{"id":560,"date":"2022-06-13T15:39:31","date_gmt":"2022-06-13T08:39:31","guid":{"rendered":"https:\/\/finplan.id\/blog\/?p=560"},"modified":"2022-09-28T08:38:38","modified_gmt":"2022-09-28T01:38:38","slug":"kenali-berbagai-tipe-profil-risiko-investor-agar-nyaman-berinvestasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/kenali-berbagai-tipe-profil-risiko-investor-agar-nyaman-berinvestasi\/","title":{"rendered":"Kenali Berbagai Tipe Profil Risiko Investor Agar Nyaman Berinvestasi"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"682\" src=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/pexels-rodnae-productions-7821546-1024x682.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-562\" srcset=\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/pexels-rodnae-productions-7821546-1024x682.jpg 1024w, https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/pexels-rodnae-productions-7821546-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/pexels-rodnae-productions-7821546-768x512.jpg 768w, https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/pexels-rodnae-productions-7821546-750x500.jpg 750w, https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/pexels-rodnae-productions-7821546-1140x760.jpg 1140w, https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/pexels-rodnae-productions-7821546.jpg 1280w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Dalam dunia investasi, setiap investor pasti akan selalu berhadapan dengan risiko. Untuk menghindari beberapa risiko dari investasi, biasanya sebelum memulai investasi para calon investor akan diperiksa tentang profil risiko investasinya. Sebenarnya, apa <em>sih<\/em> yang dimaksud dengan profil risiko investasi dan apa pentingnya untuk kegiatan investasi?\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Jika berbicara tentang investasi dan investor, akan ada tiga kata utama yang selalu disebut yaitu Investasi (<em>Investment<\/em>), Risiko (<em>Risks<\/em>), dan Pengembalian (<em>Return<\/em>). Lalu apa arti dari 3 kata utama tersebut?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong><em>Investment<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Mudahnya, investasi merupakan tindakan seseorang mengumpulkan sejumlah dana atau modal dengan harapan mendapatkan keuntungan di masa depan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong><em>Risks<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Risiko merupakan tingkat potensi yang timbul pada saat hasil investasi yang diperoleh tidak sesuai dengan target atau harapan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Berdasarkan perhitungan matematis, terdapat beberapa jenis risiko investasi. Ada 3 (tiga) jenis investor dalam berinvestasi. Apa sajakah itu?\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p><strong>1. Agresif atau <\/strong><strong><em>Risk Seeker<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Investor yang termasuk ke dalam jenis itu adalah investor yang bertujuan untuk mendapatkan imbal hasil tinggi atau keuntungan yang lebih besar dengan cara lebih berani mengabil risiko.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Produk-produk pasar modal dan perdagangan berjangka seperti saham banyak dipilih para investor tipe agresif.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk mendapatkan return yang sesuai dengan harapan, para investor biasanya akan selalu membekali diri mereka dengan persiapan serta wawasan yang cukup dalam berinvestasi saham.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>2. Moderat atau <\/strong><strong><em>Risk Neutral<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Selanjutnya adalah investor tipe kedua, yaitu investor moderat atau <em>risk neutral<\/em>. Investor pada tipe ini biasanya mengharapkan di setiap kenaikan risiko akan selalu ada tingkat pengembalian atau dalam kata lain risiko dan pengembalian yang didapat sama besarnya. Produk-produk investasi yang dipilih oleh investor tipe moderat adalah produk investasi yang bisa mengembangkan uang atau memiliki peningkatan imbal hasil.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>3. Konservatif atau <\/strong><strong><em>Risk Averter<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Jenis investor selanjutnya adalah investor konservatif, dimana orang-orang yang termasuk ke dalam jenis ini adalah mereka yang berusaha sebisa mungkin untuk menjauhkan diri dari risiko. Menjaga nilai uang agar tidak termakan inflasi atau menjaga modal adalah tujuan dari investor jenis ini.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Produk-produk perbankan yang dijamin pemerintah adalah jenis investasi yang umumnya dipilih oleh para investor konservatif.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>Produk Investasi di Indonesia Berdasarkan Potensi Keuntungan dan Kerugian<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Risiko Tinggi &#8211; Imbal Hasil Tinggi, terdiri dari derivative, saham, dan reksa dana saham.<\/li><li>Risiko Sedang &#8211; Peningkatan Imbal Hasil, terdiri dari reksa dana campuran, reksa dana pendapatan tetap, reksa dana pasar uang, dan obligasi perusahaan.&nbsp;<\/li><li>Risiko Rendah &#8211; Keamanan Modal, terdiri dari obligasi pemerintah, tabungan, dan deposito.&nbsp;<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong><em>Returns<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><em>Returns <\/em>atau pengembalian merupakan hasil berupa keuntungan yang diperoleh di masa depan sebagai kompensasi atas inflasi (kenaikan harga).&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Terdapat dua jenis pengembalian dalam investasi, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<p><strong><em>Expected Return<\/em><\/strong>, merupakan tingkat pengembalian yang diharapkan investor.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Expected Return = Peluang x Tingkat Keuntungan<\/p>\n\n\n\n<p>Seorang calon investor melihat pengembalian sebesar 15% pada laporan kinerja investasi reksa dana saham.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Kondisi ekonomi saa ini cukup lesu, sehingga investor merasa ragu karena kemungkinan return yang didapat tahun ini hanya 60% dari tahun sebelumnya. Maka <em>expected return<\/em> atau tingkat pengembalian yang diharapkan adalah:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>60% x 15% = 9%<\/p>\n\n\n\n<p><strong><em>Realized Return<\/em><\/strong>, merupakan tingkat pengembalian sebenarnya atau pengembalian aktual yang diterima investor.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Contoh, seorang investor berinvestasi di reksa dana saham. Setelah satu tahun berlalu, ia mendapatkan pengembalian 12% yang tertera di laporan tahunannya. Tingkat pengembalian aktual atau <em>realized return <\/em>merupakan angka12% dimana angka tersebut merupakan tingkat pengembalian yang sebenarnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Ada dua komponen utama dalam pengembalian produk investasi, yaitu <em>capital gain<\/em> dan <em>cash flow<\/em>. <em>Capital gain <\/em>merupakan pendapatan yang diperoleh dari selisih harga jual dan beli, sedangkan <em>cash flow<\/em> atau dividen adalah pendapatan yang diperoleh dari bunga.<\/p>\n\n\n\n<p>Misal: Budi berinvestasi di saham, potensi keuntungan yang akan diperoleh Budi berasal dari keuntungan pembagian dividen, serta selisih antara harga beli dan harga jual saham.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong><em>Risk <\/em><\/strong><strong>dan<\/strong><strong><em> Return <\/em><\/strong><strong>Investasi<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Risiko dan pengembalian dalam sebuah investasi merupakan hal yang saling melengkapi. Tidak ada investasi yang tidak memiliki risiko, begitu juga dengan tidak ada investasi yang tidak mendapakan keuntungan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Asumsi yang benar tentang <em>risk and return<\/em> dalam investasi yaitu <strong><em>High Risk High Return<\/em><\/strong> dan <strong><em>Low Risk Low Return<\/em><\/strong> berdasar pada ilmu portofolio.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Konsep yang digunakan dalam ilmu menyusun portofolio adalah meminimalkan risiko dan memaksimalkan keuntungan.&nbsp; Maka, akan terbentuk hasil portofolio berupa <em>Low Risk Low Return <\/em>dan <em>High Risk High Return<\/em>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Memang dalam faktanya, ada saja kondisi dimana banyak orang yang rugi dalam berinvestasi baik dengan modal yang besar maupun modal yang kecil sekalipun. Tetapi dengan memiliki persiapan yang pengetahuan yang cukup, maka hal tersebut bisa dihindari.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>Kesimpulan&nbsp;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Terdapat potensi risiko dan potensi pengembalian pada setiap produk investasi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Tetapi selama potensi belum berubah menjadi realisasi, maka keputusan dalam berinvestasi harus selalu diperhatikan dan dipetimbangkan dengan matang.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Mengendalikan investasi merupakan kunci dalam mengelola potensi risiko dan keuntungan dalam berinvestasi. Cobalah untuk mempelajari produk investasi yang paling cocok dengan profil risiko, sampai kamu menguasai produk tersebut.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Sumber: https:\/\/www.finansialku.com\/risiko-dan-pengembalian-investasi\/<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam dunia investasi, setiap investor pasti akan selalu berhadapan dengan risiko. Untuk menghindari beberapa risiko dari investasi, biasanya sebelum memulai investasi para calon investor akan diperiksa tentang profil risiko investasinya. Sebenarnya, apa sih yang dimaksud dengan profil risiko investasi dan apa pentingnya untuk kegiatan investasi?\u00a0 Jika berbicara tentang investasi dan investor, akan ada tiga kata [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":16,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"subtitle":"","format":"standard","video":"","gallery":"","source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"2","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"0","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"footnotes":""},"categories":[287,290],"tags":[54,150,148,149,151],"class_list":["post-560","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-artikel","category-investasi","tag-investasi","tag-pengembalian","tag-profil-risiko","tag-risiko","tag-risk-and-return"],"has_blocks":true,"blocks":[{"blockName":"core\/image","attrs":{"id":562,"sizeSlug":"large","linkDestination":"none","blob":"","url":"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/pexels-rodnae-productions-7821546-1024x682.jpg","alt":"","caption":null,"lightbox":[],"title":"","href":"","rel":"","linkClass":"","width":"","height":"","aspectRatio":"","scale":"","linkTarget":"","lock":[],"metadata":[],"align":"","className":"","style":[],"borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img src=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/pexels-rodnae-productions-7821546-1024x682.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-562\" \/><\/figure>\n","innerContent":["\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img src=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/pexels-rodnae-productions-7821546-1024x682.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-562\" \/><\/figure>\n"],"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img src=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/pexels-rodnae-productions-7821546-1024x682.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-562\" \/><\/figure>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Dalam dunia investasi, setiap investor pasti akan selalu berhadapan dengan risiko. Untuk menghindari beberapa risiko dari investasi, biasanya sebelum memulai investasi para calon investor akan diperiksa tentang profil risiko investasinya. Sebenarnya, apa <em>sih<\/em> yang dimaksud dengan profil risiko investasi dan apa pentingnya untuk kegiatan investasi?\u00a0<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Dalam dunia investasi, setiap investor pasti akan selalu berhadapan dengan risiko. Untuk menghindari beberapa risiko dari investasi, biasanya sebelum memulai investasi para calon investor akan diperiksa tentang profil risiko investasinya. Sebenarnya, apa <em>sih<\/em> yang dimaksud dengan profil risiko investasi dan apa pentingnya untuk kegiatan investasi?\u00a0<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Dalam dunia investasi, setiap investor pasti akan selalu berhadapan dengan risiko. Untuk menghindari beberapa risiko dari investasi, biasanya sebelum memulai investasi para calon investor akan diperiksa tentang profil risiko investasinya. Sebenarnya, apa <em>sih<\/em> yang dimaksud dengan profil risiko investasi dan apa pentingnya untuk kegiatan investasi?\u00a0<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Jika berbicara tentang investasi dan investor, akan ada tiga kata utama yang selalu disebut yaitu Investasi (<em>Investment<\/em>), Risiko (<em>Risks<\/em>), dan Pengembalian (<em>Return<\/em>). Lalu apa arti dari 3 kata utama tersebut?<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Jika berbicara tentang investasi dan investor, akan ada tiga kata utama yang selalu disebut yaitu Investasi (<em>Investment<\/em>), Risiko (<em>Risks<\/em>), dan Pengembalian (<em>Return<\/em>). Lalu apa arti dari 3 kata utama tersebut?<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Jika berbicara tentang investasi dan investor, akan ada tiga kata utama yang selalu disebut yaitu Investasi (<em>Investment<\/em>), Risiko (<em>Risks<\/em>), dan Pengembalian (<em>Return<\/em>). Lalu apa arti dari 3 kata utama tersebut?<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"fontSize":"medium","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong><em>Investment<\/em><\/strong><\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong><em>Investment<\/em><\/strong><\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong><em>Investment<\/em><\/strong><\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Mudahnya, investasi merupakan tindakan seseorang mengumpulkan sejumlah dana atau modal dengan harapan mendapatkan keuntungan di masa depan.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Mudahnya, investasi merupakan tindakan seseorang mengumpulkan sejumlah dana atau modal dengan harapan mendapatkan keuntungan di masa depan.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Mudahnya, investasi merupakan tindakan seseorang mengumpulkan sejumlah dana atau modal dengan harapan mendapatkan keuntungan di masa depan.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"fontSize":"medium","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong><em>Risks<\/em><\/strong><\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong><em>Risks<\/em><\/strong><\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong><em>Risks<\/em><\/strong><\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Risiko merupakan tingkat potensi yang timbul pada saat hasil investasi yang diperoleh tidak sesuai dengan target atau harapan.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Risiko merupakan tingkat potensi yang timbul pada saat hasil investasi yang diperoleh tidak sesuai dengan target atau harapan.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Risiko merupakan tingkat potensi yang timbul pada saat hasil investasi yang diperoleh tidak sesuai dengan target atau harapan.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Berdasarkan perhitungan matematis, terdapat beberapa jenis risiko investasi. Ada 3 (tiga) jenis investor dalam berinvestasi. Apa sajakah itu?\u00a0<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Berdasarkan perhitungan matematis, terdapat beberapa jenis risiko investasi. Ada 3 (tiga) jenis investor dalam berinvestasi. Apa sajakah itu?\u00a0<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Berdasarkan perhitungan matematis, terdapat beberapa jenis risiko investasi. Ada 3 (tiga) jenis investor dalam berinvestasi. Apa sajakah itu?\u00a0<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p><strong>1. Agresif atau <\/strong><strong><em>Risk Seeker<\/em><\/strong><\/p>\n","innerContent":["\n<p><strong>1. Agresif atau <\/strong><strong><em>Risk Seeker<\/em><\/strong><\/p>\n"],"rendered":"\n<p><strong>1. Agresif atau <\/strong><strong><em>Risk Seeker<\/em><\/strong><\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Investor yang termasuk ke dalam jenis itu adalah investor yang bertujuan untuk mendapatkan imbal hasil tinggi atau keuntungan yang lebih besar dengan cara lebih berani mengabil risiko.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Investor yang termasuk ke dalam jenis itu adalah investor yang bertujuan untuk mendapatkan imbal hasil tinggi atau keuntungan yang lebih besar dengan cara lebih berani mengabil risiko.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Investor yang termasuk ke dalam jenis itu adalah investor yang bertujuan untuk mendapatkan imbal hasil tinggi atau keuntungan yang lebih besar dengan cara lebih berani mengabil risiko.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Produk-produk pasar modal dan perdagangan berjangka seperti saham banyak dipilih para investor tipe agresif.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Produk-produk pasar modal dan perdagangan berjangka seperti saham banyak dipilih para investor tipe agresif.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Produk-produk pasar modal dan perdagangan berjangka seperti saham banyak dipilih para investor tipe agresif.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Untuk mendapatkan return yang sesuai dengan harapan, para investor biasanya akan selalu membekali diri mereka dengan persiapan serta wawasan yang cukup dalam berinvestasi saham.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Untuk mendapatkan return yang sesuai dengan harapan, para investor biasanya akan selalu membekali diri mereka dengan persiapan serta wawasan yang cukup dalam berinvestasi saham.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Untuk mendapatkan return yang sesuai dengan harapan, para investor biasanya akan selalu membekali diri mereka dengan persiapan serta wawasan yang cukup dalam berinvestasi saham.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p><strong>2. Moderat atau <\/strong><strong><em>Risk Neutral<\/em><\/strong><\/p>\n","innerContent":["\n<p><strong>2. Moderat atau <\/strong><strong><em>Risk Neutral<\/em><\/strong><\/p>\n"],"rendered":"\n<p><strong>2. Moderat atau <\/strong><strong><em>Risk Neutral<\/em><\/strong><\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Selanjutnya adalah investor tipe kedua, yaitu investor moderat atau <em>risk neutral<\/em>. Investor pada tipe ini biasanya mengharapkan di setiap kenaikan risiko akan selalu ada tingkat pengembalian atau dalam kata lain risiko dan pengembalian yang didapat sama besarnya. Produk-produk investasi yang dipilih oleh investor tipe moderat adalah produk investasi yang bisa mengembangkan uang atau memiliki peningkatan imbal hasil.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Selanjutnya adalah investor tipe kedua, yaitu investor moderat atau <em>risk neutral<\/em>. Investor pada tipe ini biasanya mengharapkan di setiap kenaikan risiko akan selalu ada tingkat pengembalian atau dalam kata lain risiko dan pengembalian yang didapat sama besarnya. Produk-produk investasi yang dipilih oleh investor tipe moderat adalah produk investasi yang bisa mengembangkan uang atau memiliki peningkatan imbal hasil.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Selanjutnya adalah investor tipe kedua, yaitu investor moderat atau <em>risk neutral<\/em>. Investor pada tipe ini biasanya mengharapkan di setiap kenaikan risiko akan selalu ada tingkat pengembalian atau dalam kata lain risiko dan pengembalian yang didapat sama besarnya. Produk-produk investasi yang dipilih oleh investor tipe moderat adalah produk investasi yang bisa mengembangkan uang atau memiliki peningkatan imbal hasil.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p><strong>3. Konservatif atau <\/strong><strong><em>Risk Averter<\/em><\/strong><\/p>\n","innerContent":["\n<p><strong>3. Konservatif atau <\/strong><strong><em>Risk Averter<\/em><\/strong><\/p>\n"],"rendered":"\n<p><strong>3. Konservatif atau <\/strong><strong><em>Risk Averter<\/em><\/strong><\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Jenis investor selanjutnya adalah investor konservatif, dimana orang-orang yang termasuk ke dalam jenis ini adalah mereka yang berusaha sebisa mungkin untuk menjauhkan diri dari risiko. Menjaga nilai uang agar tidak termakan inflasi atau menjaga modal adalah tujuan dari investor jenis ini.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Jenis investor selanjutnya adalah investor konservatif, dimana orang-orang yang termasuk ke dalam jenis ini adalah mereka yang berusaha sebisa mungkin untuk menjauhkan diri dari risiko. Menjaga nilai uang agar tidak termakan inflasi atau menjaga modal adalah tujuan dari investor jenis ini.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Jenis investor selanjutnya adalah investor konservatif, dimana orang-orang yang termasuk ke dalam jenis ini adalah mereka yang berusaha sebisa mungkin untuk menjauhkan diri dari risiko. Menjaga nilai uang agar tidak termakan inflasi atau menjaga modal adalah tujuan dari investor jenis ini.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Produk-produk perbankan yang dijamin pemerintah adalah jenis investasi yang umumnya dipilih oleh para investor konservatif.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Produk-produk perbankan yang dijamin pemerintah adalah jenis investasi yang umumnya dipilih oleh para investor konservatif.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Produk-produk perbankan yang dijamin pemerintah adalah jenis investasi yang umumnya dipilih oleh para investor konservatif.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"fontSize":"medium","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>Produk Investasi di Indonesia Berdasarkan Potensi Keuntungan dan Kerugian<\/strong><\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>Produk Investasi di Indonesia Berdasarkan Potensi Keuntungan dan Kerugian<\/strong><\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>Produk Investasi di Indonesia Berdasarkan Potensi Keuntungan dan Kerugian<\/strong><\/p>\n"},{"blockName":"core\/list","attrs":{"ordered":false,"values":"<li>Risiko Tinggi - Imbal Hasil Tinggi, terdiri dari derivative, saham, dan reksa dana saham.<\/li><li>Risiko Sedang - Peningkatan Imbal Hasil, terdiri dari reksa dana campuran, reksa dana pendapatan tetap, reksa dana pasar uang, dan obligasi perusahaan.\u00a0<\/li><li>Risiko Rendah - Keamanan Modal, terdiri dari obligasi pemerintah, tabungan, dan deposito.\u00a0<\/li>","type":"","start":0,"reversed":false,"placeholder":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<ul><li>Risiko Tinggi - Imbal Hasil Tinggi, terdiri dari derivative, saham, dan reksa dana saham.<\/li><li>Risiko Sedang - Peningkatan Imbal Hasil, terdiri dari reksa dana campuran, reksa dana pendapatan tetap, reksa dana pasar uang, dan obligasi perusahaan.&nbsp;<\/li><li>Risiko Rendah - Keamanan Modal, terdiri dari obligasi pemerintah, tabungan, dan deposito.&nbsp;<\/li><\/ul>\n","innerContent":["\n<ul><li>Risiko Tinggi - Imbal Hasil Tinggi, terdiri dari derivative, saham, dan reksa dana saham.<\/li><li>Risiko Sedang - Peningkatan Imbal Hasil, terdiri dari reksa dana campuran, reksa dana pendapatan tetap, reksa dana pasar uang, dan obligasi perusahaan.&nbsp;<\/li><li>Risiko Rendah - Keamanan Modal, terdiri dari obligasi pemerintah, tabungan, dan deposito.&nbsp;<\/li><\/ul>\n"],"rendered":"\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Risiko Tinggi - Imbal Hasil Tinggi, terdiri dari derivative, saham, dan reksa dana saham.<\/li><li>Risiko Sedang - Peningkatan Imbal Hasil, terdiri dari reksa dana campuran, reksa dana pendapatan tetap, reksa dana pasar uang, dan obligasi perusahaan.&nbsp;<\/li><li>Risiko Rendah - Keamanan Modal, terdiri dari obligasi pemerintah, tabungan, dan deposito.&nbsp;<\/li><\/ul>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"fontSize":"medium","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong><em>Returns<\/em><\/strong><\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong><em>Returns<\/em><\/strong><\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong><em>Returns<\/em><\/strong><\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p><em>Returns <\/em>atau pengembalian merupakan hasil berupa keuntungan yang diperoleh di masa depan sebagai kompensasi atas inflasi (kenaikan harga).&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p><em>Returns <\/em>atau pengembalian merupakan hasil berupa keuntungan yang diperoleh di masa depan sebagai kompensasi atas inflasi (kenaikan harga).&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p><em>Returns <\/em>atau pengembalian merupakan hasil berupa keuntungan yang diperoleh di masa depan sebagai kompensasi atas inflasi (kenaikan harga).&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Terdapat dua jenis pengembalian dalam investasi, yaitu:<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Terdapat dua jenis pengembalian dalam investasi, yaitu:<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Terdapat dua jenis pengembalian dalam investasi, yaitu:<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p><strong><em>Expected Return<\/em><\/strong>, merupakan tingkat pengembalian yang diharapkan investor.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p><strong><em>Expected Return<\/em><\/strong>, merupakan tingkat pengembalian yang diharapkan investor.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p><strong><em>Expected Return<\/em><\/strong>, merupakan tingkat pengembalian yang diharapkan investor.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Expected Return = Peluang x Tingkat Keuntungan<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Expected Return = Peluang x Tingkat Keuntungan<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Expected Return = Peluang x Tingkat Keuntungan<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Seorang calon investor melihat pengembalian sebesar 15% pada laporan kinerja investasi reksa dana saham.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Seorang calon investor melihat pengembalian sebesar 15% pada laporan kinerja investasi reksa dana saham.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Seorang calon investor melihat pengembalian sebesar 15% pada laporan kinerja investasi reksa dana saham.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Kondisi ekonomi saa ini cukup lesu, sehingga investor merasa ragu karena kemungkinan return yang didapat tahun ini hanya 60% dari tahun sebelumnya. Maka <em>expected return<\/em> atau tingkat pengembalian yang diharapkan adalah:&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Kondisi ekonomi saa ini cukup lesu, sehingga investor merasa ragu karena kemungkinan return yang didapat tahun ini hanya 60% dari tahun sebelumnya. Maka <em>expected return<\/em> atau tingkat pengembalian yang diharapkan adalah:&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Kondisi ekonomi saa ini cukup lesu, sehingga investor merasa ragu karena kemungkinan return yang didapat tahun ini hanya 60% dari tahun sebelumnya. Maka <em>expected return<\/em> atau tingkat pengembalian yang diharapkan adalah:&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>60% x 15% = 9%<\/p>\n","innerContent":["\n<p>60% x 15% = 9%<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>60% x 15% = 9%<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p><strong><em>Realized Return<\/em><\/strong>, merupakan tingkat pengembalian sebenarnya atau pengembalian aktual yang diterima investor.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p><strong><em>Realized Return<\/em><\/strong>, merupakan tingkat pengembalian sebenarnya atau pengembalian aktual yang diterima investor.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p><strong><em>Realized Return<\/em><\/strong>, merupakan tingkat pengembalian sebenarnya atau pengembalian aktual yang diterima investor.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Contoh, seorang investor berinvestasi di reksa dana saham. Setelah satu tahun berlalu, ia mendapatkan pengembalian 12% yang tertera di laporan tahunannya. Tingkat pengembalian aktual atau <em>realized return <\/em>merupakan angka12% dimana angka tersebut merupakan tingkat pengembalian yang sebenarnya.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Contoh, seorang investor berinvestasi di reksa dana saham. Setelah satu tahun berlalu, ia mendapatkan pengembalian 12% yang tertera di laporan tahunannya. Tingkat pengembalian aktual atau <em>realized return <\/em>merupakan angka12% dimana angka tersebut merupakan tingkat pengembalian yang sebenarnya.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Contoh, seorang investor berinvestasi di reksa dana saham. Setelah satu tahun berlalu, ia mendapatkan pengembalian 12% yang tertera di laporan tahunannya. Tingkat pengembalian aktual atau <em>realized return <\/em>merupakan angka12% dimana angka tersebut merupakan tingkat pengembalian yang sebenarnya.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Ada dua komponen utama dalam pengembalian produk investasi, yaitu <em>capital gain<\/em> dan <em>cash flow<\/em>. <em>Capital gain <\/em>merupakan pendapatan yang diperoleh dari selisih harga jual dan beli, sedangkan <em>cash flow<\/em> atau dividen adalah pendapatan yang diperoleh dari bunga.<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Ada dua komponen utama dalam pengembalian produk investasi, yaitu <em>capital gain<\/em> dan <em>cash flow<\/em>. <em>Capital gain <\/em>merupakan pendapatan yang diperoleh dari selisih harga jual dan beli, sedangkan <em>cash flow<\/em> atau dividen adalah pendapatan yang diperoleh dari bunga.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Ada dua komponen utama dalam pengembalian produk investasi, yaitu <em>capital gain<\/em> dan <em>cash flow<\/em>. <em>Capital gain <\/em>merupakan pendapatan yang diperoleh dari selisih harga jual dan beli, sedangkan <em>cash flow<\/em> atau dividen adalah pendapatan yang diperoleh dari bunga.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Misal: Budi berinvestasi di saham, potensi keuntungan yang akan diperoleh Budi berasal dari keuntungan pembagian dividen, serta selisih antara harga beli dan harga jual saham.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Misal: Budi berinvestasi di saham, potensi keuntungan yang akan diperoleh Budi berasal dari keuntungan pembagian dividen, serta selisih antara harga beli dan harga jual saham.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Misal: Budi berinvestasi di saham, potensi keuntungan yang akan diperoleh Budi berasal dari keuntungan pembagian dividen, serta selisih antara harga beli dan harga jual saham.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"fontSize":"medium","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong><em>Risk <\/em><\/strong><strong>dan<\/strong><strong><em> Return <\/em><\/strong><strong>Investasi<\/strong><\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong><em>Risk <\/em><\/strong><strong>dan<\/strong><strong><em> Return <\/em><\/strong><strong>Investasi<\/strong><\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong><em>Risk <\/em><\/strong><strong>dan<\/strong><strong><em> Return <\/em><\/strong><strong>Investasi<\/strong><\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Risiko dan pengembalian dalam sebuah investasi merupakan hal yang saling melengkapi. Tidak ada investasi yang tidak memiliki risiko, begitu juga dengan tidak ada investasi yang tidak mendapakan keuntungan.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Risiko dan pengembalian dalam sebuah investasi merupakan hal yang saling melengkapi. Tidak ada investasi yang tidak memiliki risiko, begitu juga dengan tidak ada investasi yang tidak mendapakan keuntungan.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Risiko dan pengembalian dalam sebuah investasi merupakan hal yang saling melengkapi. Tidak ada investasi yang tidak memiliki risiko, begitu juga dengan tidak ada investasi yang tidak mendapakan keuntungan.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Asumsi yang benar tentang <em>risk and return<\/em> dalam investasi yaitu <strong><em>High Risk High Return<\/em><\/strong> dan <strong><em>Low Risk Low Return<\/em><\/strong> berdasar pada ilmu portofolio.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Asumsi yang benar tentang <em>risk and return<\/em> dalam investasi yaitu <strong><em>High Risk High Return<\/em><\/strong> dan <strong><em>Low Risk Low Return<\/em><\/strong> berdasar pada ilmu portofolio.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Asumsi yang benar tentang <em>risk and return<\/em> dalam investasi yaitu <strong><em>High Risk High Return<\/em><\/strong> dan <strong><em>Low Risk Low Return<\/em><\/strong> berdasar pada ilmu portofolio.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Konsep yang digunakan dalam ilmu menyusun portofolio adalah meminimalkan risiko dan memaksimalkan keuntungan.&nbsp; Maka, akan terbentuk hasil portofolio berupa <em>Low Risk Low Return <\/em>dan <em>High Risk High Return<\/em>.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Konsep yang digunakan dalam ilmu menyusun portofolio adalah meminimalkan risiko dan memaksimalkan keuntungan.&nbsp; Maka, akan terbentuk hasil portofolio berupa <em>Low Risk Low Return <\/em>dan <em>High Risk High Return<\/em>.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Konsep yang digunakan dalam ilmu menyusun portofolio adalah meminimalkan risiko dan memaksimalkan keuntungan.&nbsp; Maka, akan terbentuk hasil portofolio berupa <em>Low Risk Low Return <\/em>dan <em>High Risk High Return<\/em>.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Memang dalam faktanya, ada saja kondisi dimana banyak orang yang rugi dalam berinvestasi baik dengan modal yang besar maupun modal yang kecil sekalipun. Tetapi dengan memiliki persiapan yang pengetahuan yang cukup, maka hal tersebut bisa dihindari.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Memang dalam faktanya, ada saja kondisi dimana banyak orang yang rugi dalam berinvestasi baik dengan modal yang besar maupun modal yang kecil sekalipun. Tetapi dengan memiliki persiapan yang pengetahuan yang cukup, maka hal tersebut bisa dihindari.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Memang dalam faktanya, ada saja kondisi dimana banyak orang yang rugi dalam berinvestasi baik dengan modal yang besar maupun modal yang kecil sekalipun. Tetapi dengan memiliki persiapan yang pengetahuan yang cukup, maka hal tersebut bisa dihindari.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"fontSize":"medium","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>Kesimpulan&nbsp;<\/strong><\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>Kesimpulan&nbsp;<\/strong><\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>Kesimpulan&nbsp;<\/strong><\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Terdapat potensi risiko dan potensi pengembalian pada setiap produk investasi.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Terdapat potensi risiko dan potensi pengembalian pada setiap produk investasi.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Terdapat potensi risiko dan potensi pengembalian pada setiap produk investasi.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Tetapi selama potensi belum berubah menjadi realisasi, maka keputusan dalam berinvestasi harus selalu diperhatikan dan dipetimbangkan dengan matang.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Tetapi selama potensi belum berubah menjadi realisasi, maka keputusan dalam berinvestasi harus selalu diperhatikan dan dipetimbangkan dengan matang.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Tetapi selama potensi belum berubah menjadi realisasi, maka keputusan dalam berinvestasi harus selalu diperhatikan dan dipetimbangkan dengan matang.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Mengendalikan investasi merupakan kunci dalam mengelola potensi risiko dan keuntungan dalam berinvestasi. Cobalah untuk mempelajari produk investasi yang paling cocok dengan profil risiko, sampai kamu menguasai produk tersebut.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Mengendalikan investasi merupakan kunci dalam mengelola potensi risiko dan keuntungan dalam berinvestasi. Cobalah untuk mempelajari produk investasi yang paling cocok dengan profil risiko, sampai kamu menguasai produk tersebut.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Mengendalikan investasi merupakan kunci dalam mengelola potensi risiko dan keuntungan dalam berinvestasi. Cobalah untuk mempelajari produk investasi yang paling cocok dengan profil risiko, sampai kamu menguasai produk tersebut.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Sumber: https:\/\/www.finansialku.com\/risiko-dan-pengembalian-investasi\/<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Sumber: https:\/\/www.finansialku.com\/risiko-dan-pengembalian-investasi\/<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Sumber: https:\/\/www.finansialku.com\/risiko-dan-pengembalian-investasi\/<\/p>\n"}],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v18.5.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kenali Berbagai Tipe Profil Risiko Investor Agar Nyaman Berinvestasi - Finplan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"perhitungan matematis, terdapat beberapa jenis risiko investasi. Ada 3 (tiga) jenis investor dalam berinvestasi...1. Risk Seeker\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/kenali-berbagai-tipe-profil-risiko-investor-agar-nyaman-berinvestasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kenali Berbagai Tipe Profil Risiko Investor Agar Nyaman Berinvestasi - Finplan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"perhitungan matematis, terdapat beberapa jenis risiko investasi. Ada 3 (tiga) jenis investor dalam berinvestasi...1. Risk Seeker\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/kenali-berbagai-tipe-profil-risiko-investor-agar-nyaman-berinvestasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Finplan\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-06-13T08:39:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-09-28T01:38:38+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/pexels-rodnae-productions-7821546-1024x682.jpg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Salsabil Desti Wijaya\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/\",\"name\":\"Finplan\",\"description\":\"Komunitas belajar investasi\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/kenali-berbagai-tipe-profil-risiko-investor-agar-nyaman-berinvestasi\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/pexels-rodnae-productions-7821546-1024x682.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/pexels-rodnae-productions-7821546-1024x682.jpg\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/kenali-berbagai-tipe-profil-risiko-investor-agar-nyaman-berinvestasi\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/kenali-berbagai-tipe-profil-risiko-investor-agar-nyaman-berinvestasi\/\",\"name\":\"Kenali Berbagai Tipe Profil Risiko Investor Agar Nyaman Berinvestasi - Finplan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/kenali-berbagai-tipe-profil-risiko-investor-agar-nyaman-berinvestasi\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-06-13T08:39:31+00:00\",\"dateModified\":\"2022-09-28T01:38:38+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#\/schema\/person\/36cfc473516f322880f18b2bf66a0d0e\"},\"description\":\"perhitungan matematis, terdapat beberapa jenis risiko investasi. Ada 3 (tiga) jenis investor dalam berinvestasi...1. Risk Seeker\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/kenali-berbagai-tipe-profil-risiko-investor-agar-nyaman-berinvestasi\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/kenali-berbagai-tipe-profil-risiko-investor-agar-nyaman-berinvestasi\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/kenali-berbagai-tipe-profil-risiko-investor-agar-nyaman-berinvestasi\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Kenali Berbagai Tipe Profil Risiko Investor Agar Nyaman Berinvestasi\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#\/schema\/person\/36cfc473516f322880f18b2bf66a0d0e\",\"name\":\"Salsabil Desti Wijaya\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4c68fbb5e4f81537b95301332ee6b9c1b12ebfe24a6fbee34470d528f2b3bc83?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4c68fbb5e4f81537b95301332ee6b9c1b12ebfe24a6fbee34470d528f2b3bc83?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Salsabil Desti Wijaya\"},\"url\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/author\/salsabil-d-wijaya\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kenali Berbagai Tipe Profil Risiko Investor Agar Nyaman Berinvestasi - Finplan","description":"perhitungan matematis, terdapat beberapa jenis risiko investasi. Ada 3 (tiga) jenis investor dalam berinvestasi...1. Risk Seeker","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/kenali-berbagai-tipe-profil-risiko-investor-agar-nyaman-berinvestasi\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Kenali Berbagai Tipe Profil Risiko Investor Agar Nyaman Berinvestasi - Finplan","og_description":"perhitungan matematis, terdapat beberapa jenis risiko investasi. Ada 3 (tiga) jenis investor dalam berinvestasi...1. Risk Seeker","og_url":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/kenali-berbagai-tipe-profil-risiko-investor-agar-nyaman-berinvestasi\/","og_site_name":"Finplan","article_published_time":"2022-06-13T08:39:31+00:00","article_modified_time":"2022-09-28T01:38:38+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/pexels-rodnae-productions-7821546-1024x682.jpg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Salsabil Desti Wijaya","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/","name":"Finplan","description":"Komunitas belajar investasi","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/kenali-berbagai-tipe-profil-risiko-investor-agar-nyaman-berinvestasi\/#primaryimage","inLanguage":"id","url":"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/pexels-rodnae-productions-7821546-1024x682.jpg","contentUrl":"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/pexels-rodnae-productions-7821546-1024x682.jpg"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/kenali-berbagai-tipe-profil-risiko-investor-agar-nyaman-berinvestasi\/#webpage","url":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/kenali-berbagai-tipe-profil-risiko-investor-agar-nyaman-berinvestasi\/","name":"Kenali Berbagai Tipe Profil Risiko Investor Agar Nyaman Berinvestasi - Finplan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/kenali-berbagai-tipe-profil-risiko-investor-agar-nyaman-berinvestasi\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-06-13T08:39:31+00:00","dateModified":"2022-09-28T01:38:38+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#\/schema\/person\/36cfc473516f322880f18b2bf66a0d0e"},"description":"perhitungan matematis, terdapat beberapa jenis risiko investasi. Ada 3 (tiga) jenis investor dalam berinvestasi...1. Risk Seeker","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/kenali-berbagai-tipe-profil-risiko-investor-agar-nyaman-berinvestasi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.finplan.id\/blog\/kenali-berbagai-tipe-profil-risiko-investor-agar-nyaman-berinvestasi\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/kenali-berbagai-tipe-profil-risiko-investor-agar-nyaman-berinvestasi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Kenali Berbagai Tipe Profil Risiko Investor Agar Nyaman Berinvestasi"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#\/schema\/person\/36cfc473516f322880f18b2bf66a0d0e","name":"Salsabil Desti Wijaya","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#personlogo","inLanguage":"id","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4c68fbb5e4f81537b95301332ee6b9c1b12ebfe24a6fbee34470d528f2b3bc83?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4c68fbb5e4f81537b95301332ee6b9c1b12ebfe24a6fbee34470d528f2b3bc83?s=96&d=mm&r=g","caption":"Salsabil Desti Wijaya"},"url":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/author\/salsabil-d-wijaya\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/560","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=560"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/560\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":563,"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/560\/revisions\/563"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=560"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=560"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=560"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}