\"Komunitas belajar investasi\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/saham-bbri-dividen-jumbo-hingga-valuasi\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/shutterstock_2114025185.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/shutterstock_2114025185.jpg\",\"width\":500,\"height\":275,\"caption\":\"bank BRI\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/saham-bbri-dividen-jumbo-hingga-valuasi\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/saham-bbri-dividen-jumbo-hingga-valuasi\/\",\"name\":\"Saham BBRI : Dividen Jumbo hingga Valuasi - Finplan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/saham-bbri-dividen-jumbo-hingga-valuasi\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-04-07T00:51:05+00:00\",\"dateModified\":\"2022-10-11T04:44:56+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#\/schema\/person\/739aa89a5cb41f144b831227fa5acb7c\"},\"description\":\"Jika ada kategorisasi perbankan dalam hal \u201cmerakyat\u201d mungkin akan jatuh untuk bank dengan ticker saham BBRI. Aset bertumbuh, laba bertumbuh.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/saham-bbri-dividen-jumbo-hingga-valuasi\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/saham-bbri-dividen-jumbo-hingga-valuasi\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/saham-bbri-dividen-jumbo-hingga-valuasi\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Saham BBRI : Dividen Jumbo hingga Valuasi\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#\/schema\/person\/739aa89a5cb41f144b831227fa5acb7c\",\"name\":\"Geraldo Manuhutu, RSA\u00ae\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4f7c184c8ca9b9f079de69263e31c8c226556add03927ea4c0ab6662bc28b012?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4f7c184c8ca9b9f079de69263e31c8c226556add03927ea4c0ab6662bc28b012?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Geraldo Manuhutu, RSA\u00ae\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.linkedin.com\/in\/geraldomanuhutu\/\"],\"url\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/author\/geraldo-manuhutu\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Saham BBRI : Dividen Jumbo hingga Valuasi - Finplan","description":"Jika ada kategorisasi perbankan dalam hal \u201cmerakyat\u201d mungkin akan jatuh untuk bank dengan ticker saham BBRI. Aset bertumbuh, laba bertumbuh.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/saham-bbri-dividen-jumbo-hingga-valuasi\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Saham BBRI : Dividen Jumbo hingga Valuasi - Finplan","og_description":"Jika ada kategorisasi perbankan dalam hal \u201cmerakyat\u201d mungkin akan jatuh untuk bank dengan ticker saham BBRI. Aset bertumbuh, laba bertumbuh.","og_url":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/saham-bbri-dividen-jumbo-hingga-valuasi\/","og_site_name":"Finplan","article_published_time":"2022-04-07T00:51:05+00:00","article_modified_time":"2022-10-11T04:44:56+00:00","og_image":[{"width":500,"height":275,"url":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/shutterstock_2114025185.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Geraldo Manuhutu, RSA\u00ae","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/","name":"Finplan","description":"Komunitas belajar investasi","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/saham-bbri-dividen-jumbo-hingga-valuasi\/#primaryimage","inLanguage":"id","url":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/shutterstock_2114025185.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/shutterstock_2114025185.jpg","width":500,"height":275,"caption":"bank BRI"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/saham-bbri-dividen-jumbo-hingga-valuasi\/#webpage","url":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/saham-bbri-dividen-jumbo-hingga-valuasi\/","name":"Saham BBRI : Dividen Jumbo hingga Valuasi - Finplan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/saham-bbri-dividen-jumbo-hingga-valuasi\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-04-07T00:51:05+00:00","dateModified":"2022-10-11T04:44:56+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#\/schema\/person\/739aa89a5cb41f144b831227fa5acb7c"},"description":"Jika ada kategorisasi perbankan dalam hal \u201cmerakyat\u201d mungkin akan jatuh untuk bank dengan ticker saham BBRI. Aset bertumbuh, laba bertumbuh.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/saham-bbri-dividen-jumbo-hingga-valuasi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.finplan.id\/blog\/saham-bbri-dividen-jumbo-hingga-valuasi\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/saham-bbri-dividen-jumbo-hingga-valuasi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Saham BBRI : Dividen Jumbo hingga Valuasi"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#\/schema\/person\/739aa89a5cb41f144b831227fa5acb7c","name":"Geraldo Manuhutu, RSA\u00ae","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#personlogo","inLanguage":"id","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4f7c184c8ca9b9f079de69263e31c8c226556add03927ea4c0ab6662bc28b012?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4f7c184c8ca9b9f079de69263e31c8c226556add03927ea4c0ab6662bc28b012?s=96&d=mm&r=g","caption":"Geraldo Manuhutu, RSA\u00ae"},"sameAs":["https:\/\/www.linkedin.com\/in\/geraldomanuhutu\/"],"url":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/author\/geraldo-manuhutu\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/218","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=218"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/218\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":225,"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/218\/revisions\/225"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/358"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=218"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=218"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=218"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}