{"id":701,"date":"2022-07-04T14:33:29","date_gmt":"2022-07-04T07:33:29","guid":{"rendered":"https:\/\/finplan.id\/blog\/?p=701"},"modified":"2022-10-11T12:44:47","modified_gmt":"2022-10-11T05:44:47","slug":"awas-inflasi-ini-cara-lawan-inflasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/awas-inflasi-ini-cara-lawan-inflasi\/","title":{"rendered":"Awas Inflasi! Ini Cara Lawannya di Pasar Modal"},"content":{"rendered":"\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>PENDAHULUAN<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Pembahasan tentang inflasi dari jaman kita SMP udah ada lah ya, dan kita udah sering banget denger.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Inflasi itu bukan sekedar tiap ada kenaikan harga aja<\/strong>. Jadi, misalnya harga satu Indomie kemarin 3000, tapi hari ini 3500, sedangkan harga yang&nbsp; lain masih sama aja. Itu bukan inflasi.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Inflasi itu kenaikan harga yang umum.<\/strong> Nah biasanya yang menyebabkan inflasi di Indonesia adalah harga komoditas yang naik nih kayak minyak dunia yang akan berpengaruh sama BBM, atau bahan pangan yang naik kayak beras, cabe, atau minyak goreng.<\/p>\n\n\n\n<p>Baru banget data inflasi Indonesia dikeluarkan, dan hasilnya diluar ekspektasi. <strong>Semula<\/strong> <strong>ekspektasi gerak inflasi<\/strong> <strong> tidak melebihi 4%, namun ternyata  di <a href=\"https:\/\/www.bps.go.id\/pressrelease\/2022\/07\/01\/1862\/inflasi-terjadi-pada-juni-2022-sebesar-0-61-persen--inflasi-tertinggi-terjadi-di-gunungsitoli-sebesar-2-72-persen-.html\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">bulan Juni 2022 tembus sampai 4,35% <em>year on year<\/em>.<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Nah, inflasi tentunya menyebabkan kekhawatiran pasar, hal ini terbukti dengan turunnya IHSG sebesar 1,70% pada hari pengumuman inflasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Reaksi pasar menunjukkan adanya kekhawatiran akan kenaikan suku bunga yang agresif oleh Bank Sentral (Bank Indonesia). Bank Indonesia menaikkan suku bunga dengan tujuan untuk mengontrol melalui kebijakan moneternya. Dengan naiknya suku bunga, uang yang beredar tidak akan terlalu banyak.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun kenapa hal itu bisa terjadi?<\/p>\n\n\n\n<p>Gampangnya gini, ketika suku bunga dinaikkan oleh Bank Sentral, maka produk investasi yang bebas resiko seperti deposito akan diuntungkan karena returnnya akan ikut naik. Hal ini tentunya akan menggiurkan untuk pelaku pasar, dengan instrumen investasi yang rendah resiko, return yang didapatkan bisa cukup tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika hal itu terjadi maka orang akan sedikit yang membuat usaha (mengingat resikonya yang tinggi) dan  berinvestasi pada instrumen keuangan yang memiliki resiko keuangan yang tinggi seperti saham.<\/p>\n\n\n\n<p>Walaupun saham kemungkinan akan sepi peminat, namun ga semua saham jelek loh. Ada sektor yang akan memberikan return yang baik ketika inflasi naik. Yuk kita bahas<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>SEKTOR YANG UNTUNG<\/strong> <strong>KARNA INFLASI<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Kita udah tau nih inflasi dan salah satu cara mengontrolnya kan lewat naik turun suku bunga Bank Sentral. Suku bunga ini akan sangat berpengaruh baik untuk emiten di sektor perbankan, namun berpengaruh buruk nih untuk sektor yang banyak utang seperti sektor properti.<\/p>\n\n\n\n<p>Kenapa perbankan untung?<\/p>\n\n\n\n<p>Karena ketika bank sentral menaikkan suku bunga, perbankan juga akan menaikkan suku bunga kredit sehingga pendapatan dari bunga kredit mereka akan naik, sedangkan \u201cbiasanya\u201d suku bunga untuk obligasi tidak dinaikkan setinggi suku bunga bank sentral wkwkwk.<\/p>\n\n\n\n<p>Agak ngeselin ya, tapi itu lah model bisnisnya untuk dapet untung wkwk.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga : <a href=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/2022\/04\/07\/saham-bbri-dividen-jumbo-hingga-valuasi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Saham BBRI : Dividen Jumbo hingga Valuas<\/a><a href=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/2022\/04\/07\/saham-bbri-dividen-jumbo-hingga-valuasi\/\">i<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Nah sektor properti nih biasa yang agak rugi. Karena biasanya emiten proerti akan menggunakan utang dalam pengerjaan proyek mereka.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>SELANJUTNYA NGAPAIN<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Mungkin, <strong>bakal banyak nih nanti saham yang harganya jatuh dan \u201cterlihat\u201d murah<\/strong>. Kita jangan langsung serok all in, coba cicil aja dulu.<\/p>\n\n\n\n<p>Terus perhatikan fundamental dari saham yang mau kita beli. Sebetulnya kalo fundamentalnya bagus sih aman aja yaa. Perhatikan dampak inflasi dan ekonomi secara makro juga.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Sebetulnya perusahaan yang punya pendapatan berupa USD juga akan mendapat keuntungan<\/strong>. Mengingat inflasi ini tidak hanya terjadi secara nasional, namun juga sampai terjadi ke US, yang mana inflasi pada tahun ini di US merupakan yang tertinggi selama 40 tahun terakhir.<\/p>\n\n\n\n<p>Maka kita bisa juga nih mulai perhatikan emiten yang pendapatannya USD. Karena USD akan menguat ketika bank sentral amerika mengeluarkan kebijakan Quantitative Tightening (sama kayak Bank Indonesia naikin suku bunga). Tujuannya agar uang yang beredar bisa masuk kembali ke Amerika.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika uang kembali ke Amerika, berarti akan ada pelemahan mata uang Indonesia akibat adanya outflows ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi selain perbankan, bisa tuh cek emiten yang pendapatannya dalam USD.<\/p>\n\n\n\n<p><em>&#8220;Ribet lah ah, udah tahan cash aja&#8221;<\/em><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Cash is king, cuman kalo inflasi kan nilai cash akan berkurang. <\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Jadi apakah cash still a king?<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PENDAHULUAN Pembahasan tentang inflasi dari jaman kita SMP udah ada lah ya, dan kita udah sering banget denger. Inflasi itu bukan sekedar tiap ada kenaikan harga aja. Jadi, misalnya harga satu Indomie kemarin 3000, tapi hari ini 3500, sedangkan harga yang&nbsp; lain masih sama aja. Itu bukan inflasi. Inflasi itu kenaikan harga yang umum. Nah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":702,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"subtitle":"","format":"standard","video":"","gallery":"","source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"2","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"0","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":""},"footnotes":""},"categories":[287,291],"tags":[188,189,186,187,46,63],"class_list":["post-701","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","category-saham","tag-ihsg","tag-indonesia","tag-inflasi","tag-inflasi-indonesia","tag-saham","tag-saham-indonesia"],"has_blocks":true,"blocks":[{"blockName":"core\/heading","attrs":{"textAlign":"","content":null,"level":2,"levelOptions":[],"placeholder":"","lock":[],"metadata":[],"align":"","className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<h2><strong>PENDAHULUAN<\/strong><\/h2>\n","innerContent":["\n<h2><strong>PENDAHULUAN<\/strong><\/h2>\n"],"rendered":"\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>PENDAHULUAN<\/strong><\/h2>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Pembahasan tentang inflasi dari jaman kita SMP udah ada lah ya, dan kita udah sering banget denger.<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Pembahasan tentang inflasi dari jaman kita SMP udah ada lah ya, dan kita udah sering banget denger.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Pembahasan tentang inflasi dari jaman kita SMP udah ada lah ya, dan kita udah sering banget denger.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p><strong>Inflasi itu bukan sekedar tiap ada kenaikan harga aja<\/strong>. Jadi, misalnya harga satu Indomie kemarin 3000, tapi hari ini 3500, sedangkan harga yang&nbsp; lain masih sama aja. Itu bukan inflasi.<\/p>\n","innerContent":["\n<p><strong>Inflasi itu bukan sekedar tiap ada kenaikan harga aja<\/strong>. Jadi, misalnya harga satu Indomie kemarin 3000, tapi hari ini 3500, sedangkan harga yang&nbsp; lain masih sama aja. Itu bukan inflasi.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p><strong>Inflasi itu bukan sekedar tiap ada kenaikan harga aja<\/strong>. Jadi, misalnya harga satu Indomie kemarin 3000, tapi hari ini 3500, sedangkan harga yang&nbsp; lain masih sama aja. Itu bukan inflasi.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p><strong>Inflasi itu kenaikan harga yang umum.<\/strong> Nah biasanya yang menyebabkan inflasi di Indonesia adalah harga komoditas yang naik nih kayak minyak dunia yang akan berpengaruh sama BBM, atau bahan pangan yang naik kayak beras, cabe, atau minyak goreng.<\/p>\n","innerContent":["\n<p><strong>Inflasi itu kenaikan harga yang umum.<\/strong> Nah biasanya yang menyebabkan inflasi di Indonesia adalah harga komoditas yang naik nih kayak minyak dunia yang akan berpengaruh sama BBM, atau bahan pangan yang naik kayak beras, cabe, atau minyak goreng.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p><strong>Inflasi itu kenaikan harga yang umum.<\/strong> Nah biasanya yang menyebabkan inflasi di Indonesia adalah harga komoditas yang naik nih kayak minyak dunia yang akan berpengaruh sama BBM, atau bahan pangan yang naik kayak beras, cabe, atau minyak goreng.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Baru banget data inflasi Indonesia dikeluarkan, dan hasilnya diluar ekspektasi. <strong>Semula<\/strong> <strong>ekspektasi gerak inflasi<\/strong> <strong> tidak melebihi 4%, namun ternyata  di <a href=\"https:\/\/www.bps.go.id\/pressrelease\/2022\/07\/01\/1862\/inflasi-terjadi-pada-juni-2022-sebesar-0-61-persen--inflasi-tertinggi-terjadi-di-gunungsitoli-sebesar-2-72-persen-.html\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">bulan Juni 2022 tembus sampai 4,35% <em>year on year<\/em>.<\/a><\/strong><\/p>\n","innerContent":["\n<p>Baru banget data inflasi Indonesia dikeluarkan, dan hasilnya diluar ekspektasi. <strong>Semula<\/strong> <strong>ekspektasi gerak inflasi<\/strong> <strong> tidak melebihi 4%, namun ternyata  di <a href=\"https:\/\/www.bps.go.id\/pressrelease\/2022\/07\/01\/1862\/inflasi-terjadi-pada-juni-2022-sebesar-0-61-persen--inflasi-tertinggi-terjadi-di-gunungsitoli-sebesar-2-72-persen-.html\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">bulan Juni 2022 tembus sampai 4,35% <em>year on year<\/em>.<\/a><\/strong><\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Baru banget data inflasi Indonesia dikeluarkan, dan hasilnya diluar ekspektasi. <strong>Semula<\/strong> <strong>ekspektasi gerak inflasi<\/strong> <strong> tidak melebihi 4%, namun ternyata  di <a href=\"https:\/\/www.bps.go.id\/pressrelease\/2022\/07\/01\/1862\/inflasi-terjadi-pada-juni-2022-sebesar-0-61-persen--inflasi-tertinggi-terjadi-di-gunungsitoli-sebesar-2-72-persen-.html\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">bulan Juni 2022 tembus sampai 4,35% <em>year on year<\/em>.<\/a><\/strong><\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Nah, inflasi tentunya menyebabkan kekhawatiran pasar, hal ini terbukti dengan turunnya IHSG sebesar 1,70% pada hari pengumuman inflasi.<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Nah, inflasi tentunya menyebabkan kekhawatiran pasar, hal ini terbukti dengan turunnya IHSG sebesar 1,70% pada hari pengumuman inflasi.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Nah, inflasi tentunya menyebabkan kekhawatiran pasar, hal ini terbukti dengan turunnya IHSG sebesar 1,70% pada hari pengumuman inflasi.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Reaksi pasar menunjukkan adanya kekhawatiran akan kenaikan suku bunga yang agresif oleh Bank Sentral (Bank Indonesia). Bank Indonesia menaikkan suku bunga dengan tujuan untuk mengontrol melalui kebijakan moneternya. Dengan naiknya suku bunga, uang yang beredar tidak akan terlalu banyak.<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Reaksi pasar menunjukkan adanya kekhawatiran akan kenaikan suku bunga yang agresif oleh Bank Sentral (Bank Indonesia). Bank Indonesia menaikkan suku bunga dengan tujuan untuk mengontrol melalui kebijakan moneternya. Dengan naiknya suku bunga, uang yang beredar tidak akan terlalu banyak.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Reaksi pasar menunjukkan adanya kekhawatiran akan kenaikan suku bunga yang agresif oleh Bank Sentral (Bank Indonesia). Bank Indonesia menaikkan suku bunga dengan tujuan untuk mengontrol melalui kebijakan moneternya. Dengan naiknya suku bunga, uang yang beredar tidak akan terlalu banyak.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Namun kenapa hal itu bisa terjadi?<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Namun kenapa hal itu bisa terjadi?<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Namun kenapa hal itu bisa terjadi?<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Gampangnya gini, ketika suku bunga dinaikkan oleh Bank Sentral, maka produk investasi yang bebas resiko seperti deposito akan diuntungkan karena returnnya akan ikut naik. Hal ini tentunya akan menggiurkan untuk pelaku pasar, dengan instrumen investasi yang rendah resiko, return yang didapatkan bisa cukup tinggi.<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Gampangnya gini, ketika suku bunga dinaikkan oleh Bank Sentral, maka produk investasi yang bebas resiko seperti deposito akan diuntungkan karena returnnya akan ikut naik. Hal ini tentunya akan menggiurkan untuk pelaku pasar, dengan instrumen investasi yang rendah resiko, return yang didapatkan bisa cukup tinggi.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Gampangnya gini, ketika suku bunga dinaikkan oleh Bank Sentral, maka produk investasi yang bebas resiko seperti deposito akan diuntungkan karena returnnya akan ikut naik. Hal ini tentunya akan menggiurkan untuk pelaku pasar, dengan instrumen investasi yang rendah resiko, return yang didapatkan bisa cukup tinggi.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Ketika hal itu terjadi maka orang akan sedikit yang membuat usaha (mengingat resikonya yang tinggi) dan  berinvestasi pada instrumen keuangan yang memiliki resiko keuangan yang tinggi seperti saham.<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Ketika hal itu terjadi maka orang akan sedikit yang membuat usaha (mengingat resikonya yang tinggi) dan  berinvestasi pada instrumen keuangan yang memiliki resiko keuangan yang tinggi seperti saham.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Ketika hal itu terjadi maka orang akan sedikit yang membuat usaha (mengingat resikonya yang tinggi) dan  berinvestasi pada instrumen keuangan yang memiliki resiko keuangan yang tinggi seperti saham.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Walaupun saham kemungkinan akan sepi peminat, namun ga semua saham jelek loh. Ada sektor yang akan memberikan return yang baik ketika inflasi naik. Yuk kita bahas<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Walaupun saham kemungkinan akan sepi peminat, namun ga semua saham jelek loh. Ada sektor yang akan memberikan return yang baik ketika inflasi naik. Yuk kita bahas<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Walaupun saham kemungkinan akan sepi peminat, namun ga semua saham jelek loh. Ada sektor yang akan memberikan return yang baik ketika inflasi naik. Yuk kita bahas<\/p>\n"},{"blockName":"core\/heading","attrs":{"textAlign":"","content":null,"level":2,"levelOptions":[],"placeholder":"","lock":[],"metadata":[],"align":"","className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<h2><strong>SEKTOR YANG UNTUNG<\/strong> <strong>KARNA INFLASI<\/strong><\/h2>\n","innerContent":["\n<h2><strong>SEKTOR YANG UNTUNG<\/strong> <strong>KARNA INFLASI<\/strong><\/h2>\n"],"rendered":"\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>SEKTOR YANG UNTUNG<\/strong> <strong>KARNA INFLASI<\/strong><\/h2>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Kita udah tau nih inflasi dan salah satu cara mengontrolnya kan lewat naik turun suku bunga Bank Sentral. Suku bunga ini akan sangat berpengaruh baik untuk emiten di sektor perbankan, namun berpengaruh buruk nih untuk sektor yang banyak utang seperti sektor properti.<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Kita udah tau nih inflasi dan salah satu cara mengontrolnya kan lewat naik turun suku bunga Bank Sentral. Suku bunga ini akan sangat berpengaruh baik untuk emiten di sektor perbankan, namun berpengaruh buruk nih untuk sektor yang banyak utang seperti sektor properti.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Kita udah tau nih inflasi dan salah satu cara mengontrolnya kan lewat naik turun suku bunga Bank Sentral. Suku bunga ini akan sangat berpengaruh baik untuk emiten di sektor perbankan, namun berpengaruh buruk nih untuk sektor yang banyak utang seperti sektor properti.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Kenapa perbankan untung?<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Kenapa perbankan untung?<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Kenapa perbankan untung?<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Karena ketika bank sentral menaikkan suku bunga, perbankan juga akan menaikkan suku bunga kredit sehingga pendapatan dari bunga kredit mereka akan naik, sedangkan \u201cbiasanya\u201d suku bunga untuk obligasi tidak dinaikkan setinggi suku bunga bank sentral wkwkwk.<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Karena ketika bank sentral menaikkan suku bunga, perbankan juga akan menaikkan suku bunga kredit sehingga pendapatan dari bunga kredit mereka akan naik, sedangkan \u201cbiasanya\u201d suku bunga untuk obligasi tidak dinaikkan setinggi suku bunga bank sentral wkwkwk.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Karena ketika bank sentral menaikkan suku bunga, perbankan juga akan menaikkan suku bunga kredit sehingga pendapatan dari bunga kredit mereka akan naik, sedangkan \u201cbiasanya\u201d suku bunga untuk obligasi tidak dinaikkan setinggi suku bunga bank sentral wkwkwk.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Agak ngeselin ya, tapi itu lah model bisnisnya untuk dapet untung wkwk.<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Agak ngeselin ya, tapi itu lah model bisnisnya untuk dapet untung wkwk.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Agak ngeselin ya, tapi itu lah model bisnisnya untuk dapet untung wkwk.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p><strong>Baca juga : <a href=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/2022\/04\/07\/saham-bbri-dividen-jumbo-hingga-valuasi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Saham BBRI : Dividen Jumbo hingga Valuas<\/a><a href=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/2022\/04\/07\/saham-bbri-dividen-jumbo-hingga-valuasi\/\">i<\/a><\/strong><\/p>\n","innerContent":["\n<p><strong>Baca juga : <a href=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/2022\/04\/07\/saham-bbri-dividen-jumbo-hingga-valuasi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Saham BBRI : Dividen Jumbo hingga Valuas<\/a><a href=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/2022\/04\/07\/saham-bbri-dividen-jumbo-hingga-valuasi\/\">i<\/a><\/strong><\/p>\n"],"rendered":"\n<p><strong>Baca juga : <a href=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/2022\/04\/07\/saham-bbri-dividen-jumbo-hingga-valuasi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Saham BBRI : Dividen Jumbo hingga Valuas<\/a><a href=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/2022\/04\/07\/saham-bbri-dividen-jumbo-hingga-valuasi\/\">i<\/a><\/strong><\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Nah sektor properti nih biasa yang agak rugi. Karena biasanya emiten proerti akan menggunakan utang dalam pengerjaan proyek mereka.<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Nah sektor properti nih biasa yang agak rugi. Karena biasanya emiten proerti akan menggunakan utang dalam pengerjaan proyek mereka.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Nah sektor properti nih biasa yang agak rugi. Karena biasanya emiten proerti akan menggunakan utang dalam pengerjaan proyek mereka.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/heading","attrs":{"textAlign":"","content":null,"level":2,"levelOptions":[],"placeholder":"","lock":[],"metadata":[],"align":"","className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<h2><strong>SELANJUTNYA NGAPAIN<\/strong><\/h2>\n","innerContent":["\n<h2><strong>SELANJUTNYA NGAPAIN<\/strong><\/h2>\n"],"rendered":"\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>SELANJUTNYA NGAPAIN<\/strong><\/h2>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Mungkin, <strong>bakal banyak nih nanti saham yang harganya jatuh dan \u201cterlihat\u201d murah<\/strong>. Kita jangan langsung serok all in, coba cicil aja dulu.<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Mungkin, <strong>bakal banyak nih nanti saham yang harganya jatuh dan \u201cterlihat\u201d murah<\/strong>. Kita jangan langsung serok all in, coba cicil aja dulu.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Mungkin, <strong>bakal banyak nih nanti saham yang harganya jatuh dan \u201cterlihat\u201d murah<\/strong>. Kita jangan langsung serok all in, coba cicil aja dulu.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Terus perhatikan fundamental dari saham yang mau kita beli. Sebetulnya kalo fundamentalnya bagus sih aman aja yaa. Perhatikan dampak inflasi dan ekonomi secara makro juga.<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Terus perhatikan fundamental dari saham yang mau kita beli. Sebetulnya kalo fundamentalnya bagus sih aman aja yaa. Perhatikan dampak inflasi dan ekonomi secara makro juga.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Terus perhatikan fundamental dari saham yang mau kita beli. Sebetulnya kalo fundamentalnya bagus sih aman aja yaa. Perhatikan dampak inflasi dan ekonomi secara makro juga.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p><strong>Sebetulnya perusahaan yang punya pendapatan berupa USD juga akan mendapat keuntungan<\/strong>. Mengingat inflasi ini tidak hanya terjadi secara nasional, namun juga sampai terjadi ke US, yang mana inflasi pada tahun ini di US merupakan yang tertinggi selama 40 tahun terakhir.<\/p>\n","innerContent":["\n<p><strong>Sebetulnya perusahaan yang punya pendapatan berupa USD juga akan mendapat keuntungan<\/strong>. Mengingat inflasi ini tidak hanya terjadi secara nasional, namun juga sampai terjadi ke US, yang mana inflasi pada tahun ini di US merupakan yang tertinggi selama 40 tahun terakhir.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p><strong>Sebetulnya perusahaan yang punya pendapatan berupa USD juga akan mendapat keuntungan<\/strong>. Mengingat inflasi ini tidak hanya terjadi secara nasional, namun juga sampai terjadi ke US, yang mana inflasi pada tahun ini di US merupakan yang tertinggi selama 40 tahun terakhir.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Maka kita bisa juga nih mulai perhatikan emiten yang pendapatannya USD. Karena USD akan menguat ketika bank sentral amerika mengeluarkan kebijakan Quantitative Tightening (sama kayak Bank Indonesia naikin suku bunga). Tujuannya agar uang yang beredar bisa masuk kembali ke Amerika.<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Maka kita bisa juga nih mulai perhatikan emiten yang pendapatannya USD. Karena USD akan menguat ketika bank sentral amerika mengeluarkan kebijakan Quantitative Tightening (sama kayak Bank Indonesia naikin suku bunga). Tujuannya agar uang yang beredar bisa masuk kembali ke Amerika.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Maka kita bisa juga nih mulai perhatikan emiten yang pendapatannya USD. Karena USD akan menguat ketika bank sentral amerika mengeluarkan kebijakan Quantitative Tightening (sama kayak Bank Indonesia naikin suku bunga). Tujuannya agar uang yang beredar bisa masuk kembali ke Amerika.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Ketika uang kembali ke Amerika, berarti akan ada pelemahan mata uang Indonesia akibat adanya outflows ini.<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Ketika uang kembali ke Amerika, berarti akan ada pelemahan mata uang Indonesia akibat adanya outflows ini.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Ketika uang kembali ke Amerika, berarti akan ada pelemahan mata uang Indonesia akibat adanya outflows ini.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Jadi selain perbankan, bisa tuh cek emiten yang pendapatannya dalam USD.<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Jadi selain perbankan, bisa tuh cek emiten yang pendapatannya dalam USD.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Jadi selain perbankan, bisa tuh cek emiten yang pendapatannya dalam USD.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p><em>\"Ribet lah ah, udah tahan cash aja\"<\/em><\/p>\n","innerContent":["\n<p><em>\"Ribet lah ah, udah tahan cash aja\"<\/em><\/p>\n"],"rendered":"\n<p><em>\"Ribet lah ah, udah tahan cash aja\"<\/em><\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p><strong>Cash is king, cuman kalo inflasi kan nilai cash akan berkurang. <\/strong><\/p>\n","innerContent":["\n<p><strong>Cash is king, cuman kalo inflasi kan nilai cash akan berkurang. <\/strong><\/p>\n"],"rendered":"\n<p><strong>Cash is king, cuman kalo inflasi kan nilai cash akan berkurang. <\/strong><\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p><strong>Jadi apakah cash still a king?<\/strong><\/p>\n","innerContent":["\n<p><strong>Jadi apakah cash still a king?<\/strong><\/p>\n"],"rendered":"\n<p><strong>Jadi apakah cash still a king?<\/strong><\/p>\n"}],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v18.5.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Awas Inflasi! Ini Cara Lawannya di Pasar Modal - Finplan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Hati-hati dengan Inflasi, berikut ada beberapa cara yang dapat diterapkan di pasar modal untuk melawan inflasi. Cash isn&#039;t King anymore.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/awas-inflasi-ini-cara-lawan-inflasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Awas Inflasi! Ini Cara Lawannya di Pasar Modal - Finplan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Hati-hati dengan Inflasi, berikut ada beberapa cara yang dapat diterapkan di pasar modal untuk melawan inflasi. Cash isn&#039;t King anymore.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/awas-inflasi-ini-cara-lawan-inflasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Finplan\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-07-04T07:33:29+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-10-11T05:44:47+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/INFLASI-min.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Geraldo Manuhutu, RSA\u00ae\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/\",\"name\":\"Finplan\",\"description\":\"Komunitas belajar investasi\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/awas-inflasi-ini-cara-lawan-inflasi\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/INFLASI-min.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/INFLASI-min.png\",\"width\":1920,\"height\":1080,\"caption\":\"sumber : edit sendiri\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/awas-inflasi-ini-cara-lawan-inflasi\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/awas-inflasi-ini-cara-lawan-inflasi\/\",\"name\":\"Awas Inflasi! Ini Cara Lawannya di Pasar Modal - Finplan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/awas-inflasi-ini-cara-lawan-inflasi\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-07-04T07:33:29+00:00\",\"dateModified\":\"2022-10-11T05:44:47+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#\/schema\/person\/739aa89a5cb41f144b831227fa5acb7c\"},\"description\":\"Hati-hati dengan Inflasi, berikut ada beberapa cara yang dapat diterapkan di pasar modal untuk melawan inflasi. Cash isn't King anymore.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/awas-inflasi-ini-cara-lawan-inflasi\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/awas-inflasi-ini-cara-lawan-inflasi\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/awas-inflasi-ini-cara-lawan-inflasi\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Awas Inflasi! Ini Cara Lawannya di Pasar Modal\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#\/schema\/person\/739aa89a5cb41f144b831227fa5acb7c\",\"name\":\"Geraldo Manuhutu, RSA\u00ae\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4f7c184c8ca9b9f079de69263e31c8c226556add03927ea4c0ab6662bc28b012?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4f7c184c8ca9b9f079de69263e31c8c226556add03927ea4c0ab6662bc28b012?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Geraldo Manuhutu, RSA\u00ae\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.linkedin.com\/in\/geraldomanuhutu\/\"],\"url\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/author\/geraldo-manuhutu\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Awas Inflasi! Ini Cara Lawannya di Pasar Modal - Finplan","description":"Hati-hati dengan Inflasi, berikut ada beberapa cara yang dapat diterapkan di pasar modal untuk melawan inflasi. Cash isn't King anymore.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/awas-inflasi-ini-cara-lawan-inflasi\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Awas Inflasi! Ini Cara Lawannya di Pasar Modal - Finplan","og_description":"Hati-hati dengan Inflasi, berikut ada beberapa cara yang dapat diterapkan di pasar modal untuk melawan inflasi. Cash isn't King anymore.","og_url":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/awas-inflasi-ini-cara-lawan-inflasi\/","og_site_name":"Finplan","article_published_time":"2022-07-04T07:33:29+00:00","article_modified_time":"2022-10-11T05:44:47+00:00","og_image":[{"width":1920,"height":1080,"url":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/INFLASI-min.png","type":"image\/png"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Geraldo Manuhutu, RSA\u00ae","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/","name":"Finplan","description":"Komunitas belajar investasi","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/awas-inflasi-ini-cara-lawan-inflasi\/#primaryimage","inLanguage":"id","url":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/INFLASI-min.png","contentUrl":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/INFLASI-min.png","width":1920,"height":1080,"caption":"sumber : edit sendiri"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/awas-inflasi-ini-cara-lawan-inflasi\/#webpage","url":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/awas-inflasi-ini-cara-lawan-inflasi\/","name":"Awas Inflasi! Ini Cara Lawannya di Pasar Modal - Finplan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/awas-inflasi-ini-cara-lawan-inflasi\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-07-04T07:33:29+00:00","dateModified":"2022-10-11T05:44:47+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#\/schema\/person\/739aa89a5cb41f144b831227fa5acb7c"},"description":"Hati-hati dengan Inflasi, berikut ada beberapa cara yang dapat diterapkan di pasar modal untuk melawan inflasi. Cash isn't King anymore.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/awas-inflasi-ini-cara-lawan-inflasi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.finplan.id\/blog\/awas-inflasi-ini-cara-lawan-inflasi\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/awas-inflasi-ini-cara-lawan-inflasi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Awas Inflasi! Ini Cara Lawannya di Pasar Modal"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#\/schema\/person\/739aa89a5cb41f144b831227fa5acb7c","name":"Geraldo Manuhutu, RSA\u00ae","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#personlogo","inLanguage":"id","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4f7c184c8ca9b9f079de69263e31c8c226556add03927ea4c0ab6662bc28b012?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4f7c184c8ca9b9f079de69263e31c8c226556add03927ea4c0ab6662bc28b012?s=96&d=mm&r=g","caption":"Geraldo Manuhutu, RSA\u00ae"},"sameAs":["https:\/\/www.linkedin.com\/in\/geraldomanuhutu\/"],"url":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/author\/geraldo-manuhutu\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/701","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=701"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/701\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":705,"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/701\/revisions\/705"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/702"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=701"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=701"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=701"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}