{"id":567,"date":"2022-06-16T16:46:28","date_gmt":"2022-06-16T09:46:28","guid":{"rendered":"https:\/\/finplan.id\/blog\/?p=567"},"modified":"2022-09-28T08:39:42","modified_gmt":"2022-09-28T01:39:42","slug":"kenali-6-potensi-risiko-ini-sebelum-mulai-investasi-reksa-dana","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/kenali-6-potensi-risiko-ini-sebelum-mulai-investasi-reksa-dana\/","title":{"rendered":"Kenali 6 Potensi Risiko Ini Sebelum Mulai Investasi Reksa Dana"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/pexels-yan-krukov-8197506-1-1024x683.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-586\" srcset=\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/pexels-yan-krukov-8197506-1-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/pexels-yan-krukov-8197506-1-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/pexels-yan-krukov-8197506-1-768x512.jpg 768w, https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/pexels-yan-krukov-8197506-1-750x500.jpg 750w, https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/pexels-yan-krukov-8197506-1-1140x760.jpg 1140w, https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/pexels-yan-krukov-8197506-1.jpg 1279w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Potensi keuntungan (<em>return<\/em>) dan potensi risiko (<em>risk<\/em>) selalu saja berdampingan dalam berinvestasi. Apakah hal ini juga terjadi pada reksa dana?&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Sama seperti investasi lain, reksa dana juga memiliki risiko yang melekat pada produknya, seperti risiko pengelolaan dan risiko ekonomi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk infomasi lebih detail, berikut ini ada 6 penjelasan potensi risiko investasi reksa dana yang wajib kamu ketahui. Semoga dengan membaca informasi ini kamu bisa membuat strategi untuk mengantisipasi risikonya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>1. Tidak ada jaminan untung<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Hal utama yang perlu kamu ingat pada saat memulai investasi yaitu seluruh instrumen investasi tidak ada yang memberikan jaminan atas keuntungan yang akan kamu dapatkan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Ingat! Tidak ada jaminan keuntungan. Lalu, bagaimana dengan modalnya? Ternyata, untuk beberapa produk investasi masih memberikan jaminan pengembalian modal, terutama produk-produk yang berhubungan dengan obligasi. Salah satu produk reksa dana yang memberikan jaminan pada modal adalah reksa dana terproteksi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Apabila kamu ditawarkan produk reksa dana oleh tenaga penjual bank atau agen, kamu harus memperhatikan satu hal, yaitu <em>fund fact sheet<\/em> atau kinerja reksa dana yang diberikan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Sebenarnya <em>fund fact sheet<\/em> merupakan laporan kinerja periode sebelumnya. Hal ini penting untuk kamu garis bawahi, karena kinerja reksa dana bukanlah proyeksi jaminan keuntungan di masa depan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>2. Risiko likuiditas<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Dalam investasi, likuiditas dapat diartikan sebagai seberapa mudah penjualan atau pencairan sesuai nilai wajar atas sebuah aset atau produk keuangan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Berdasarkan sifatnya, reksa dana, obligasi, dan saham cenderung bersifat likuid. Tetapi ada juga yang bersifat tidak likuid untuk reksa dana jenis tertentu.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>3. Inflasi<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Potensi kerugian lain dapat berasa dari inflasi atau kenaikan harga barang. Risiko ini akan sangat merugikan karena hasil investasi dari reksa dana nilainya lebih kecil daripada harga barang saat itu.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Contohnya, saat ini inflasi sebesar 8% dan hasil investasi reksa dana kamu hanya 7%, maka bukannya untung kamu malah mendapatkan kerugian -1%.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>4. Risiko efek<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Adanya permasalahan dengan efek bisa menjadi sebuah potensi risiko terhadap efek. Maksud dari efek sendiri adalah berbagai produk keuangan yang dijual di bursa, seperti obligasi dan saham.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu contoh dari risiko efek adalah pernyataan yang dikeluarkan oleh peruahaan penerbit bahwa mereka gagal membayar pokok dan\/atau kupon obligasi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>5. Tidak patuh<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Adanya kecurangan oknum dari manajer investasi atau oknum tertentu bisa menjadi potensi risiko lain dari reksa dana.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Contoh dari ketidakpatuhan dalam reksa dana adalah ketika adanya ketidak-sesuaian terhadap peraturan-peraturan yang menyangkut reksa dana, maupun kecurangan internal baik pihak bank kustodian maupun manajer investasi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>6. Risiko manajer investasi<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Reksa dana yang dibeli oleh investor dapat diartikan bahwa investor telah membeli suatu portofolio efek. Permasalahan disini adalah ketika return yang didapatkan berbeda-beda antara satu manajer investasi dengan manajer investasi lainnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Sebenarnya ini bukanlah kecurangan, tetapi risiko dari poin ini berkaitan dengan pengalaman, pengetahuan, dana yang dikelola, keahlian, dan teknik investasi yang pastinya ada perbedaan dalam penerapannya oleh manajer investasi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>Kesimpulan&nbsp;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Potensi risiko pasti akan selalu ada untuk semua investasi, termasuk reksa dana. Tidak adanya jaminan keuntungan, likuiditas, inflasi, efek, ketidakpatuhan, dan manajer investasi merupakan 6 risiko utama dalam investasi reksa dana yang harus kamu ketahui.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Banyaknya risiko tersebut seharusnya tidak membuat kamu mundur untuk berinvestasi reksa dana, tetapi risiko-risiko tesebut akan membuatmu lebih berhati-hati dalam berinvestasi terutama reksa dana.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Membuat strategi untuk mengurangi risiko merupakan salah satu strategi utama yang harus kamu lakukan. Selain itu jangan lupa juga untuk membuat rencana keuangan untuk mencapai berbagai tujuan keuanganmu.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Sumber: https:\/\/www.finansialku.com\/6-potensi-risiko-investasi-reksadana-yang-perlu-kamu-awasi\/<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Potensi keuntungan (return) dan potensi risiko (risk) selalu saja berdampingan dalam berinvestasi. Apakah hal ini juga terjadi pada reksa dana?&nbsp; Sama seperti investasi lain, reksa dana juga memiliki risiko yang melekat pada produknya, seperti risiko pengelolaan dan risiko ekonomi.&nbsp; Untuk infomasi lebih detail, berikut ini ada 6 penjelasan potensi risiko investasi reksa dana yang wajib [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":16,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"subtitle":"","format":"standard","video":"","gallery":"","source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"2","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"0","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"footnotes":""},"categories":[287,292],"tags":[156,71,155,111],"class_list":["post-567","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-artikel","category-reksadana","tag-investasi-reksa-dana","tag-reksa-dana","tag-risiko-reksa-dana","tag-strategi-reksa-dana"],"has_blocks":true,"blocks":[{"blockName":"core\/image","attrs":{"id":586,"sizeSlug":"large","linkDestination":"none","blob":"","url":"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/pexels-yan-krukov-8197506-1-1024x683.jpg","alt":"","caption":null,"lightbox":[],"title":"","href":"","rel":"","linkClass":"","width":"","height":"","aspectRatio":"","scale":"","linkTarget":"","lock":[],"metadata":[],"align":"","className":"","style":[],"borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img src=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/pexels-yan-krukov-8197506-1-1024x683.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-586\" \/><\/figure>\n","innerContent":["\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img src=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/pexels-yan-krukov-8197506-1-1024x683.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-586\" \/><\/figure>\n"],"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img src=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/pexels-yan-krukov-8197506-1-1024x683.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-586\" \/><\/figure>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Potensi keuntungan (<em>return<\/em>) dan potensi risiko (<em>risk<\/em>) selalu saja berdampingan dalam berinvestasi. Apakah hal ini juga terjadi pada reksa dana?&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Potensi keuntungan (<em>return<\/em>) dan potensi risiko (<em>risk<\/em>) selalu saja berdampingan dalam berinvestasi. Apakah hal ini juga terjadi pada reksa dana?&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Potensi keuntungan (<em>return<\/em>) dan potensi risiko (<em>risk<\/em>) selalu saja berdampingan dalam berinvestasi. Apakah hal ini juga terjadi pada reksa dana?&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Sama seperti investasi lain, reksa dana juga memiliki risiko yang melekat pada produknya, seperti risiko pengelolaan dan risiko ekonomi.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Sama seperti investasi lain, reksa dana juga memiliki risiko yang melekat pada produknya, seperti risiko pengelolaan dan risiko ekonomi.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Sama seperti investasi lain, reksa dana juga memiliki risiko yang melekat pada produknya, seperti risiko pengelolaan dan risiko ekonomi.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Untuk infomasi lebih detail, berikut ini ada 6 penjelasan potensi risiko investasi reksa dana yang wajib kamu ketahui. Semoga dengan membaca informasi ini kamu bisa membuat strategi untuk mengantisipasi risikonya.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Untuk infomasi lebih detail, berikut ini ada 6 penjelasan potensi risiko investasi reksa dana yang wajib kamu ketahui. Semoga dengan membaca informasi ini kamu bisa membuat strategi untuk mengantisipasi risikonya.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Untuk infomasi lebih detail, berikut ini ada 6 penjelasan potensi risiko investasi reksa dana yang wajib kamu ketahui. Semoga dengan membaca informasi ini kamu bisa membuat strategi untuk mengantisipasi risikonya.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"fontSize":"medium","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>1. Tidak ada jaminan untung<\/strong><\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>1. Tidak ada jaminan untung<\/strong><\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>1. Tidak ada jaminan untung<\/strong><\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Hal utama yang perlu kamu ingat pada saat memulai investasi yaitu seluruh instrumen investasi tidak ada yang memberikan jaminan atas keuntungan yang akan kamu dapatkan.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Hal utama yang perlu kamu ingat pada saat memulai investasi yaitu seluruh instrumen investasi tidak ada yang memberikan jaminan atas keuntungan yang akan kamu dapatkan.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Hal utama yang perlu kamu ingat pada saat memulai investasi yaitu seluruh instrumen investasi tidak ada yang memberikan jaminan atas keuntungan yang akan kamu dapatkan.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Ingat! Tidak ada jaminan keuntungan. Lalu, bagaimana dengan modalnya? Ternyata, untuk beberapa produk investasi masih memberikan jaminan pengembalian modal, terutama produk-produk yang berhubungan dengan obligasi. Salah satu produk reksa dana yang memberikan jaminan pada modal adalah reksa dana terproteksi.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Ingat! Tidak ada jaminan keuntungan. Lalu, bagaimana dengan modalnya? Ternyata, untuk beberapa produk investasi masih memberikan jaminan pengembalian modal, terutama produk-produk yang berhubungan dengan obligasi. Salah satu produk reksa dana yang memberikan jaminan pada modal adalah reksa dana terproteksi.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Ingat! Tidak ada jaminan keuntungan. Lalu, bagaimana dengan modalnya? Ternyata, untuk beberapa produk investasi masih memberikan jaminan pengembalian modal, terutama produk-produk yang berhubungan dengan obligasi. Salah satu produk reksa dana yang memberikan jaminan pada modal adalah reksa dana terproteksi.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Apabila kamu ditawarkan produk reksa dana oleh tenaga penjual bank atau agen, kamu harus memperhatikan satu hal, yaitu <em>fund fact sheet<\/em> atau kinerja reksa dana yang diberikan.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Apabila kamu ditawarkan produk reksa dana oleh tenaga penjual bank atau agen, kamu harus memperhatikan satu hal, yaitu <em>fund fact sheet<\/em> atau kinerja reksa dana yang diberikan.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Apabila kamu ditawarkan produk reksa dana oleh tenaga penjual bank atau agen, kamu harus memperhatikan satu hal, yaitu <em>fund fact sheet<\/em> atau kinerja reksa dana yang diberikan.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Sebenarnya <em>fund fact sheet<\/em> merupakan laporan kinerja periode sebelumnya. Hal ini penting untuk kamu garis bawahi, karena kinerja reksa dana bukanlah proyeksi jaminan keuntungan di masa depan.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Sebenarnya <em>fund fact sheet<\/em> merupakan laporan kinerja periode sebelumnya. Hal ini penting untuk kamu garis bawahi, karena kinerja reksa dana bukanlah proyeksi jaminan keuntungan di masa depan.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Sebenarnya <em>fund fact sheet<\/em> merupakan laporan kinerja periode sebelumnya. Hal ini penting untuk kamu garis bawahi, karena kinerja reksa dana bukanlah proyeksi jaminan keuntungan di masa depan.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"fontSize":"medium","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>2. Risiko likuiditas<\/strong><\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>2. Risiko likuiditas<\/strong><\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>2. Risiko likuiditas<\/strong><\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Dalam investasi, likuiditas dapat diartikan sebagai seberapa mudah penjualan atau pencairan sesuai nilai wajar atas sebuah aset atau produk keuangan.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Dalam investasi, likuiditas dapat diartikan sebagai seberapa mudah penjualan atau pencairan sesuai nilai wajar atas sebuah aset atau produk keuangan.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Dalam investasi, likuiditas dapat diartikan sebagai seberapa mudah penjualan atau pencairan sesuai nilai wajar atas sebuah aset atau produk keuangan.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Berdasarkan sifatnya, reksa dana, obligasi, dan saham cenderung bersifat likuid. Tetapi ada juga yang bersifat tidak likuid untuk reksa dana jenis tertentu.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Berdasarkan sifatnya, reksa dana, obligasi, dan saham cenderung bersifat likuid. Tetapi ada juga yang bersifat tidak likuid untuk reksa dana jenis tertentu.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Berdasarkan sifatnya, reksa dana, obligasi, dan saham cenderung bersifat likuid. Tetapi ada juga yang bersifat tidak likuid untuk reksa dana jenis tertentu.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"fontSize":"medium","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>3. Inflasi<\/strong><\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>3. Inflasi<\/strong><\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>3. Inflasi<\/strong><\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Potensi kerugian lain dapat berasa dari inflasi atau kenaikan harga barang. Risiko ini akan sangat merugikan karena hasil investasi dari reksa dana nilainya lebih kecil daripada harga barang saat itu.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Potensi kerugian lain dapat berasa dari inflasi atau kenaikan harga barang. Risiko ini akan sangat merugikan karena hasil investasi dari reksa dana nilainya lebih kecil daripada harga barang saat itu.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Potensi kerugian lain dapat berasa dari inflasi atau kenaikan harga barang. Risiko ini akan sangat merugikan karena hasil investasi dari reksa dana nilainya lebih kecil daripada harga barang saat itu.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Contohnya, saat ini inflasi sebesar 8% dan hasil investasi reksa dana kamu hanya 7%, maka bukannya untung kamu malah mendapatkan kerugian -1%.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Contohnya, saat ini inflasi sebesar 8% dan hasil investasi reksa dana kamu hanya 7%, maka bukannya untung kamu malah mendapatkan kerugian -1%.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Contohnya, saat ini inflasi sebesar 8% dan hasil investasi reksa dana kamu hanya 7%, maka bukannya untung kamu malah mendapatkan kerugian -1%.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"fontSize":"medium","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>4. Risiko efek<\/strong><\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>4. Risiko efek<\/strong><\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>4. Risiko efek<\/strong><\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Adanya permasalahan dengan efek bisa menjadi sebuah potensi risiko terhadap efek. Maksud dari efek sendiri adalah berbagai produk keuangan yang dijual di bursa, seperti obligasi dan saham.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Adanya permasalahan dengan efek bisa menjadi sebuah potensi risiko terhadap efek. Maksud dari efek sendiri adalah berbagai produk keuangan yang dijual di bursa, seperti obligasi dan saham.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Adanya permasalahan dengan efek bisa menjadi sebuah potensi risiko terhadap efek. Maksud dari efek sendiri adalah berbagai produk keuangan yang dijual di bursa, seperti obligasi dan saham.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Salah satu contoh dari risiko efek adalah pernyataan yang dikeluarkan oleh peruahaan penerbit bahwa mereka gagal membayar pokok dan\/atau kupon obligasi.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Salah satu contoh dari risiko efek adalah pernyataan yang dikeluarkan oleh peruahaan penerbit bahwa mereka gagal membayar pokok dan\/atau kupon obligasi.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Salah satu contoh dari risiko efek adalah pernyataan yang dikeluarkan oleh peruahaan penerbit bahwa mereka gagal membayar pokok dan\/atau kupon obligasi.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"fontSize":"medium","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>5. Tidak patuh<\/strong><\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>5. Tidak patuh<\/strong><\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>5. Tidak patuh<\/strong><\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Adanya kecurangan oknum dari manajer investasi atau oknum tertentu bisa menjadi potensi risiko lain dari reksa dana.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Adanya kecurangan oknum dari manajer investasi atau oknum tertentu bisa menjadi potensi risiko lain dari reksa dana.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Adanya kecurangan oknum dari manajer investasi atau oknum tertentu bisa menjadi potensi risiko lain dari reksa dana.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Contoh dari ketidakpatuhan dalam reksa dana adalah ketika adanya ketidak-sesuaian terhadap peraturan-peraturan yang menyangkut reksa dana, maupun kecurangan internal baik pihak bank kustodian maupun manajer investasi.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Contoh dari ketidakpatuhan dalam reksa dana adalah ketika adanya ketidak-sesuaian terhadap peraturan-peraturan yang menyangkut reksa dana, maupun kecurangan internal baik pihak bank kustodian maupun manajer investasi.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Contoh dari ketidakpatuhan dalam reksa dana adalah ketika adanya ketidak-sesuaian terhadap peraturan-peraturan yang menyangkut reksa dana, maupun kecurangan internal baik pihak bank kustodian maupun manajer investasi.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"fontSize":"medium","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>6. Risiko manajer investasi<\/strong><\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>6. Risiko manajer investasi<\/strong><\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>6. Risiko manajer investasi<\/strong><\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Reksa dana yang dibeli oleh investor dapat diartikan bahwa investor telah membeli suatu portofolio efek. Permasalahan disini adalah ketika return yang didapatkan berbeda-beda antara satu manajer investasi dengan manajer investasi lainnya.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Reksa dana yang dibeli oleh investor dapat diartikan bahwa investor telah membeli suatu portofolio efek. Permasalahan disini adalah ketika return yang didapatkan berbeda-beda antara satu manajer investasi dengan manajer investasi lainnya.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Reksa dana yang dibeli oleh investor dapat diartikan bahwa investor telah membeli suatu portofolio efek. Permasalahan disini adalah ketika return yang didapatkan berbeda-beda antara satu manajer investasi dengan manajer investasi lainnya.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Sebenarnya ini bukanlah kecurangan, tetapi risiko dari poin ini berkaitan dengan pengalaman, pengetahuan, dana yang dikelola, keahlian, dan teknik investasi yang pastinya ada perbedaan dalam penerapannya oleh manajer investasi.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Sebenarnya ini bukanlah kecurangan, tetapi risiko dari poin ini berkaitan dengan pengalaman, pengetahuan, dana yang dikelola, keahlian, dan teknik investasi yang pastinya ada perbedaan dalam penerapannya oleh manajer investasi.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Sebenarnya ini bukanlah kecurangan, tetapi risiko dari poin ini berkaitan dengan pengalaman, pengetahuan, dana yang dikelola, keahlian, dan teknik investasi yang pastinya ada perbedaan dalam penerapannya oleh manajer investasi.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"fontSize":"medium","align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>Kesimpulan&nbsp;<\/strong><\/p>\n","innerContent":["\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>Kesimpulan&nbsp;<\/strong><\/p>\n"],"rendered":"\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>Kesimpulan&nbsp;<\/strong><\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Potensi risiko pasti akan selalu ada untuk semua investasi, termasuk reksa dana. Tidak adanya jaminan keuntungan, likuiditas, inflasi, efek, ketidakpatuhan, dan manajer investasi merupakan 6 risiko utama dalam investasi reksa dana yang harus kamu ketahui.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Potensi risiko pasti akan selalu ada untuk semua investasi, termasuk reksa dana. Tidak adanya jaminan keuntungan, likuiditas, inflasi, efek, ketidakpatuhan, dan manajer investasi merupakan 6 risiko utama dalam investasi reksa dana yang harus kamu ketahui.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Potensi risiko pasti akan selalu ada untuk semua investasi, termasuk reksa dana. Tidak adanya jaminan keuntungan, likuiditas, inflasi, efek, ketidakpatuhan, dan manajer investasi merupakan 6 risiko utama dalam investasi reksa dana yang harus kamu ketahui.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Banyaknya risiko tersebut seharusnya tidak membuat kamu mundur untuk berinvestasi reksa dana, tetapi risiko-risiko tesebut akan membuatmu lebih berhati-hati dalam berinvestasi terutama reksa dana.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Banyaknya risiko tersebut seharusnya tidak membuat kamu mundur untuk berinvestasi reksa dana, tetapi risiko-risiko tesebut akan membuatmu lebih berhati-hati dalam berinvestasi terutama reksa dana.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Banyaknya risiko tersebut seharusnya tidak membuat kamu mundur untuk berinvestasi reksa dana, tetapi risiko-risiko tesebut akan membuatmu lebih berhati-hati dalam berinvestasi terutama reksa dana.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Membuat strategi untuk mengurangi risiko merupakan salah satu strategi utama yang harus kamu lakukan. Selain itu jangan lupa juga untuk membuat rencana keuangan untuk mencapai berbagai tujuan keuanganmu.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Membuat strategi untuk mengurangi risiko merupakan salah satu strategi utama yang harus kamu lakukan. Selain itu jangan lupa juga untuk membuat rencana keuangan untuk mencapai berbagai tujuan keuanganmu.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Membuat strategi untuk mengurangi risiko merupakan salah satu strategi utama yang harus kamu lakukan. Selain itu jangan lupa juga untuk membuat rencana keuangan untuk mencapai berbagai tujuan keuanganmu.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Sumber: https:\/\/www.finansialku.com\/6-potensi-risiko-investasi-reksadana-yang-perlu-kamu-awasi\/<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Sumber: https:\/\/www.finansialku.com\/6-potensi-risiko-investasi-reksadana-yang-perlu-kamu-awasi\/<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Sumber: https:\/\/www.finansialku.com\/6-potensi-risiko-investasi-reksadana-yang-perlu-kamu-awasi\/<\/p>\n"}],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v18.5.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kenali 6 Potensi Risiko Ini Sebelum Mulai Investasi Reksa Dana - Finplan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Untuk infomasi lebih detail, berikut ini ada 6 penjelasan potensi risiko investasi reksa dana ...informasi ini...membuat strategi risikonya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/kenali-6-potensi-risiko-ini-sebelum-mulai-investasi-reksa-dana\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kenali 6 Potensi Risiko Ini Sebelum Mulai Investasi Reksa Dana - Finplan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Untuk infomasi lebih detail, berikut ini ada 6 penjelasan potensi risiko investasi reksa dana ...informasi ini...membuat strategi risikonya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/kenali-6-potensi-risiko-ini-sebelum-mulai-investasi-reksa-dana\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Finplan\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-06-16T09:46:28+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-09-28T01:39:42+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/pexels-yan-krukov-8197506-1-1024x683.jpg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Salsabil Desti Wijaya\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/\",\"name\":\"Finplan\",\"description\":\"Komunitas belajar investasi\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/kenali-6-potensi-risiko-ini-sebelum-mulai-investasi-reksa-dana\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/pexels-yan-krukov-8197506-1-1024x683.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/pexels-yan-krukov-8197506-1-1024x683.jpg\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/kenali-6-potensi-risiko-ini-sebelum-mulai-investasi-reksa-dana\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/kenali-6-potensi-risiko-ini-sebelum-mulai-investasi-reksa-dana\/\",\"name\":\"Kenali 6 Potensi Risiko Ini Sebelum Mulai Investasi Reksa Dana - Finplan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/kenali-6-potensi-risiko-ini-sebelum-mulai-investasi-reksa-dana\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-06-16T09:46:28+00:00\",\"dateModified\":\"2022-09-28T01:39:42+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#\/schema\/person\/36cfc473516f322880f18b2bf66a0d0e\"},\"description\":\"Untuk infomasi lebih detail, berikut ini ada 6 penjelasan potensi risiko investasi reksa dana ...informasi ini...membuat strategi risikonya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/kenali-6-potensi-risiko-ini-sebelum-mulai-investasi-reksa-dana\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/kenali-6-potensi-risiko-ini-sebelum-mulai-investasi-reksa-dana\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/kenali-6-potensi-risiko-ini-sebelum-mulai-investasi-reksa-dana\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Kenali 6 Potensi Risiko Ini Sebelum Mulai Investasi Reksa Dana\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#\/schema\/person\/36cfc473516f322880f18b2bf66a0d0e\",\"name\":\"Salsabil Desti Wijaya\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4c68fbb5e4f81537b95301332ee6b9c1b12ebfe24a6fbee34470d528f2b3bc83?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4c68fbb5e4f81537b95301332ee6b9c1b12ebfe24a6fbee34470d528f2b3bc83?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Salsabil Desti Wijaya\"},\"url\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/author\/salsabil-d-wijaya\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kenali 6 Potensi Risiko Ini Sebelum Mulai Investasi Reksa Dana - Finplan","description":"Untuk infomasi lebih detail, berikut ini ada 6 penjelasan potensi risiko investasi reksa dana ...informasi ini...membuat strategi risikonya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/kenali-6-potensi-risiko-ini-sebelum-mulai-investasi-reksa-dana\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Kenali 6 Potensi Risiko Ini Sebelum Mulai Investasi Reksa Dana - Finplan","og_description":"Untuk infomasi lebih detail, berikut ini ada 6 penjelasan potensi risiko investasi reksa dana ...informasi ini...membuat strategi risikonya.","og_url":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/kenali-6-potensi-risiko-ini-sebelum-mulai-investasi-reksa-dana\/","og_site_name":"Finplan","article_published_time":"2022-06-16T09:46:28+00:00","article_modified_time":"2022-09-28T01:39:42+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/pexels-yan-krukov-8197506-1-1024x683.jpg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Salsabil Desti Wijaya","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/","name":"Finplan","description":"Komunitas belajar investasi","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/kenali-6-potensi-risiko-ini-sebelum-mulai-investasi-reksa-dana\/#primaryimage","inLanguage":"id","url":"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/pexels-yan-krukov-8197506-1-1024x683.jpg","contentUrl":"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/pexels-yan-krukov-8197506-1-1024x683.jpg"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/kenali-6-potensi-risiko-ini-sebelum-mulai-investasi-reksa-dana\/#webpage","url":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/kenali-6-potensi-risiko-ini-sebelum-mulai-investasi-reksa-dana\/","name":"Kenali 6 Potensi Risiko Ini Sebelum Mulai Investasi Reksa Dana - Finplan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/kenali-6-potensi-risiko-ini-sebelum-mulai-investasi-reksa-dana\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-06-16T09:46:28+00:00","dateModified":"2022-09-28T01:39:42+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#\/schema\/person\/36cfc473516f322880f18b2bf66a0d0e"},"description":"Untuk infomasi lebih detail, berikut ini ada 6 penjelasan potensi risiko investasi reksa dana ...informasi ini...membuat strategi risikonya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/kenali-6-potensi-risiko-ini-sebelum-mulai-investasi-reksa-dana\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.finplan.id\/blog\/kenali-6-potensi-risiko-ini-sebelum-mulai-investasi-reksa-dana\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/kenali-6-potensi-risiko-ini-sebelum-mulai-investasi-reksa-dana\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Kenali 6 Potensi Risiko Ini Sebelum Mulai Investasi Reksa Dana"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#\/schema\/person\/36cfc473516f322880f18b2bf66a0d0e","name":"Salsabil Desti Wijaya","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#personlogo","inLanguage":"id","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4c68fbb5e4f81537b95301332ee6b9c1b12ebfe24a6fbee34470d528f2b3bc83?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4c68fbb5e4f81537b95301332ee6b9c1b12ebfe24a6fbee34470d528f2b3bc83?s=96&d=mm&r=g","caption":"Salsabil Desti Wijaya"},"url":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/author\/salsabil-d-wijaya\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/567","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=567"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/567\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":619,"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/567\/revisions\/619"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=567"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=567"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=567"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}