{"id":901,"date":"2022-10-02T15:54:00","date_gmt":"2022-10-02T08:54:00","guid":{"rendered":"https:\/\/finplan.id\/blog\/?p=901"},"modified":"2022-10-10T10:22:27","modified_gmt":"2022-10-10T03:22:27","slug":"bearish-dan-bullish-saham","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/bearish-dan-bullish-saham\/","title":{"rendered":"Bearish Dan Bullish Saham, Pengetahuan Wajib Calon Trader"},"content":{"rendered":"\n<p>meskipun sering didengar dan disebut di berbagai kesempatan, rupanya banyak orang yang seringkali masih tertukar ketika mengartikan istilah bearish dan bullish saham. Simak artikel di bawah ini untuk mengetahui lebih lanjut seputar bearish dan bullish market. <\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full is-resized\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/bearish-dan-bullish-saham.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-928\" width=\"807\" height=\"442\" srcset=\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/bearish-dan-bullish-saham.webp 730w, https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/bearish-dan-bullish-saham-300x164.webp 300w\" sizes=\"(max-width: 807px) 100vw, 807px\" \/><figcaption>Bearish dan bullish saham adalah hal wajar yang pasti terjadi dalam berinvestasi dan merupakan hal biasa bagi para trader maupun investor.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Bagi para investor maupun trader saham, memahami berbagai istilah saham menjadi hal wajib yang perlu dilakukan. Pasalnya, isitilah-istilah dalam investasi saham menjadi salah satu faktor yang menentukan aksi atau tindakan yang akan diambil oleh seorang investor. Salah satu istilah penting yang wajib dipahami investor maupun trader saham adalah bearish dan bullish saham.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apa Itu Bearish dan Bullish Saham?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Bearish dan bullish saham merupakan istilah dalam investasi yang menggambarkan kondisi sebuah pasar (<em>market<\/em>). Baik bearish maupun bullish, kedua istilah ini menjadi hal penting yang perlu dipahami oleh seorang trader maupun investor dalam berinvestasi. Jika istilah ini penting, lalu apa yang dimaksud dengan bearish dan bullish market?&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><strong><em>Bearish market<\/em><\/strong> diartikan sebagai kondisi pasar yang sedang melemah atau <em>downtrend<\/em>. Bearish berasal dari kata <em>bear<\/em> atau beruang. Istilah ini diambil dari bagaimana cara beruang ketika bertarung atau menyerang musuhnya, dimana beruang akan mengeluarkan dan mengayunkan cakarnya dari atas ke bawah. Pola gerakan inilah yang digunakan untuk menggambarkan kondisi pasar yang sedang turun.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan <strong><em>bullish market<\/em><\/strong> diartikan sebagai kondisi pasar yang sedang mengalami penguatan atau kenaikan (uptrend). Istilah ini diambil dari bagaimana seekor banteng (<em>bull<\/em>) pada saat menyerang atau bertarung, yaitu dengan pola gerakan mengangkat tanduknya dari bawah ke atas. Pola ini digunakan untuk menggambarkan kondisi pasar yang sedang naik.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Ciri Saham Bearish dan Bullish<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large is-resized\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/grafik-pasar-saham-1024x577.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-930\" width=\"776\" height=\"437\" srcset=\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/grafik-pasar-saham-1024x577.webp 1024w, https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/grafik-pasar-saham-300x169.webp 300w, https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/grafik-pasar-saham-768x433.webp 768w, https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/grafik-pasar-saham-750x423.webp 750w, https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/grafik-pasar-saham-1140x642.webp 1140w, https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/grafik-pasar-saham.webp 1260w\" sizes=\"(max-width: 776px) 100vw, 776px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Pertanyaan selanjutnya yaitu, apakah ada cara untuk mengetahui apakah kondisi pasar saham sedang bearish atau bullish?&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Jawabannya tentu ada. Dalam saham, kondisi pasar memang akan selalu mengalami perubahan. Untuk mengetahui apakah kondisi pasar sedang naik atau turun, ada beberapa cara yang bisa digunakan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Melihat Kondisi Ekonomi Global<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Cara paling mudah untuk mengetahui kondisi pasar terkini adalah dengan melihat ekonomi dunia. Jika kondisi ekonomi sedang menguntungkan, daya beli menguat, dan juga harga saham sebagian besar perusahaan naik, maka bisa disimpulkan pasar sedang berada pada kondisi bullish. tetapi , jika ekonomi dunia sedang melemah, daya beli rendah, dan harga saham perusahaan menurun lebih dari 20%, maka pasar sedang bearish.<\/p>\n\n\n\n<p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/4-faktor-yang-menguntungkan-investor-pemula-ketika-belanja-saham\/\"><strong><em>4 Faktor Yang Menguntungkan Investor Pemula Ketika Belanja Saham<\/em><\/strong><\/a>&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Jual-Beli Surat Berharga<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Cara berikutnya adalah dengan melihat banyak tidaknya kegiatan jual-beli surat berharga. Trend bullish atau penguatan kondisi pasar biasanya ditandai dari banyaknya kegiatan pembelian daripada penjualan sebuah sekuritas. Berbanding terbalik dengan bullish, trend bearish akan membuat banyak orang cenderung menjual daripada membeli. Atau bisa dikatakan permintaan lebih rendah daripada penawaran.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Kondisi Psikologi Investor atau Trader<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Kondisi psikologi seorang investor maupun trader juga dapat digunakan untuk mengetahui kondisi pasar terkini. Ketika sedang terjadi bullish saham, pasar saham akan dipenuhi dengan sentimen positif. Hal ini tentu akan mendorong psikologi investor dan trader untuk ikut serta dalam kegiatan jual beli saham dengan harapan mendapatkan keuntungan.<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan jika pasar sedang bearish dan timbul banyak sentimen negatif, maka para investor dan trader akan cenderung menjauhi kegiatan jual beli di pasar saham dan akan menunggu sampai kondisi pasar menunjukkan pergerakan positif. Tidak jarang trader maupun investor tidak akan segan menarik uang mereka dari pasar untuk menghidari kerugian saat bearish market.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Faktor Penyebab Bearish dan Bullish pada Pasar Saham<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Dalam kegiatan jual beli pada pasar saham, ternyata ada beberapa faktor yang menyebabkan suatu pasar mengalami kondisi bearish dan bullish. Faktor penyebab naik turun pasar sebenarnya hampir sama antara bearish dan bullish saham. Berikut ini ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya bearish dan bullish pada pasar.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Faktor Penyebab Bullish Market<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full is-resized\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/faktor-market-bullish.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-932\" width=\"728\" height=\"478\" srcset=\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/faktor-market-bullish.jpg 640w, https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/faktor-market-bullish-300x197.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 728px) 100vw, 728px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>1. Faktor makro ekonomi<\/strong>, seperti kondisi ekonomi nasional dan internasional yang sedang baik, terjadinya pertumbuhan ekonomi suatu negara, banyaknya pembukaan lapangan pekerjaan, menurunnya tingkat pengangguran, naiknya pendapatan perkapita suatu negara, dan lainnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>2. Faktor fundamental perusahaan<\/strong>, seperti adanya kebijakan fiskal yang dibuat oleh pemerintah, tingginya harga komoditas, adanya tindakan korporasi atau <em>corportate action <\/em>(merger, akuisisi, ekspansi bisnis, dan lainnya).<\/p>\n\n\n\n<p><strong>3. Faktor euforia pasar<\/strong>, seperti pembelian saham IPO dengan harga rendah.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/tips-investasi-tetap-tenang-meski-market-sedang-bearish\/\"><em><strong>Tips Investasi, Tetap Tenang Meski Market Sedang Bearish<\/strong><\/em><\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Faktor Penyebab Bearish Market<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/faktor-market-bearish-1024x576.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-933\" srcset=\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/faktor-market-bearish-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/faktor-market-bearish-300x169.jpg 300w, https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/faktor-market-bearish-768x432.jpg 768w, https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/faktor-market-bearish-750x422.jpg 750w, https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/faktor-market-bearish-1140x641.jpg 1140w, https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/faktor-market-bearish.jpg 1200w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>1.<\/strong> <strong>Faktor makro ekonomi<\/strong>, seperti kondisi ekonomi nasional dan global yang menurun, terjadinya krisis di suatu negara, harga saham turun, dan lainnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>2. Dampak sektoral industri<\/strong>, seperti kenaikan cukai dan pajak, <em>panic selling<\/em>, laba perusahaan yang turun, tidak ada pembagian deviden, bahkan perusahaan yang berakhir bangkrut.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>3. Faktor fundamental perusahaan<\/strong>, seperti nilai saham perusahaan turun, deviden turun, dan adanya permasalahan internal di dalam perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Artikel terkait: <strong><em><a href=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/lakukan-3-hal-ini-saat-market-crash\/\">Lakukan 3 Hal ini saat Market Crash!<\/a><\/em><\/strong>&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam investasi, kondisi bearish dan bullish saham merupakan sebuah kondisi yang pasti akan dihadapi oleh investor dan trader. Baik kondisi market sedang bullish atau bearish, seorang trader atau investor tetap harus bijak dalam berinvestasi. Sebelum memulai investasi saham, kamu bisa mempelajari dan memahami lebih dalam tentang saham dan istilah-istilah dalam investasi, khususnya saham.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>meskipun sering didengar dan disebut di berbagai kesempatan, rupanya banyak orang yang seringkali masih tertukar ketika mengartikan istilah bearish dan bullish saham. Simak artikel di bawah ini untuk mengetahui lebih lanjut seputar bearish dan bullish market. Bagi para investor maupun trader saham, memahami berbagai istilah saham menjadi hal wajib yang perlu dilakukan. Pasalnya, isitilah-istilah dalam [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":16,"featured_media":922,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":null,"jnews_primary_category":{"id":""},"footnotes":""},"categories":[287,291],"tags":[206,298,54,46],"class_list":["post-901","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","category-saham","tag-bearish","tag-bullish","tag-investasi","tag-saham"],"has_blocks":true,"blocks":[{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>meskipun sering didengar dan disebut di berbagai kesempatan, rupanya banyak orang yang seringkali masih tertukar ketika mengartikan istilah bearish dan bullish saham. Simak artikel di bawah ini untuk mengetahui lebih lanjut seputar bearish dan bullish market. <\/p>\n","innerContent":["\n<p>meskipun sering didengar dan disebut di berbagai kesempatan, rupanya banyak orang yang seringkali masih tertukar ketika mengartikan istilah bearish dan bullish saham. Simak artikel di bawah ini untuk mengetahui lebih lanjut seputar bearish dan bullish market. <\/p>\n"],"rendered":"\n<p>meskipun sering didengar dan disebut di berbagai kesempatan, rupanya banyak orang yang seringkali masih tertukar ketika mengartikan istilah bearish dan bullish saham. Simak artikel di bawah ini untuk mengetahui lebih lanjut seputar bearish dan bullish market. <\/p>\n"},{"blockName":"core\/image","attrs":{"id":928,"width":807,"height":442,"sizeSlug":"full","linkDestination":"none","blob":"","url":"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/bearish-dan-bullish-saham.webp","alt":"","caption":null,"lightbox":[],"title":"","href":"","rel":"","linkClass":"","aspectRatio":"","scale":"","linkTarget":"","lock":[],"metadata":[],"align":"","className":"","style":[],"borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<figure class=\"wp-block-image size-full is-resized\"><img src=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/bearish-dan-bullish-saham.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-928\" width=\"807\" height=\"442\"\/><figcaption>Bearish dan bullish saham adalah hal wajar yang pasti terjadi dalam berinvestasi dan merupakan hal biasa bagi para trader maupun investor.<\/figcaption><\/figure>\n","innerContent":["\n<figure class=\"wp-block-image size-full is-resized\"><img src=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/bearish-dan-bullish-saham.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-928\" width=\"807\" height=\"442\"\/><figcaption>Bearish dan bullish saham adalah hal wajar yang pasti terjadi dalam berinvestasi dan merupakan hal biasa bagi para trader maupun investor.<\/figcaption><\/figure>\n"],"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-full is-resized\"><img src=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/bearish-dan-bullish-saham.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-928\" width=\"807\" height=\"442\"\/><figcaption>Bearish dan bullish saham adalah hal wajar yang pasti terjadi dalam berinvestasi dan merupakan hal biasa bagi para trader maupun investor.<\/figcaption><\/figure>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Bagi para investor maupun trader saham, memahami berbagai istilah saham menjadi hal wajib yang perlu dilakukan. Pasalnya, isitilah-istilah dalam investasi saham menjadi salah satu faktor yang menentukan aksi atau tindakan yang akan diambil oleh seorang investor. Salah satu istilah penting yang wajib dipahami investor maupun trader saham adalah bearish dan bullish saham.<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Bagi para investor maupun trader saham, memahami berbagai istilah saham menjadi hal wajib yang perlu dilakukan. Pasalnya, isitilah-istilah dalam investasi saham menjadi salah satu faktor yang menentukan aksi atau tindakan yang akan diambil oleh seorang investor. Salah satu istilah penting yang wajib dipahami investor maupun trader saham adalah bearish dan bullish saham.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Bagi para investor maupun trader saham, memahami berbagai istilah saham menjadi hal wajib yang perlu dilakukan. Pasalnya, isitilah-istilah dalam investasi saham menjadi salah satu faktor yang menentukan aksi atau tindakan yang akan diambil oleh seorang investor. Salah satu istilah penting yang wajib dipahami investor maupun trader saham adalah bearish dan bullish saham.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/heading","attrs":{"textAlign":"","content":null,"level":2,"levelOptions":[],"placeholder":"","lock":[],"metadata":[],"align":"","className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<h2><strong>Apa Itu Bearish dan Bullish Saham?<\/strong><\/h2>\n","innerContent":["\n<h2><strong>Apa Itu Bearish dan Bullish Saham?<\/strong><\/h2>\n"],"rendered":"\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apa Itu Bearish dan Bullish Saham?<\/strong><\/h2>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Bearish dan bullish saham merupakan istilah dalam investasi yang menggambarkan kondisi sebuah pasar (<em>market<\/em>). Baik bearish maupun bullish, kedua istilah ini menjadi hal penting yang perlu dipahami oleh seorang trader maupun investor dalam berinvestasi. Jika istilah ini penting, lalu apa yang dimaksud dengan bearish dan bullish market?&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Bearish dan bullish saham merupakan istilah dalam investasi yang menggambarkan kondisi sebuah pasar (<em>market<\/em>). Baik bearish maupun bullish, kedua istilah ini menjadi hal penting yang perlu dipahami oleh seorang trader maupun investor dalam berinvestasi. Jika istilah ini penting, lalu apa yang dimaksud dengan bearish dan bullish market?&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Bearish dan bullish saham merupakan istilah dalam investasi yang menggambarkan kondisi sebuah pasar (<em>market<\/em>). Baik bearish maupun bullish, kedua istilah ini menjadi hal penting yang perlu dipahami oleh seorang trader maupun investor dalam berinvestasi. Jika istilah ini penting, lalu apa yang dimaksud dengan bearish dan bullish market?&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p><strong><em>Bearish market<\/em><\/strong> diartikan sebagai kondisi pasar yang sedang melemah atau <em>downtrend<\/em>. Bearish berasal dari kata <em>bear<\/em> atau beruang. Istilah ini diambil dari bagaimana cara beruang ketika bertarung atau menyerang musuhnya, dimana beruang akan mengeluarkan dan mengayunkan cakarnya dari atas ke bawah. Pola gerakan inilah yang digunakan untuk menggambarkan kondisi pasar yang sedang turun.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p><strong><em>Bearish market<\/em><\/strong> diartikan sebagai kondisi pasar yang sedang melemah atau <em>downtrend<\/em>. Bearish berasal dari kata <em>bear<\/em> atau beruang. Istilah ini diambil dari bagaimana cara beruang ketika bertarung atau menyerang musuhnya, dimana beruang akan mengeluarkan dan mengayunkan cakarnya dari atas ke bawah. Pola gerakan inilah yang digunakan untuk menggambarkan kondisi pasar yang sedang turun.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p><strong><em>Bearish market<\/em><\/strong> diartikan sebagai kondisi pasar yang sedang melemah atau <em>downtrend<\/em>. Bearish berasal dari kata <em>bear<\/em> atau beruang. Istilah ini diambil dari bagaimana cara beruang ketika bertarung atau menyerang musuhnya, dimana beruang akan mengeluarkan dan mengayunkan cakarnya dari atas ke bawah. Pola gerakan inilah yang digunakan untuk menggambarkan kondisi pasar yang sedang turun.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Sedangkan <strong><em>bullish market<\/em><\/strong> diartikan sebagai kondisi pasar yang sedang mengalami penguatan atau kenaikan (uptrend). Istilah ini diambil dari bagaimana seekor banteng (<em>bull<\/em>) pada saat menyerang atau bertarung, yaitu dengan pola gerakan mengangkat tanduknya dari bawah ke atas. Pola ini digunakan untuk menggambarkan kondisi pasar yang sedang naik.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Sedangkan <strong><em>bullish market<\/em><\/strong> diartikan sebagai kondisi pasar yang sedang mengalami penguatan atau kenaikan (uptrend). Istilah ini diambil dari bagaimana seekor banteng (<em>bull<\/em>) pada saat menyerang atau bertarung, yaitu dengan pola gerakan mengangkat tanduknya dari bawah ke atas. Pola ini digunakan untuk menggambarkan kondisi pasar yang sedang naik.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Sedangkan <strong><em>bullish market<\/em><\/strong> diartikan sebagai kondisi pasar yang sedang mengalami penguatan atau kenaikan (uptrend). Istilah ini diambil dari bagaimana seekor banteng (<em>bull<\/em>) pada saat menyerang atau bertarung, yaitu dengan pola gerakan mengangkat tanduknya dari bawah ke atas. Pola ini digunakan untuk menggambarkan kondisi pasar yang sedang naik.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/heading","attrs":{"textAlign":"","content":null,"level":2,"levelOptions":[],"placeholder":"","lock":[],"metadata":[],"align":"","className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<h2><strong>Ciri Saham Bearish dan Bullish<\/strong><\/h2>\n","innerContent":["\n<h2><strong>Ciri Saham Bearish dan Bullish<\/strong><\/h2>\n"],"rendered":"\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Ciri Saham Bearish dan Bullish<\/strong><\/h2>\n"},{"blockName":"core\/image","attrs":{"id":930,"width":776,"height":437,"sizeSlug":"large","linkDestination":"none","blob":"","url":"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/grafik-pasar-saham-1024x577.webp","alt":"","caption":null,"lightbox":[],"title":"","href":"","rel":"","linkClass":"","aspectRatio":"","scale":"","linkTarget":"","lock":[],"metadata":[],"align":"","className":"","style":[],"borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large is-resized\"><img src=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/grafik-pasar-saham-1024x577.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-930\" width=\"776\" height=\"437\"\/><\/figure>\n","innerContent":["\n<figure class=\"wp-block-image size-large is-resized\"><img src=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/grafik-pasar-saham-1024x577.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-930\" width=\"776\" height=\"437\"\/><\/figure>\n"],"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large is-resized\"><img src=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/grafik-pasar-saham-1024x577.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-930\" width=\"776\" height=\"437\"\/><\/figure>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Pertanyaan selanjutnya yaitu, apakah ada cara untuk mengetahui apakah kondisi pasar saham sedang bearish atau bullish?&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Pertanyaan selanjutnya yaitu, apakah ada cara untuk mengetahui apakah kondisi pasar saham sedang bearish atau bullish?&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Pertanyaan selanjutnya yaitu, apakah ada cara untuk mengetahui apakah kondisi pasar saham sedang bearish atau bullish?&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Jawabannya tentu ada. Dalam saham, kondisi pasar memang akan selalu mengalami perubahan. Untuk mengetahui apakah kondisi pasar sedang naik atau turun, ada beberapa cara yang bisa digunakan.<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Jawabannya tentu ada. Dalam saham, kondisi pasar memang akan selalu mengalami perubahan. Untuk mengetahui apakah kondisi pasar sedang naik atau turun, ada beberapa cara yang bisa digunakan.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Jawabannya tentu ada. Dalam saham, kondisi pasar memang akan selalu mengalami perubahan. Untuk mengetahui apakah kondisi pasar sedang naik atau turun, ada beberapa cara yang bisa digunakan.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/heading","attrs":{"level":3,"textAlign":"","content":null,"levelOptions":[],"placeholder":"","lock":[],"metadata":[],"align":"","className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<h3><strong>1. Melihat Kondisi Ekonomi Global<\/strong><\/h3>\n","innerContent":["\n<h3><strong>1. Melihat Kondisi Ekonomi Global<\/strong><\/h3>\n"],"rendered":"\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Melihat Kondisi Ekonomi Global<\/strong><\/h3>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Cara paling mudah untuk mengetahui kondisi pasar terkini adalah dengan melihat ekonomi dunia. Jika kondisi ekonomi sedang menguntungkan, daya beli menguat, dan juga harga saham sebagian besar perusahaan naik, maka bisa disimpulkan pasar sedang berada pada kondisi bullish. tetapi , jika ekonomi dunia sedang melemah, daya beli rendah, dan harga saham perusahaan menurun lebih dari 20%, maka pasar sedang bearish.<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Cara paling mudah untuk mengetahui kondisi pasar terkini adalah dengan melihat ekonomi dunia. Jika kondisi ekonomi sedang menguntungkan, daya beli menguat, dan juga harga saham sebagian besar perusahaan naik, maka bisa disimpulkan pasar sedang berada pada kondisi bullish. tetapi , jika ekonomi dunia sedang melemah, daya beli rendah, dan harga saham perusahaan menurun lebih dari 20%, maka pasar sedang bearish.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Cara paling mudah untuk mengetahui kondisi pasar terkini adalah dengan melihat ekonomi dunia. Jika kondisi ekonomi sedang menguntungkan, daya beli menguat, dan juga harga saham sebagian besar perusahaan naik, maka bisa disimpulkan pasar sedang berada pada kondisi bullish. tetapi , jika ekonomi dunia sedang melemah, daya beli rendah, dan harga saham perusahaan menurun lebih dari 20%, maka pasar sedang bearish.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/4-faktor-yang-menguntungkan-investor-pemula-ketika-belanja-saham\/\"><strong><em>4 Faktor Yang Menguntungkan Investor Pemula Ketika Belanja Saham<\/em><\/strong><\/a>&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/4-faktor-yang-menguntungkan-investor-pemula-ketika-belanja-saham\/\"><strong><em>4 Faktor Yang Menguntungkan Investor Pemula Ketika Belanja Saham<\/em><\/strong><\/a>&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/4-faktor-yang-menguntungkan-investor-pemula-ketika-belanja-saham\/\"><strong><em>4 Faktor Yang Menguntungkan Investor Pemula Ketika Belanja Saham<\/em><\/strong><\/a>&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/heading","attrs":{"level":3,"textAlign":"","content":null,"levelOptions":[],"placeholder":"","lock":[],"metadata":[],"align":"","className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<h3><strong>2. Jual-Beli Surat Berharga<\/strong><\/h3>\n","innerContent":["\n<h3><strong>2. Jual-Beli Surat Berharga<\/strong><\/h3>\n"],"rendered":"\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Jual-Beli Surat Berharga<\/strong><\/h3>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Cara berikutnya adalah dengan melihat banyak tidaknya kegiatan jual-beli surat berharga. Trend bullish atau penguatan kondisi pasar biasanya ditandai dari banyaknya kegiatan pembelian daripada penjualan sebuah sekuritas. Berbanding terbalik dengan bullish, trend bearish akan membuat banyak orang cenderung menjual daripada membeli. Atau bisa dikatakan permintaan lebih rendah daripada penawaran.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Cara berikutnya adalah dengan melihat banyak tidaknya kegiatan jual-beli surat berharga. Trend bullish atau penguatan kondisi pasar biasanya ditandai dari banyaknya kegiatan pembelian daripada penjualan sebuah sekuritas. Berbanding terbalik dengan bullish, trend bearish akan membuat banyak orang cenderung menjual daripada membeli. Atau bisa dikatakan permintaan lebih rendah daripada penawaran.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Cara berikutnya adalah dengan melihat banyak tidaknya kegiatan jual-beli surat berharga. Trend bullish atau penguatan kondisi pasar biasanya ditandai dari banyaknya kegiatan pembelian daripada penjualan sebuah sekuritas. Berbanding terbalik dengan bullish, trend bearish akan membuat banyak orang cenderung menjual daripada membeli. Atau bisa dikatakan permintaan lebih rendah daripada penawaran.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/heading","attrs":{"level":3,"textAlign":"","content":null,"levelOptions":[],"placeholder":"","lock":[],"metadata":[],"align":"","className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<h3><strong>3. Kondisi Psikologi Investor atau Trader<\/strong><\/h3>\n","innerContent":["\n<h3><strong>3. Kondisi Psikologi Investor atau Trader<\/strong><\/h3>\n"],"rendered":"\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Kondisi Psikologi Investor atau Trader<\/strong><\/h3>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Kondisi psikologi seorang investor maupun trader juga dapat digunakan untuk mengetahui kondisi pasar terkini. Ketika sedang terjadi bullish saham, pasar saham akan dipenuhi dengan sentimen positif. Hal ini tentu akan mendorong psikologi investor dan trader untuk ikut serta dalam kegiatan jual beli saham dengan harapan mendapatkan keuntungan.<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Kondisi psikologi seorang investor maupun trader juga dapat digunakan untuk mengetahui kondisi pasar terkini. Ketika sedang terjadi bullish saham, pasar saham akan dipenuhi dengan sentimen positif. Hal ini tentu akan mendorong psikologi investor dan trader untuk ikut serta dalam kegiatan jual beli saham dengan harapan mendapatkan keuntungan.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Kondisi psikologi seorang investor maupun trader juga dapat digunakan untuk mengetahui kondisi pasar terkini. Ketika sedang terjadi bullish saham, pasar saham akan dipenuhi dengan sentimen positif. Hal ini tentu akan mendorong psikologi investor dan trader untuk ikut serta dalam kegiatan jual beli saham dengan harapan mendapatkan keuntungan.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Sedangkan jika pasar sedang bearish dan timbul banyak sentimen negatif, maka para investor dan trader akan cenderung menjauhi kegiatan jual beli di pasar saham dan akan menunggu sampai kondisi pasar menunjukkan pergerakan positif. Tidak jarang trader maupun investor tidak akan segan menarik uang mereka dari pasar untuk menghidari kerugian saat bearish market.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Sedangkan jika pasar sedang bearish dan timbul banyak sentimen negatif, maka para investor dan trader akan cenderung menjauhi kegiatan jual beli di pasar saham dan akan menunggu sampai kondisi pasar menunjukkan pergerakan positif. Tidak jarang trader maupun investor tidak akan segan menarik uang mereka dari pasar untuk menghidari kerugian saat bearish market.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Sedangkan jika pasar sedang bearish dan timbul banyak sentimen negatif, maka para investor dan trader akan cenderung menjauhi kegiatan jual beli di pasar saham dan akan menunggu sampai kondisi pasar menunjukkan pergerakan positif. Tidak jarang trader maupun investor tidak akan segan menarik uang mereka dari pasar untuk menghidari kerugian saat bearish market.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/heading","attrs":{"textAlign":"","content":null,"level":2,"levelOptions":[],"placeholder":"","lock":[],"metadata":[],"align":"","className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<h2><strong>Faktor Penyebab Bearish dan Bullish pada Pasar Saham<\/strong><\/h2>\n","innerContent":["\n<h2><strong>Faktor Penyebab Bearish dan Bullish pada Pasar Saham<\/strong><\/h2>\n"],"rendered":"\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Faktor Penyebab Bearish dan Bullish pada Pasar Saham<\/strong><\/h2>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Dalam kegiatan jual beli pada pasar saham, ternyata ada beberapa faktor yang menyebabkan suatu pasar mengalami kondisi bearish dan bullish. Faktor penyebab naik turun pasar sebenarnya hampir sama antara bearish dan bullish saham. Berikut ini ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya bearish dan bullish pada pasar.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Dalam kegiatan jual beli pada pasar saham, ternyata ada beberapa faktor yang menyebabkan suatu pasar mengalami kondisi bearish dan bullish. Faktor penyebab naik turun pasar sebenarnya hampir sama antara bearish dan bullish saham. Berikut ini ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya bearish dan bullish pada pasar.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Dalam kegiatan jual beli pada pasar saham, ternyata ada beberapa faktor yang menyebabkan suatu pasar mengalami kondisi bearish dan bullish. Faktor penyebab naik turun pasar sebenarnya hampir sama antara bearish dan bullish saham. Berikut ini ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya bearish dan bullish pada pasar.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/heading","attrs":{"level":3,"textAlign":"","content":null,"levelOptions":[],"placeholder":"","lock":[],"metadata":[],"align":"","className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<h3><strong>Faktor Penyebab Bullish Market<\/strong><\/h3>\n","innerContent":["\n<h3><strong>Faktor Penyebab Bullish Market<\/strong><\/h3>\n"],"rendered":"\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Faktor Penyebab Bullish Market<\/strong><\/h3>\n"},{"blockName":"core\/image","attrs":{"id":932,"width":728,"height":478,"sizeSlug":"full","linkDestination":"none","blob":"","url":"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/faktor-market-bullish.jpg","alt":"","caption":null,"lightbox":[],"title":"","href":"","rel":"","linkClass":"","aspectRatio":"","scale":"","linkTarget":"","lock":[],"metadata":[],"align":"","className":"","style":[],"borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<figure class=\"wp-block-image size-full is-resized\"><img src=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/faktor-market-bullish.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-932\" width=\"728\" height=\"478\"\/><\/figure>\n","innerContent":["\n<figure class=\"wp-block-image size-full is-resized\"><img src=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/faktor-market-bullish.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-932\" width=\"728\" height=\"478\"\/><\/figure>\n"],"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-full is-resized\"><img src=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/faktor-market-bullish.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-932\" width=\"728\" height=\"478\"\/><\/figure>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p><strong>1. Faktor makro ekonomi<\/strong>, seperti kondisi ekonomi nasional dan internasional yang sedang baik, terjadinya pertumbuhan ekonomi suatu negara, banyaknya pembukaan lapangan pekerjaan, menurunnya tingkat pengangguran, naiknya pendapatan perkapita suatu negara, dan lainnya.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p><strong>1. Faktor makro ekonomi<\/strong>, seperti kondisi ekonomi nasional dan internasional yang sedang baik, terjadinya pertumbuhan ekonomi suatu negara, banyaknya pembukaan lapangan pekerjaan, menurunnya tingkat pengangguran, naiknya pendapatan perkapita suatu negara, dan lainnya.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p><strong>1. Faktor makro ekonomi<\/strong>, seperti kondisi ekonomi nasional dan internasional yang sedang baik, terjadinya pertumbuhan ekonomi suatu negara, banyaknya pembukaan lapangan pekerjaan, menurunnya tingkat pengangguran, naiknya pendapatan perkapita suatu negara, dan lainnya.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p><strong>2. Faktor fundamental perusahaan<\/strong>, seperti adanya kebijakan fiskal yang dibuat oleh pemerintah, tingginya harga komoditas, adanya tindakan korporasi atau <em>corportate action <\/em>(merger, akuisisi, ekspansi bisnis, dan lainnya).<\/p>\n","innerContent":["\n<p><strong>2. Faktor fundamental perusahaan<\/strong>, seperti adanya kebijakan fiskal yang dibuat oleh pemerintah, tingginya harga komoditas, adanya tindakan korporasi atau <em>corportate action <\/em>(merger, akuisisi, ekspansi bisnis, dan lainnya).<\/p>\n"],"rendered":"\n<p><strong>2. Faktor fundamental perusahaan<\/strong>, seperti adanya kebijakan fiskal yang dibuat oleh pemerintah, tingginya harga komoditas, adanya tindakan korporasi atau <em>corportate action <\/em>(merger, akuisisi, ekspansi bisnis, dan lainnya).<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p><strong>3. Faktor euforia pasar<\/strong>, seperti pembelian saham IPO dengan harga rendah.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p><strong>3. Faktor euforia pasar<\/strong>, seperti pembelian saham IPO dengan harga rendah.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p><strong>3. Faktor euforia pasar<\/strong>, seperti pembelian saham IPO dengan harga rendah.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/tips-investasi-tetap-tenang-meski-market-sedang-bearish\/\"><em><strong>Tips Investasi, Tetap Tenang Meski Market Sedang Bearish<\/strong><\/em><\/a><\/p>\n","innerContent":["\n<p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/tips-investasi-tetap-tenang-meski-market-sedang-bearish\/\"><em><strong>Tips Investasi, Tetap Tenang Meski Market Sedang Bearish<\/strong><\/em><\/a><\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/tips-investasi-tetap-tenang-meski-market-sedang-bearish\/\"><em><strong>Tips Investasi, Tetap Tenang Meski Market Sedang Bearish<\/strong><\/em><\/a><\/p>\n"},{"blockName":"core\/heading","attrs":{"level":3,"textAlign":"","content":null,"levelOptions":[],"placeholder":"","lock":[],"metadata":[],"align":"","className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<h3><strong>Faktor Penyebab Bearish Market<\/strong><\/h3>\n","innerContent":["\n<h3><strong>Faktor Penyebab Bearish Market<\/strong><\/h3>\n"],"rendered":"\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Faktor Penyebab Bearish Market<\/strong><\/h3>\n"},{"blockName":"core\/image","attrs":{"id":933,"sizeSlug":"large","linkDestination":"none","blob":"","url":"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/faktor-market-bearish-1024x576.jpg","alt":"","caption":null,"lightbox":[],"title":"","href":"","rel":"","linkClass":"","width":"","height":"","aspectRatio":"","scale":"","linkTarget":"","lock":[],"metadata":[],"align":"","className":"","style":[],"borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img src=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/faktor-market-bearish-1024x576.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-933\"\/><\/figure>\n","innerContent":["\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img src=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/faktor-market-bearish-1024x576.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-933\"\/><\/figure>\n"],"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img src=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/faktor-market-bearish-1024x576.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-933\"\/><\/figure>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p><strong>1.<\/strong> <strong>Faktor makro ekonomi<\/strong>, seperti kondisi ekonomi nasional dan global yang menurun, terjadinya krisis di suatu negara, harga saham turun, dan lainnya.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p><strong>1.<\/strong> <strong>Faktor makro ekonomi<\/strong>, seperti kondisi ekonomi nasional dan global yang menurun, terjadinya krisis di suatu negara, harga saham turun, dan lainnya.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p><strong>1.<\/strong> <strong>Faktor makro ekonomi<\/strong>, seperti kondisi ekonomi nasional dan global yang menurun, terjadinya krisis di suatu negara, harga saham turun, dan lainnya.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p><strong>2. Dampak sektoral industri<\/strong>, seperti kenaikan cukai dan pajak, <em>panic selling<\/em>, laba perusahaan yang turun, tidak ada pembagian deviden, bahkan perusahaan yang berakhir bangkrut.&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p><strong>2. Dampak sektoral industri<\/strong>, seperti kenaikan cukai dan pajak, <em>panic selling<\/em>, laba perusahaan yang turun, tidak ada pembagian deviden, bahkan perusahaan yang berakhir bangkrut.&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p><strong>2. Dampak sektoral industri<\/strong>, seperti kenaikan cukai dan pajak, <em>panic selling<\/em>, laba perusahaan yang turun, tidak ada pembagian deviden, bahkan perusahaan yang berakhir bangkrut.&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p><strong>3. Faktor fundamental perusahaan<\/strong>, seperti nilai saham perusahaan turun, deviden turun, dan adanya permasalahan internal di dalam perusahaan.<\/p>\n","innerContent":["\n<p><strong>3. Faktor fundamental perusahaan<\/strong>, seperti nilai saham perusahaan turun, deviden turun, dan adanya permasalahan internal di dalam perusahaan.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p><strong>3. Faktor fundamental perusahaan<\/strong>, seperti nilai saham perusahaan turun, deviden turun, dan adanya permasalahan internal di dalam perusahaan.<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Artikel terkait: <strong><em><a href=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/lakukan-3-hal-ini-saat-market-crash\/\">Lakukan 3 Hal ini saat Market Crash!<\/a><\/em><\/strong>&nbsp;<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Artikel terkait: <strong><em><a href=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/lakukan-3-hal-ini-saat-market-crash\/\">Lakukan 3 Hal ini saat Market Crash!<\/a><\/em><\/strong>&nbsp;<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Artikel terkait: <strong><em><a href=\"https:\/\/finplan.id\/blog\/lakukan-3-hal-ini-saat-market-crash\/\">Lakukan 3 Hal ini saat Market Crash!<\/a><\/em><\/strong>&nbsp;<\/p>\n"},{"blockName":"core\/paragraph","attrs":{"align":"","content":null,"dropCap":false,"placeholder":"","direction":"","lock":[],"metadata":[],"className":"","style":[],"backgroundColor":"","textColor":"","gradient":"","fontSize":"","fontFamily":"","borderColor":"","anchor":""},"innerBlocks":[],"innerHTML":"\n<p>Dalam investasi, kondisi bearish dan bullish saham merupakan sebuah kondisi yang pasti akan dihadapi oleh investor dan trader. Baik kondisi market sedang bullish atau bearish, seorang trader atau investor tetap harus bijak dalam berinvestasi. Sebelum memulai investasi saham, kamu bisa mempelajari dan memahami lebih dalam tentang saham dan istilah-istilah dalam investasi, khususnya saham.<\/p>\n","innerContent":["\n<p>Dalam investasi, kondisi bearish dan bullish saham merupakan sebuah kondisi yang pasti akan dihadapi oleh investor dan trader. Baik kondisi market sedang bullish atau bearish, seorang trader atau investor tetap harus bijak dalam berinvestasi. Sebelum memulai investasi saham, kamu bisa mempelajari dan memahami lebih dalam tentang saham dan istilah-istilah dalam investasi, khususnya saham.<\/p>\n"],"rendered":"\n<p>Dalam investasi, kondisi bearish dan bullish saham merupakan sebuah kondisi yang pasti akan dihadapi oleh investor dan trader. Baik kondisi market sedang bullish atau bearish, seorang trader atau investor tetap harus bijak dalam berinvestasi. Sebelum memulai investasi saham, kamu bisa mempelajari dan memahami lebih dalam tentang saham dan istilah-istilah dalam investasi, khususnya saham.<\/p>\n"}],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v18.5.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Bearish Dan Bullish Saham, Pengetahuan Wajib Calon Trader - Finplan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"bullish saham diartikan sebagai kondisi pasar saham yang sedang mengalami penguatan; bearish saham merupakan pasar saham yang sedang menurun\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/bearish-dan-bullish-saham\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bearish Dan Bullish Saham, Pengetahuan Wajib Calon Trader - Finplan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"bullish saham diartikan sebagai kondisi pasar saham yang sedang mengalami penguatan; bearish saham merupakan pasar saham yang sedang menurun\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/bearish-dan-bullish-saham\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Finplan\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-10-02T08:54:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-10-10T03:22:27+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/bearish-dan-bullish-saham.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"318\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"159\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Salsabil Desti Wijaya\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/\",\"name\":\"Finplan\",\"description\":\"Komunitas belajar investasi\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/bearish-dan-bullish-saham\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/bearish-dan-bullish-saham.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/bearish-dan-bullish-saham.jpg\",\"width\":318,\"height\":159},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/bearish-dan-bullish-saham\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/bearish-dan-bullish-saham\/\",\"name\":\"Bearish Dan Bullish Saham, Pengetahuan Wajib Calon Trader - Finplan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/bearish-dan-bullish-saham\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-10-02T08:54:00+00:00\",\"dateModified\":\"2022-10-10T03:22:27+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#\/schema\/person\/36cfc473516f322880f18b2bf66a0d0e\"},\"description\":\"bullish saham diartikan sebagai kondisi pasar saham yang sedang mengalami penguatan; bearish saham merupakan pasar saham yang sedang menurun\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/bearish-dan-bullish-saham\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/bearish-dan-bullish-saham\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/bearish-dan-bullish-saham\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Bearish Dan Bullish Saham, Pengetahuan Wajib Calon Trader\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#\/schema\/person\/36cfc473516f322880f18b2bf66a0d0e\",\"name\":\"Salsabil Desti Wijaya\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4c68fbb5e4f81537b95301332ee6b9c1b12ebfe24a6fbee34470d528f2b3bc83?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4c68fbb5e4f81537b95301332ee6b9c1b12ebfe24a6fbee34470d528f2b3bc83?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Salsabil Desti Wijaya\"},\"url\":\"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/author\/salsabil-d-wijaya\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bearish Dan Bullish Saham, Pengetahuan Wajib Calon Trader - Finplan","description":"bullish saham diartikan sebagai kondisi pasar saham yang sedang mengalami penguatan; bearish saham merupakan pasar saham yang sedang menurun","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/bearish-dan-bullish-saham\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Bearish Dan Bullish Saham, Pengetahuan Wajib Calon Trader - Finplan","og_description":"bullish saham diartikan sebagai kondisi pasar saham yang sedang mengalami penguatan; bearish saham merupakan pasar saham yang sedang menurun","og_url":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/bearish-dan-bullish-saham\/","og_site_name":"Finplan","article_published_time":"2022-10-02T08:54:00+00:00","article_modified_time":"2022-10-10T03:22:27+00:00","og_image":[{"width":318,"height":159,"url":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/bearish-dan-bullish-saham.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Salsabil Desti Wijaya","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/","name":"Finplan","description":"Komunitas belajar investasi","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/bearish-dan-bullish-saham\/#primaryimage","inLanguage":"id","url":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/bearish-dan-bullish-saham.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/bearish-dan-bullish-saham.jpg","width":318,"height":159},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/bearish-dan-bullish-saham\/#webpage","url":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/bearish-dan-bullish-saham\/","name":"Bearish Dan Bullish Saham, Pengetahuan Wajib Calon Trader - Finplan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/bearish-dan-bullish-saham\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-10-02T08:54:00+00:00","dateModified":"2022-10-10T03:22:27+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#\/schema\/person\/36cfc473516f322880f18b2bf66a0d0e"},"description":"bullish saham diartikan sebagai kondisi pasar saham yang sedang mengalami penguatan; bearish saham merupakan pasar saham yang sedang menurun","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/bearish-dan-bullish-saham\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.finplan.id\/blog\/bearish-dan-bullish-saham\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/bearish-dan-bullish-saham\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Bearish Dan Bullish Saham, Pengetahuan Wajib Calon Trader"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#\/schema\/person\/36cfc473516f322880f18b2bf66a0d0e","name":"Salsabil Desti Wijaya","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/#personlogo","inLanguage":"id","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4c68fbb5e4f81537b95301332ee6b9c1b12ebfe24a6fbee34470d528f2b3bc83?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4c68fbb5e4f81537b95301332ee6b9c1b12ebfe24a6fbee34470d528f2b3bc83?s=96&d=mm&r=g","caption":"Salsabil Desti Wijaya"},"url":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/author\/salsabil-d-wijaya\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/901","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=901"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/901\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":957,"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/901\/revisions\/957"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/922"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=901"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=901"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.finplan.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=901"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}